Konten dari Pengguna

Mengenal Proses Dua Orang atau Lebih yang Bekerja Sama untuk Menyelesaikan Tugas

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi proses dua orang atau lebih yang bekerja sama untuk menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi proses dua orang atau lebih yang bekerja sama untuk menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan. Foto: Pexels

Secara istilah, proses dua orang atau lebih yang bekerja sama untuk menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan disebut kolaborasi. Dalam implementasinya, kolaborasi harus dilaksanakan dengan perencanaan yang matang.

Menurut Lindeke dalam buku Kolaborasi Pemerintahan, Swasta dan Warga Sipil dalam Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS karya Dr. Widodo, kolaborasi merupakan proses yang membutuhkan sharing pengetahuan, baik direncanakan ataupun disengaja.

Di samping itu, pengimplementasian kolaborasi juga perlu adanya kesiapan untuk berkompromi, komitmen, dan menarik keputusan secara bersama. Hal ini perlu dilakukan lantaran konsep kolaborasi cakupannya lebih luas dengan melibatkan stakeholder terkait.

Indikator Kolaborasi

Ilustrasi kolaborasi. Foto: Pexels

Berikut beberapa indikator kolaborasi menurut O’Flynn dan Wanna yang dikutip dari buku Kolaborasi Pemerintahan, Swasta dan Warga Sipil dalam Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS tulisan Dr. Widodo:

  • Kolaborasi dapat melibatkan kerja sama untuk membangun kesamaan, meningkatkan konsistensi, dan menyelaraskan kegiatan antara aktor-aktor.

  • Kolaborasi dapat menjadi proses negosiasi yang melibatkan kesiapan untuk berkompromi dan membentuk trade-off.

  • Kolaborasi melibatkan peran pengawasan, pemeriksaan, penarikan keputusan bersama-sama dan koordinasi secara terpusat dalam forum.

  • Kolaborasi dapat melibatkan kekuasaan dan pemaksaan, kemampuan untuk memaksakan hasil atau memaksakan preferensi sendiri kepada yang lain, sampai batas tertentu, dengan kepatuhan atau keterlibatan mereka.

  • Kolaborasi melibatkan komitmen dan niat masa depan, kemungkinan berperilaku, perencanaan atau persiapan untuk menyelaraskan kegiatan.

  • Kolaborasi menumbuhkan keterlibatan, pengembangan motivasi internal, dan komitmen pribadi untuk kegiatan, keputusan, tujuan organisasi atau tujuan yang lebih strategis.

Baca juga: Pengertian dan Tujuan Kolaborasi Antar Budaya di Indonesia

Tujuan Kolaborasi

Ilustrasi kolaborasi. Foto: Pexels

Kolaborasi sering dipakai dalam menjelaskan praktik yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dan melibatkan proses kerja masing-masing.

Tanti Widia Nurdiani menerangkan dalam bukunya yang bertajuk Jaringan Bisnis Agile, kolaborasi ditujukan untuk melahirkan sebuah gagasan baru atau untuk menyelesaikan misi atau tujuan perusahaan secara bersama-sama.

Motivasi utama dalam kolaborasi biasanya untuk memperoleh hasil secara kolektif yang biasanya tidak dapat diselesaikan apabila dikerjakan seorang diri.

Hal ini hampir sama dengan kerja sama, di mana bertujuan untuk mendapatkan hasil-hasil yang inovatif, terobosan yang istimewa atau luar biasa cemerlang, serta memunculkan atau mengembangkan sikap saling pengertian.

(NDA)