Konten dari Pengguna

Mengenal Personal Branding dan Cara Membangunnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi personal branding. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi personal branding. Foto: Unsplash

Personal branding atau penjenamaan pribadi adalah salah satu konsep yang bisa digunakan oleh individu atau entitas untuk membangun citra dan reputasinya agar dikenal oleh khalayak luas.

Secara sederhana, personal branding merujuk pada suatu proses untuk mempromosikan diri, nilai, dan keahlian unik yang dimiliki ke orang lain.

Konsep personal branding tak hanya relevan untuk individu profesional seperti influencer atau selebritas, tetapi juga bisa dipakai untuk membangun merek atau bisnis.

Dalam dunia kerja, personal branding membantu seseorang lebih unggul dari kandidat lain. Di dunia bisnis, hal ini dapat membangun kepercayaan konsumen terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.

Pengertian Personal Branding

Ilustrasi personal branding. Foto: Unsplash

Menurut Farco Siswiyanto Raharjo dalam buku The Master Book of Personal Branding, personal branding adalah cara seseorang mengambil kendali penilaian orang lain atas diri individu tersebut.

Personal branding pada dasarnya merupakan cara seseorang mengembangkan dan memaksimalkan potensi atau keterampilan diri serta perilakunya dengan memahami nilai yang unggul dalam dirinya.

Berdasarkan yang ditulis dalam buku Personal Branding terbitan Penerbit Widina, penjenamaan pribadi terbagi menjadi dua, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Alami (natural): Seseorang yang dengan alami sudah melakukan penjenamaan pribadi (personal branding) tanpa disadarinya.

  • Buatan (by design): Seseorang yang dengan sengaja menciptakan personal branding-nya untuk mencapai hal tertentu.

Baca Juga: Cara Mempromosikan Diri di LinkedIn untuk Personal Branding

Cara Membangun Personal Branding

Ilustrasi personal branding. Foto: Unsplash

Dengan strategi personal branding yang tepat, siapa pun dapat memperlihatkan keunikan, meningkatkan kepercayaan, dan membuka peluang baru yang menguntungkan.

Merangkum buku Personal Branding oleh Marsa Nabilah, berikut cara membangun personal branding yang bisa langsung diterapkan untuk mempromosikan diri atau bisnis.

1. Kenali Diri Sendiri

Langkah pertama dalam membangun personal branding adalah memahami siapa Anda dan apa yang membuat Anda unik. Identifikasi keahlian, minat, nilai, dan tujuan yang ingin Anda capai. Tanyakan pada diri sendiri, "apa yang ingin saya sampaikan ke dunia?"

2. Tetapkan Tujuan Personal Branding

Tentukan apa yang ingin Anda capai dengan personal branding. Apakah untuk mendapatkan pekerjaan baru, membangun karier sebagai influencer, atau meningkatkan penjualan bisnis? Tujuan ini akan menjadi panduan dalam menentukan langkah selanjutnya.

3. Tentukan Audiens

Siapa yang ingin Anda jangkau dengan personal branding Anda? Misalnya, jika Anda seorang desainer grafis, audiens Anda mungkin perusahaan yang membutuhkan jasa desain atau komunitas kreatif.

4. Buat Konten yang Relevan

Dalam era digital, konten adalah kunci untuk membangun personal branding. Bagikan pengetahuan, pengalaman, atau pandangan Anda melalui media sosial, blog, video, atau podcast. Pastikan konten tersebut konsisten dengan citra yang ingin Anda bangun.

5. Manfaatkan Media Sosial

Platform seperti LinkedIn, Instagram, Twitter, dan TikTok adalah alat yang efektif untuk mempromosikan personal branding. Gunakan media sosial untuk berinteraksi dengan audiens, membangun koneksi, dan menunjukkan keahlian Anda.

6. Jaga Konsistensi

Personal branding yang kuat membutuhkan konsistensi, baik dalam konten yang dibuat, cara Anda berkomunikasi, hingga visual branding seperti logo atau foto profil. Pastikan pesan yang Anda sampaikan selalu selaras dengan citra yang ingin Anda bangun.

7. Evaluasi dan Kembangkan

Personal branding adalah proses yang terus berkembang. Lakukan evaluasi secara berkala untuk melihat apakah strategi Anda efektif dan apakah ada yang perlu diperbaiki.

(NDA)