Mengenal Port of Loading dan Fungsinya dalam Logistik

Berita Bisnis
Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
12 Desember 2023 16:07 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi port of loading. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi port of loading. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Pelabuhan merupakan suatu tempat yang ditetapkan sebagai awal atau tujuan pelayaran. Terdapat berbagai macam pelabuhan berdasarkan fungsinya, salah satunya adalah port of loading (POL).
ADVERTISEMENT
Jenis pelabuhan port of loading sering disebut juga sebagai pelabuhan muat. Tempat ini dijadikan sebagai tempat pemindahan barang kargo dari kapal ke armada angkutan yang menjadi tujuan.
Keberadaanya penting untuk memastikan bahwa pelabuhan muat terkoordinasi dengan baik sehingga barang tiba di tempat tujuan tepat waktu.

Pengertian Port of Loading

Ilustrasi port of loading. Foto: Pexels
Port of loading adalah pelabuhan yang secara khusus digunakan untuk memuat barang atau komoditas ke dalam kapal.
Dalam buku Perdagangan Internasional: Konsep dan Aplikasi (2018) oleh Eddie Renaldy, Denny Ikhlas, Ardha Utama, pelabuhan muat merupakan bagian yang secara khusus ditetapkan di dalam suatu kawasan pelabuhan dan dipisahkan dengan pelabuhan bongkar.
Namun, ada pula pelabuhan muat dan pelabuhan bongkar yang berada dalam area atau lokasi yang sama. Penggunannya ditentukan dari kedatangan atau keberangkatan kapal atau armada angkutan.
ADVERTISEMENT
Adapun jenis pelabuhan yang demikian memiliki frekuensi kedatangan dan keberangkatan kapal maupun armada angkutan tidak begitu tinggi.
Kapal-kapal yang singgah di pelabuhan muat umumnya merupakan kapal-kapal besar dari jalur pelayaran utama internasional dan kapal feeder dari dan ke berbagai pelabuhan di kawasan tersebut.
Di port of loading, muatan dari seluruh negara yang ditunjuk untuk diangkut ke tujuan yang sama pada waktu tertentu dikumpulkan. Kemudian, tergantung pada spesifikasi klien, pengangkutan kargo akan dialokasikan ke ke kapal dan kontainer yang sesuai. Biasanya aktivitas pemuatan barang ini dilakukan untuk muatan dalam jumlah banyak dan besar.

Fungsi Port of Loading

Ilustrasi port of loading. Foto: Pexels.com
Secara umum, fungsi adanya port of loading atau pelabuhan muat dalam logistik membantu untuk mengurangi biaya yang terkait dengan angkutan barang.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, mengutip dari laman Locad, berikut fungsi lain dari port of loading.

1. Menjamin kelancaran transportasi

Pelabuhan pemuatan adalah titik persinggahan pertama bagi kontainer kargo. Itu memungkinkan kelancaran peralihan antara pelabuhan asal dan pelabuhan tujuan.
Selain itu, pemuatan ini menyediakan titik antara armada angkutan yang memungkinkan pengiriman kargo secara cepat ke berbagai tujuan akhir.

2. Memfasilitasi transaksi e-commerce

Pelabuhan pemuatan menyediakan lokasi terpusat untuk transaksi e-commerce dan memungkinkan pengiriman lebih cepat dan meningkatkan layanan pelanggan.

3. Menyederhanakan pengurusan bea cukai

Dengan menyediakan satu titik masuk untuk semua kontainer kargo, pelabuhan pemuatan menyederhanakan pengurusan bea cukai dan meminimalkan penundaan.

4. Meningkatkan keamanan

Pelabuhan pemuatan memberikan perlindungan tambahan untuk kontainer kargo. Itu membantu melindungi barang dari pencurian atau kerusakan.
(SA)