Konten dari Pengguna

Mengenal Tugas Supervisor dan Kriterianya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seorang supervisor. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang supervisor. Foto: Unsplash.com

Tugas supervisor di setiap perusahaan bisa saja berbeda-beda sesuai dengan ketentuan perusahaan. Secara umum, supervisor memiliki peranan dan bagian penting dalam setiap perusahaan.

Dikutip dari buku yang berjudul Menjadi Manajer dan Supervisor Itu Ada Ilmunya karangan Arief Rakhman Kurniawan, pengertian dari supervisor adalah seseorang yang bertanggung jawab ke manajer dengan tugas utama memimpin pekerja pada taraf operasional.

Supervisor juga disebut sebagai poros manajemen dalam sebuah perusahaan. Selain bertanggung jawab ke manajer, ia bertanggung jawab memastikan staf yang ada di bawahnya bekerja sesuai dengan ketentuan yang ada. Tujuannya agar operasional perusahaan bisa berjalan lancar.

Untuk menjadi supervisor, seseorang tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis yang kuat, tapi juga kemampuan memimpin yang memadai diiringi keterampilan berkomunikasi secara baik. Sebab, tanpa kemampuan tersebut, ia tidak akan bisa membangun tim yang kuat.

Tugas Supervisor

Ilustrasi kumpulan para supervisor. Foto: Unsplash.com

Seorang supervisor memiliki peran penting dalam mengelola tim suatu perusahaan secara efisien. Dikutip dari situs Indeed, tugas supervisor secara umum meliputi:

1. Mengelola alur kerja

Salah satu tugas dan tanggung jawab seorang supervisor adalah mengelola tim dan mengawasi setiap alur kerja yang ada di dalamnya. Tujuannya agar semua pekerjaan dapat dikerjakan secara efektif. Agar bisa mencapai tujuan yang direncanakan seorang supervisor harus mampu mengomunikasikan tujuannya dengan baik pula.

2. Melatih karyawan baru

Ketika perusahaan merekrut karyawan baru, supervisor harus membantu karyawan tersebut memahami peran dan mendukung mereka dalam masa transisi kerja.

Misalnya, memberikan orientasi tempat kerja, menjalankan tugas pekerjaan, dan menjelaskan kebijakan perusahaan yang berlaku. Dalam menjalankan tugas ini supervisor akan bekerja bersama HRD.

3. Membuat dan mengelola jadwal tim

Tugas supervisor satu ini biasanya dilakukan oleh perusahaan yang menerapkan sistem kerja shift. Contohnya perusahaan manufaktur produksi yang memiliki karyawan banyak dan harus memproduksi dengan jumlah banyak pula. Tugas supervisor di sini adalah membuat jadwal kerja dan menyeimbangkannya.

4. Melapor ke HR dan Manajemen Senior

Selain mengelola operasional perusahaan, tugas supervisor juga melaporkan kinerja tim dan individu ke HR beserta manajemen senior. Oleh karena itu, setiap supervisor memiliki tugas untuk mengevaluasi setiap anggotanya, aspek profesionalitas anggota, hingga kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan.

5. Membantu menyelesaikan masalah dan perselisihan karyawan

Selain mengevaluasi kinerja karyawan, tugas supervisor adalah menjadi mediator ketika ada perselisihan kecil antara karyawan. Dengan demikian, seorang supervisor harus memiliki kemampuan yang baik dalam mendengarkan dan memahami keluhan karyawan agar bisa mencari solusi yang pas.

Dari penjelasan tugas supervisor di atas, untuk menjadi seorang supervisor dalam sebuah tim tidaklah mudah. Seorang supervisor harus memiliki kriteria dan keterampilan khusus agar dapat menjalankan peran dan tugasnya dengan baik.

Kriteria Supervisor

Ilustrasi seorang supervisor memberikan penjelasan tentang pekerjaan ke anggota timnya. Foto: Unsplash.

Dikutip dari situs Better Team, seorang supervisor harus memiliki kriteria di bawah ini agar bisa memimpin tim dan mengelola operasional perusahaan dengan baik.

  • Memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik.

  • Memiliki keahlian dalam mengelola manajerial perusahaan.

  • Memiliki kemampuan untuk tetap tenang di bawah tekanan dan pekerjaan yang banyak.

  • Memegang teguh kebijakan perusahaan.

  • Memiliki etos kerja dan profesionalisme yang kuat.

  • Memiliki manajemen waktu yang baik.

Demikian tugas supervisor dalam sebuah perusahaan. Dari semua tugas tersebut, tugas supervisor yang paling utama adalah memiliki profesionalitas yang tinggi, sehingga dapat memberi contoh yang baik untuk tim yang dipimpin.

(IPT)