Konten dari Pengguna

Passing Grade Sekolah Kedinasan 2026 dan Materi Soalnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas passing grade Sekolah Kedinasan 2026. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas passing grade Sekolah Kedinasan 2026. Foto: Pexels

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menetapkan nilai ambang batas atau passing grade Sekolah Kedinasan 2026. Batas minimal skor ini berlaku untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis computer assisted test (CAT).

Ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kepmen-PANRB) Nomor 406 Tahun 2026 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Seleksi Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026.

Passing Grade Sekolah Kedinasan 2026

Ilustrasi memahami passing grade Sekolah Kedinasan 2026. Foto: Pexels

SKD CAT Sekolah Kedinasan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) diselenggarakan dalam durasi 100 menit dengan jumlah soal 110 butir. Total soal ini mencakup 30 soal tes wawasan kebangsaan (TWK), 35 soal tes intelegensia umum (TIU), dan 45 soal tes karakteristik pribadi (TKP).

Untuk materi soal TIU dan TWK, jawaban benar memperoleh nilai 5, dan salah atau tidak menjawab bernilai 0. Sedangkan bobot jawaban benar TKP bernilai 1 sampai 5 dan tidak menjawab bernilai 0.

Nilai kumulatif paling tinggi SKD CAT Sekolah Kedinasan (Sekdin) 2026 adalah 550. Rinciannya 150 untuk TWK, 175 untuk TIU, dan 225 untuk TKP.

Sementara itu, passing grade Sekolah Kedinasan 2026 dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Jalur Umum

  • TWK: 65.

  • TIU: 80.

  • TKP: 156.

2. Jalur Afirmasi

  • Nilai kumulatif SKD CAT minimal 281.

  • Nilai TIU minimal 55.

Materi Soal SKD Sekolah Kedinasan 2026

Berikut ini rincian materi soal SKD CAT Sekdin 2026:

1. TWK

TWK dirancang untuk mengukur pemahaman materi dan kecakapan peserta dalam menerapkannya di kehidupan nyata. Berikut adalah cakupan ranah penilaian dalam ujian tersebut:

  • Nasionalisme, yang ditujukan agar peserta sanggup merealisasikan cita-cita bersama dan cita-cita bangsa demi mengutamakan kepentingan nasional tanpa mengikis kepribadian asli bangsa.

  • Integritas, yang ditujukan agar peserta sanggup memegang teguh nilai kejujuran, keteguhan prinsip, kesetiaan, dan keselarasan perbuatan sebagai satu keutuhan moral demi meloloskan tujuan nasional.

  • Bela negara, yang ditujukan agar peserta seleksi Sekolah Kedinasan 2026 sanggup berkontribusi nyata dalam menjaga keberlangsungan dan kedaulatan tanah air.

  • Pilar negara, yang ditujukan agar peserta sanggup membangun watak terpuji melalui penghayatan nilai-nilai dasar Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

  • Bahasa negara, yang ditujukan agar peserta sanggup mengoperasikan bahasa Indonesia sebagai sarana pemersatu yang memegang peranan krusial dalam ranah sosial, berbangsa, hingga bernegara.

2. TIU

TIU dirancang untuk menguji sejauh mana seseorang memahami pengetahuan dasar. Selain itu, evaluasi ini juga mengukur keahlian dalam menerapkannya pada berbagai konteks:

A. Kecakapan bahasa

  • Perbandingan kata, guna menilai daya nalar seseorang melalui keterkaitan pasangan kata beranalogi yang kemudian diterapkan pada bentuk lain.

  • Penalaran logis, guna menilai keahlian seseorang dalam mengambil konklusi dari sepasang premis yang tersedia.

  • Penalaran sistematis, guna menilai keahlian seseorang dalam mencerna data dan merumuskan kesimpulan.

B. Kecakapan hitungan

  • Kalkulasi dasar, guna menilai keahlian pengoperasian angka yang sederhana.

  • Urutan deret, guna menilai keahlian seseorang dalam mengidentifikasi pola keterkaitan antarangka.

  • Komparasi jumlah, guna menilai keahlian seseorang dalam merumuskan kesimpulan berdasarkan dua sekumpulan data angka.

  • Studi kasus, guna menilai keahlian peserta seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dalam menjalankan analisis perhitungan matematika berdasarkan informasi yang disajikan.

C. Kecakapan visual

  • Kesepadanan gambar, guna menilai keahlian seseorang dalam bernalar melalui keterkaitan sepasang bentuk visual yang lalu diterjemahkan ke konteks berbeda.

  • Pembedaan bentuk, guna menilai keahlian seseorang dalam menemukan kontras dari sejumlah bentuk visual.

  • Kontinuitas visual, guna menilai keahlian seseorang dalam mengamati alur keteraturan yang menyusun serangkaian gambar.

3. TKP

TKP dirancang untuk mengukur sejauh mana peserta menguasai materi pengetahuan yang relevan. Selain itu, evaluasi ini juga mengukur keahlian dalam menerapkan seluruh indikator utama tersebut di lapangan.

  • Aspek pelayanan publik berfokus pada kemampuan mengekspresikan sikap ramah dalam menjalankan pekerjaan secara efektif. Sikap ini dihadirkan guna melengkapi keperluan dan memberi kepuasan kepada masyarakat luas sesuai dengan wewenang yang diemban.

  • Dimensi jejaring kerja menekankan pada keahlian menyusun dan memelihara koneksi, bergotong royong, mendistribusikan data, dan berkolaborasi bersama pihak luar secara efisien.

  • Bidang sosial budaya berorientasi pada ketangkasan menyesuaikan diri dan beraktivitas secara optimal di tengah lingkungan warga yang heterogen, yang mencakup keanekaragaman keyakinan, etnis, kebiasaan, dan elemen lainnya.

  • Ranah teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bertujuan mengukur kecakapan mengoperasikan sarana digital secara tepat guna mempercepat peningkatan kinerjanya.

  • Poin profesionalisme ditujukan untuk menguji kapabilitas dalam mengeksekusi tanggung jawab dan fungsi pekerjaan berdasarkan kriteria posisi yang diduduki.

  • Materi anti radikalisme berupaya menghimpun data dari tiap peserta seleksi Sekolah Kedinasan 2026 mengenai wawasan terhadap pemahaman anti-kekerasan ekstrem, kecenderungan respons moral, dan tindakan nyata ketika merespons dorongan pada pelbagai skenario kondisi.

Baca Juga: Ketentuan Pasfoto STAN 2026 yang Perlu Diketahui Calon Pendaftar

(MDP)