Konten dari Pengguna

Mengenal Usia Produktif dan Pengaruhnya terhadap Perekonomian

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penduduk usia produktif. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penduduk usia produktif. Foto: Pixabay

Komposisi penduduk menurut usia dapat diklasifikasikan atas usia produktif dan usia non-produktif. Usia produktif adalah penduduk yang berusia 15-64 tahun.

Penduduk berusia produktif disebut juga sebagai golongan tenaga kerja, yang mana mereka mampu menghasilkan barang atau jasa dengan efektif dan efisien.

Menurut data yang dituliskan dalam laman indonesiabaik.id, jumlah penduduk Indonesia pada 2022 didominasi oleh usia produktif sebanyak 190.969 orang.

Dari jumlah tersebut, diketahui bahwa penduduk laki-laki berjumlah sebanyak 96.684 orang dan penduduk perempuan sebanyak 94.285 orang. Simak informasi lainnya di bawah ini.

Pengaruh Usia Produktif terhadap Perekonomian

Ilustrasi penduduk usia produktif. Foto: Unsplash

Tingginya jumlah penduduk dengan usia produktif tentu akan berpengaruh terhadap perekonomian suatu negara. Dirangkum dari buku Peluang Investasi Infrastruktur Bidang Pekerjaan Umum, berikut pengaruh usia produktif terhadap perekonomian:

1. Meningkatnya jumlah tenaga kerja

Bertambahnya jumlah usia produktif tentunya turut menambah jumlah tenaga kerja di suatu negara. Bila jumlahnya terus meningkat, bukan tidak mungkin jika tenaga kerja di negara tersebut akan didominasi sepenuhnya oleh kelompok usia produktif.

Jika dikelola dengan benar, tenaga kerja yang berasal dari kelompok usia ini bisa membantu meningkatkan tingkat produktivitas bangsa. Itu karena tenaga kerja usia produktif biasanya punya kelebihan baik dari segi stamina, fisik, serta tingkat kecerdasan dan kreativitas.

Baca juga: Mengenal Cabang Ilmu Geografi yang Mempelajari Seluk Beluk Kependudukan

2. Terciptanya kegiatan ekonomi berbasis digital

Bila melihat rataan usia produktif pada tahun ini, maka bisa simpulkan bahwa sebagian besar orang di kelompok usia produktif adalah generasi milenial dan Z, yaitu mereka yang lahir pada tahun 80-an hingga 2000-an awal

Generasi Milenial dan Z adalah generasi yang cukup akrab dengan dunia digital. Hampir segala kegiatan mereka saat ini tak lepas dari dunia digital, salah satunya dalam berkegiatan di bidang ekonomi.

Saat ini, banyak dari Generasi Milenial dan Z yang lebih senang bertransaksi jual beli secara daring. Bila hal ini terus dilakukan, bukan tak mungkin suatu saat nanti kegiatan perekonomian negeri ini sepenuhnya dilakukan secara digital.

3. Terciptanya profesi baru

Perkembangan dunia digital turut memengaruhi terciptanya berbagai profesi baru. Bila kelompok usia produktif mampu mengikuti perkembangan digital dengan baik, maka mereka akan mampu menciptakan sekaligus menjalankan profesi baru yang sebelumnya tak pernah ada.

Salah satu contohnya adalah content writer atau penulis konten. Dahulu, profesi ini belum ada. Namun, seiring perkembangan dunia digital, profesi ini pun kemudian tercipta dan menjadi salah satu profesi baru di era sekarang.

Dominasi Penduduk Indonesia

Ilustrasi penduduk Indonesia. Foto: Unsplash

Indonesia menjadi negara dengan jumlah penduduk terbanyak urutan keempat di dunia. Negara ini bahkan terus mengalami peningkatan penduduk sepanjang lebih dari satu dekade terakhir.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia diproyeksikan sebanyak 275,77 juta jiwa pada 2022. Jumlah tersebut naik mencapai 1,13% dibandingkan pada tahun 2021 yang sebanyak 272,68 juta jiwa.

Menurut usianya, 69,25% penduduk Indonesia di jenjang usia 15-64 tahun berjumlah sebanyak 190.969. Untuk penduduk berusia 0-14 tahun tercatat berjumlah sebanyak 24%. Kemudian, penduduk berusia 65 tahun ke atas berjumlah 6,74%.

Sebagai informasi, sesuai Pasal 58 ayat (4) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013, data kependudukan atau penduduk sangat berperan penting bagi suatu negara.

Pasalnya, data ini digunakan untuk kepentingan pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, penegakan hukum, pencegahan kriminal, dan pembangunan demokrasi.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan usia produktif?

chevron-down

Usia produktif adalah penduduk yang berusia 15-64 tahun.

Berapa jumlah usia produktif di Indonesia pada 2022?

chevron-down

Menurut laman indonesiabaik.id, jumlah usia produktif di Indonesia pada 2022 adalah sebanyak 190.969 orang.

Indonesia negara dengan penduduk terbanyak ke berapa?

chevron-down

Indonesia menjadi negara dengan jumlah penduduk terbanyak urutan keempat di dunia.