Konten dari Pengguna

Mengenal Perusahaan yang Pemiliknya Perorangan atau Individu

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sedang mengelola perusahaan perorangan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sedang mengelola perusahaan perorangan. Foto: Pixabay

Badan usaha milik swasta (BUMS) terbagi menjadi beberapa jenis, salah satunya perusahaan yang pemiliknya perorangan. Perusahaan yang pemiliknya perorangan atau individu disebut dengan perusahaan perorangan (Po).

Merujuk buku Ekonomi; - Jilid 1 karya Deliarnov, perusahaan perorangan adalah suatu bentuk badan usaha yang terdiri dari satu orang, yang mana orang ini bertanggung jawab terhadap semua risiko dan aktivitas usaha yang dijalankan.

Perusahaan perorangan merupakan bentuk usaha ekonomi yang paling sederhana di bandingkan jenis lainnya. Untuk lebih mengenal seputar perusahaan perorangan, simak informasi lengkapnya dalam uraian artikel berikut.

Ciri-ciri Perusahaan Perorangan

Ilustrasi sedang mengelola perusahaan perorangan. Foto: Pixabay

Murti Sumarni menjelaskan dalam buku Pengantar Bisnis, ciri perusahaan perorangan adalah usaha yang dimiliki, dikelola dan dipimpin oleh seseorang yang bertanggung jawab penuh terhadap semua risiko dan aktivitas perusahaan. Adapun ciri lainnya, yaitu:

  • Pengelolaannya sederhana

  • Modalnya relatif tidak terlalu besar

  • Kelangsungan usahanya tergantung pada para pemiliknya

  • Nilai penjualannya dan nilai tambah yang diciptakan relatif kecil.

Baca juga: Penyebab Maraknya Badan Usaha Milik Swasta Asing di Indonesia, Ini Penjelasannya

Bidang Usaha yang Dikelola Perusahaan Perorangan

Terdapat beberapa jenis bidang usaha yang bisa dikelola oleh perusahaan perorangan. Mengutip buku Teori Organisasi karya Mahyudin, bidang usaha tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Usaha bidang pertanian, seperti usaha tani garam, tani beras dan lain-lain.

  2. Usaha bidang perdagangan, seperti pedagang keliling, pemilik toko kelontong, pedagang kaki lima.

  3. Usaha bidang jasa, seperti usaha laundry, isi ulang air minum, potong rambut, bengkel, penitipan, sewa baju.

  4. Industri kecil, seperti catering, toko kue, usaha kerajinan tangan.

Kelebihan dan Kekurangan Perusahaan Perseorangan

Ilustrasi sedang mengelola perusahaan perorangan. Foto: Pixabay

Sama seperti jenis usaha lainnya, perusahaan perorangan juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Berikut kelebihan dan kekurangan dari perusahaan perorangan secara umum.

Kelebihan

  • Kebebasan bergerak. Pemilik perusahaan perseorangan mempunyai kebebasan yang sepenuhnya pada setiap tindakannya.

  • Menerima seluruh keuntungan karena bersifat perseorangan.

  • Pajak yang rendah karena bagi perusahaan perseorangan hingga saat ini pemerintah tidak memungut pajak dari perusahaan itu sendiri.

  • Rahasia perusahaan terjamin. Perusahaan perseorangan merupakan suatu jenis perusahaan yang rahasia-rahasianya dapat dijamin tidak akan bocor.

  • Organisasi yang murah dan sederhana karena perusahaan perseorangan bagian-bagiannya tidak banyak seperti halnya PT karenanya ongkos yang dibutuhkan untuk itu adalah relatif rendah.

  • Peraturan minim, berbeda pada persekutuan dengan firma, komanditer, PT, terdapat banyak peraturan-peraturan pemerintah yang harus dituruti.

Kekurangan

  • Tanggung jawab tidak terbatas. Dalam perusahaan, tanggung jawab perusahaan terletak di tangan pemilik perusahaan, sehingga seluruh risiko atas perusahaan ditanggung oleh pemilik perusahaan.

  • Besarnya perusahaan terbatas. Penanaman modal yang dijalankan oleh perusahaan perseorangan adalah terbatas, walaupun pemilik berusaha memperluas perusahaan, kredit yang diperoleh terbatas pula.

  • Sumber keuangan terbatas karena pemiliknya hanya satu orang, maka usaha-usaha yang dilakukan untuk memperoleh sumber dana hanya bergantung pada kemampuan pemilik perusahaan.

  • Kesulitan dalam manajemen. Dalam penjualan, pembelanjaan, pencarian kredit, pengaturan karyawan dan sebagainya, dipegang oleh seorang pemimpin. Ini lebih sulit dibandingkan apabila manajemen dipegang beberapa orang.

  • Kurangnya kesempatan pada karyawan. Karyawan yang bekerja pada perusahaan perseorangan ini akan tetap menduduki posisinya dalam jangka waktu yang relatif lama.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan perusahaan perorangan?
chevron-down

Perusahaan perorangan adalah suatu bentuk badan usaha yang terdiri dari satu orang, yang mana orang ini bertanggung jawab terhadap semua risiko dan aktivitas usaha yang dijalankan.

Apa ciri-ciri perusahaan perorangan?
chevron-down

Ciri perusahaan perorangan adalah usaha yang dimiliki, dikelola dan dipimpin oleh seseorang yang bertanggung jawab penuh terhadap semua risiko dan aktivitas perusahaan.

Apa contoh perusahaan perseorangan di bidang perdagangan?
chevron-down

Pedagang keliling, pemilik toko kelontong, dan pedagang kaki lima.