Mengenal Indeks Harga, Fungsi dan Jenis-jenisnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indeks harga adalah perbandingan perubahan harga tahun tertentu dengan tahun dasar. Tahun dasar yang digunakan sebagai patokan dalam perhitungan yakni ketika kondisi perekonomian sedang stabil.
Angka yang diperoleh dari perhitungan indeks harga bisa digunakan tolak ukur dalam penentuan harga maupun keberlangsungan ekonomi suatu negara. Selain itu perhitungan indeks harga juga berguna bagi pengusaha dan konsumen.
Untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan selengkapnya mengenai pengertian, fungsi, dan jenis-jenis indeks harga pada uraian yang telah dirangkum oleh Berita Bisnis berikut ini.
Pengertian Indeks Harga
Indeks harga merupakan suatu ukuran statistik untuk menyatakan perubahan-perubahan harga yang terjadi dari satu periode ke periode lainnya.
Perhitungan angka indeks harga dapat dilakukan dengan cara membagi harga tahun dengan harga tahun dasar. Dalam menentukan tahun dasar, tahun yang dipilih tidak terlalu jauh dengan tahun yang akan dihitung.
Secara umum, jarak tahun dasar dengan tahun yang dihitung kurang dari 5 tahun atau paling lama 10 tahun. Hasil perbandingan dinyatakan dalam bentuk presentase.
Baca Juga: Pengertian Biaya Implisit dan Cara Menghitungnya
Fungsi Indeks Harga
Mengutip dari buku Cara Cepat Menguasai Ekonomi SMA dan MA Rangkuman Ekonomi SMA MA SBMPTN (2019) oleh Sandra Dyana, fungsi indeks harga antara lain:
Memberikan masukan kepada pemerintah dalam menetapkan kebijakan ekonomi di masa yang akan datang.
Mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kemajuan dan kemunduran ekonomi.
Mengukur tingkat kemajuan ekonomi masa sekarang dan sebelumnya.
Menggambarkan perubahan harga dari waktu ke waktu.
Menghitung tingkat inflasi.
Perhitungan indeks harga tidak hanya berguna untuk perusahaan atau pengusaha, melainkan juga dapat dimanfaatkan konsumen sebagai petunjuk atau indikator dalam mengukur kegiatan ekonomi.
Jenis-jenis Indeks Harga
Dalam buku Variabel Makroekonomi yang Mempengaruhi Pergerakan IHSG di Masa Pandemi Covid-19 (2023) oleh Nelly Ervina, Khairul Azwar, Elly Susanti, dijelaskan bahwa jenis indeks harga terbagi menjadi empat macam yaitu:
1. Indeks Harga Konsumen (IHK)
Indeks jenis ini artinya indeks harga yang mengukur perubahan-perubahan yang terjadi pada harga eceran barang dan jasa yang diminta konsumen dari waktu ke waktu. Indeks harga konsumen dihitung oleh Badan Pusat Statistik.
2. Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB)
Indeks harga perdagangan adalah indeks harga yang mengukur perubahan harga yang terjadi pada bahan mentah dan barang jadi di pasar-pasar primer.
Dalam hal ini, harga yang diukur oleh IHPB merupakan harga produksi. Indeks jenis ini memberikan informasi mengenai arah umum pergerakan harga.
Bagi pedagang besar, dengan melihat perkembangan IHPB mereka bisa memperkirakan keadaan harga di masa yang akan datang.
3. Indeks Harga yang Diterima dan Dibayar Petani
Indeks harga yang diterima dan dibayar petani yaitu indeks harga yang mengukur perubahan harga yang diterima petani atas penjualan hasil produksi pertaniannya.
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi angka indeks yang diterima petani meliputi musim, jumlah hasil produksi, dan pembelian obat untuk pertanian.
Sedangkan, angka indeks yang dibayarkan petani berpengaruh pada kebijakan pemerintah, politik dagang, dan nilai uang.
4. Indeks Harga Saham
Indeks harga saham merupakan indeks harga yang mengukur perubahan harga saham di pasar modal.
Dengan melihat perkembangan indeks harga saham, para pelaku pasar saham dapat membuat keputusan yang tepat dalam kegiatan jual beli saham.
(SA)
