Mengenal Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer Lending

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peer to peer lending adalah salah satu jenis teknologi finansial atau financial technology (fintech) yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.
Secara singkat, peer to peer lending atau P2P lending merupakan wadah untuk lender (pemberi pinjaman) meminjamkan dana ke borrower (penerima pinjaman) dengan pengembailian (return) yang lebih tinggi.
Dalam hal ini borrower bisa mengajukan pinjaman dana dengan proses yang lebih mudah dan cepat daripada proses meminjam dana di lembaga keuangan konvensional seperti bank.
Di Indonesia sendiri, peer to peer lending lebih dikenal dengan pinjaman online (pinjol). Untuk mengetahui pengertian fintech peer to peer lending, cara kerja, keuntungan, beserta kerugiannya simak informasi di bawah ini.
Pengertian Peer to Peer Lending
Menurut Peraturan OJK No.77/POJK.01/2016, fintech lending atau P2P atau peer to peer lending adalah layanan pinjam meminjam uang dalam mata uang rupiah secara langsung dari kreditur atau lender (pemberi pinjaman) ke debitur atau borrower (penerima pinjaman) dengan berbasis teknologi informasi. P2P juga kerap disebut sebagai Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI).
Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa peer to peer lending adalah penyedia jasa pinjaman dana yang menghubungkan langsung pihak peminjam dengan pemilik pinjaman. Metode pinjam meminjam ini tidak melibatkan peran institusi keuangan konvensional seperti bank.
Cara Kerja Peer to Peer Lending
Setelah memahami pengertiannya, berikut Berita Bisnis bagikan cara kerja P2P lending yang dikutip dari www.sikapiuangmu.ojk.go.id.
Lender dan borrower harus melakukan pendaftaran secara online lewat HP, komputer, atau laptop.
Setelah itu borrower bisa mengajukan pinjaman.
Platform P2P lending akan memeriksa dan memilih borrower yang layak mengajukan pinjaman.
Platform P2P lending juga akan menetapkan tingkat risiko dari borrower tersebut.
Selanjutnya borrower yang terpilih akan ditempatkan platform P2P lending dalam marketplace P2P lending secara online beserta dengan informasi komprehensif tentang profil dan risiko borrower tersebut.
Investor P2P lending melakukan analisis dan seleksi atas borrower yang tercantum dalam marketplace P2P lending yang disediakan oleh platform.
Investor P2P lending mencairkan dana ke borrower yang dipilih melalui platform P2P lending.
Borrower wajib mengembalikan pinjaman ke platform P2P lending sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Investor P2P lending menerima dana pengembalian pinjaman dari borrower melalui platform.
Kelebihan Peer to Peer Lending bagi Peminjam
Dari segi peminjam, kelebihan peer to peer lending adalah pengajuannya yang mudah. Sebab, prosesnya tidak seformal saat kamu mengajukan pinjaman di bank. Dalam hal ini kamu tidak memerlukan syarat yang rumit agar pengajuan pinjaman disetujui.
Kemudian P2P lending memberlakukan pinjaman tanpa agunan sehingga kamu tidak memerlukan jaminan seperti surat berharga. Melalui platform ini kamu bisa mengajukan pinjaman untuk tujuan apa pun.
Kekurangan Peer to Peer Lending bagi Peminjam
Kekurangan peer to peer lending bagi peminjam, yaitu suku bunga pinjaman meningkat ketika kelayakan kredit peminjam jatuh. Kemudian perlu diingat, sebaiknya peminjam membayar pinjaman tepat waktu. Jika tidak jumlah tagihan akan naik secara signifikan.
Kelebihan Peer to Peer Lending bagi Pendana
Pada dasarnya peer to peer lending secara resmi diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena itu bagi yang mempunyai dana lebih tapi bingung ingin menginvestasikannya ke mana, kamu bisa memberikan pinjaman dengan aman dan mudah lewat P2P lending ini. Kelebihannya adalah suku bunga pinjaman relatif tinggi sehingga akan menguntungkan pendana.
Kekurangan Peer to Peer Lending bagi Pendana
Bagi pendana, kelemahan peer to peer lending adalah adanya risiko peminjam tidak mengembalikan uang tersebut sehingga dana yang kamu pinjamkan lenyap. Namun, biasanya platform peer to peer lending sudah menyiapkan antisipasi dan cara mengatasi permasalahan seperti ini.
(ZHR)
Frequently Asked Question Section
Apa nama lain dari peer to peer lending?

Apa nama lain dari peer to peer lending?
Peer to peer lending sering dikenal dengan sebutan P2P lending, sedangkan di Indonesia peer to peer lending lebih dikenal dengan pinjaman online (pinjol).
Apa kelebihan peer to peer lending bagi peminjam?

Apa kelebihan peer to peer lending bagi peminjam?
Dari segi peminjam, kelebihan peer to peer lending adalah pengajuannya yang mudah. Proses tersebut tidak seformal saat kamu mengajukan pinjaman di bank. Dalam hal ini kamu juga tidak memerlukan syarat yang rumit agar pengajuan pinjaman disetujui.
Apa kelemahan peer to peer lending bagi pendana?

Apa kelemahan peer to peer lending bagi pendana?
Bagi pendana, kelemahan peer to peer lending adalah adanya risiko peminjam tidak mengembalikan uang tersebut sehingga dana yang kamu pinjamkan lenyap.
