Nilai Ambang Batas SKD Sekolah Kedinasan 2026 TWK, TIU, dan TKP

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemerintah telah menetapkan passing grade atau nilai ambang batas SKD Sekolah Kedinasan 2026. Skor minimum yang harus diperoleh ini mencakup tiga materi utama, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kepmen-PANRB) Nomor 406 Tahun 2026 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Seleksi Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan (Sekdin) Tahun Anggaran 2026.
Nilai Ambang Batas SKD Sekolah Kedinasan 2026
SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan durasi 100 menit. Ujian ini menyajikan 110 butir pertanyaan yang terbagi atas 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 45 soal TKP.
Pada materi TIU dan TWK, setiap poin benar berbobot 5, sedangkan jawaban keliru atau kosong bernilai 0. Berbeda dengan TKP, berlaku ketentuan rentang skor 1 hingga 5 untuk masing-masing opsi jawaban dan nilai 0 jika tidak diisi.
Total raihan skor maksimal pada SKD CAT Sekolah Kedinasan 2026 berada di angka 550, dengan batas tertinggi 150 untuk TWK, 175 bagi TIU, dan 225 pada TKP. Adapun standar kelulusan minimal dibagi ke dalam dua kategori batas nilai sebagai berikut:
1. Jalur Umum
TWK: 65.
TIU: 80.
TKP: 156.
2. Jalur Afirmasi
Total skor kumulatif SKD CAT paling rendah: 281.
Nilai TIU paling rendah: 55.
Materi SKD Sekolah Kedinasan 2026
Di bawah ini merupakan rincian cakupan soal SKD CAT Sekolah Kedinasan 2026:
1. TWK
TWK disusun untuk menilai pemahaman dan kecakapan peserta dalam mengimplementasikan materi pada kehidupan sehari-hari. Berikut adalah fokus ranah penilaian dalam tes tersebut:
Nasionalisme, bertujuan agar peserta mampu mewujudkan aspirasi bersama dan cita-cita luhur bangsa dengan memprioritaskan kepentingan nasional tanpa melupakan identitas asli bangsa.
Integritas, bertujuan agar peserta mampu mempertahankan prinsip kejujuran, keteguhan sikap, loyalitas, dan kesesuaian tindakan sebagai satu kesatuan moral demi menyukseskan tujuan nasional.
Bela negara, bertujuan agar peserta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mempertahankan eksistensi dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pilar negara, bertujuan agar peserta mampu membentuk karakter mulia melalui internalisasi nilai-nilai dasar Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Bahasa negara, bertujuan agar peserta mampu menggunakan bahasa Indonesia sebagai instrumen pemersatu yang memegang peranan vital dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
2. TIU
TIU disusun guna menguji sejauh mana pemahaman pengetahuan dasar calon peserta didik Sekolah Kedinasan 2026. Di samping itu, pengujian ini juga mengukur kemampuan dalam menerapkannya pada beragam situasi:
A. Kemampuan verbal
Analogi kata, guna mengukur daya nalar seseorang melalui hubungan antarkata yang setara untuk diimplementasikan pada bentuk lain.
Silogisme, guna mengukur kemampuan seseorang dalam menarik simpulan dari dua pernyataan yang diberikan.
Analitis, guna mengukur kemampuan seseorang dalam menganalisis data dan menarik kesimpulan.
B. Kemampuan numerik
Hitungan dasar, guna mengukur kemampuan dalam melakukan perhitungan angka secara sederhana.
Deret angka, guna mengukur kemampuan seseorang dalam mengenali pola hubungan antarbilangan.
Perbandingan kuantitatif, guna mengukur kemampuan seseorang dalam menarik simpulan berdasarkan dua sekumpulan data numerik.
Soal cerita, guna mengukur kemampuan seseorang dalam melakukan analisis matematis berdasarkan informasi yang diberikan.
C. Kemampuan figural
Analogi gambar, guna mengukur kemampuan nalar seseorang melalui hubungan sepasang objek visual untuk diterapkan pada skenario lain.
Ketidaksamaan, guna mengukur kemampuan seseorang dalam mendeteksi perbedaan dari beberapa objek visual.
Serial, guna mengukur kemampuan seseorang dalam mengamati alur pola yang membentuk serangkaian gambar.
3. TKP
SKD Sekolah Kedinasan 2026 berupa TKP disusun untuk mengukur tingkat penguasaan pengetahuan peserta yang sesuai. Di samping itu, pengujian ini turut menilai kemampuan dalam mengaplikasikan seluruh indikator utama tersebut di dunia kerja, meliputi:
Pelayanan publik, berfokus pada kemampuan menampilkan sikap ramah dalam menyelesaikan pekerjaan secara efisien. Sikap tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan bagi masyarakat sesuai dengan batas kewenangan.
Jejaring kerja, menekankan pada kemampuan membangun dan menjaga relasi, bekerja sama, berbagi informasi, hingga berkolaborasi dengan pihak eksternal secara efektif.
Sosial budaya, berorientasi pada kelincahan beradaptasi dan berinteraksi secara optimal di tengah masyarakat yang beragam, mencakup perbedaan agama, suku, tradisi, dan faktor lainnya.
Teknologi informasi dan komunikasi (TIK), bertujuan mengukur keahlian memanfaatkan perangkat digital secara tepat demi mengakselerasi performa kerja.
Profesionalisme, ditujukan untuk menguji kapasitas dalam menjalankan tugas dan kewajiban sesuai dengan standar jabatan yang diemban.
Anti radikalisme, berupaya menggali informasi calon peserta didik Sekolah Kedinasan 2026 terkait pemahaman anti-kekerasan ekstrem, kecenderungan respons moral, dan sikap nyata saat dihadapkan pada dorongan radikal dalam berbagai situasi.
Baca Juga: 30 Soal SKD STAN 2026, Kunci Jawaban, dan Kisi-kisinya
(MDP)
