Mengenal Fokus Pelanggan sebagai Strategi Keberhasilan Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fokus pelanggan merupakan strategi yang menempatkan pelanggan di atas semua keputusan bisnis. Perusahaan yang tak berfokus pada pelanggannya cenderung mengalami kegagalan pada bisnisnya.
Untuk mengetahui informasi seputar fokus pelanggan lebih lanjut, simak pengertian dan manfaatnya di artikel Berita Bisnis berikut ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Fokus Pelanggan
Mengutip zendesk.com, fokus pelanggan adalah strategi yang mengutamakan kebutuhan pelanggan perusahaan. Contoh strategi ini adalah mendengarkan umpan balik pelanggan, melayani pelanggan dengan baik, dan membangun pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi.
Bisnis yang berfokus pada pelanggan menumbuhkan budaya perusahaan yang didedikasikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan membangun hubungan pelanggan yang kuat.
Merujuk revechat.com, perusahaan yang hanya fokus mencari keuntungan cenderung akan gagal karena tak mampu memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan.
Berdasarkan survei Salesforce dalam laman yang sama, hampir 73% konsumen ingin perusahaan lain memperhatikan kebutuhan mereka. Namun, hanya 51% yang setuju bahwa perusahaan melakukan hal yang sama.
Menjadikan perusahaan untuk fokus pada pelanggan bukanlah tanggung jawab tim layanan pelanggan (customer service) saja, tetapi semua departemen lain di perusahaan.
Meski tim layanan pelanggan yang terampil diperlukan untuk memberikan dukungan, memberikan pengalaman positif ke pelanggan harus menjadi tanggung jawab seluruh pihak perusahaan.
Menurut Brummel dalam zendesk.com, fokus pelanggan pada intinya adalah lensa yang digunakan untuk menganalisis semua interaksi perusahaan dengan pelanggannya.
Manfaat Menerapkan Fokus Pelanggan bagi Perusahaan
Dikutip dari laman revechat.com, berikut manfaat jika perusahaan mengaplikasikan strategi fokus pelanggan:
1. Mempertahankan Pelanggan
Jika perusahaan tak ingin pelanggannya mencari pilihan lain dan menjalin hubungan jangka panjang dengan perusahaan lain, pahami kebutuhan mereka saat ini dan di masa depan. Perusahaan juga perlu menyusun bagaimana cara memenuhi kebutuhan tersebut.
Untuk mempertahankan pelanggan, tim perusahaan perlu bekerja lebih keras membuat produk dan layanan yang mampu memenuhi kebutuhan mereka. Semakin perusahaan berusaha membuat pelanggannya senang dan puas, semakin tinggi loyalitas pelanggan.
2. Meningkatkan Pendapatan
Biaya operasional akan berkurang secara bertahap dan tim akan lebih terspesialisasi dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Selain itu, perusahaan akan mendapatkan lebih banyak konversi penjualan dari bisnis karena dua alasan:
Jauh lebih murah untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada daripada mendapatkan pelanggan baru.
Melalui pembaruan dan peningkatan produk, pelanggan membawa lebih banyak bisnis ke perusahaan.
3. Memiliki Loyalitas
Jika perusahaan berhasil membuat pelanggannya percaya bahwa perusahaan benar-benar peduli, mereka akan lebih mencintai produk perusahaan dan akan tetap berpegang teguh pada merek perusahaan daripada beralih ke pesaing yang ada.
Pelanggan yang loyal cenderung merekomendasikan merek ke orang-orang terdekatnya. Advokasi merek semacam ini tak ternilai harganya dan jauh lebih kuat daripada aktivitas periklanan lainnya.
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Apakah fokus pada pelanggan hanya dilakukan customer service?

Apakah fokus pada pelanggan hanya dilakukan customer service?
Fokus pada pelanggan bukanlah tanggung jawab tim layanan pelanggan saja, tetapi harus diikuti semua departemen lain di perusahaan.
Apa tujuan menerapkan fokus pelanggan?

Apa tujuan menerapkan fokus pelanggan?
Untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan membangun hubungan pelanggan yang kuat.
Apa contoh strategi yang berfokus pada pelanggan?

Apa contoh strategi yang berfokus pada pelanggan?
Mendengarkan umpan balik pelanggan, melayani pelanggan dengan baik, dan lainnya.
