Konten dari Pengguna

Pengelolaan Keuangan Bisnis, Ini Tips Biar Gak Kecolongan

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengelolaan keuangan bisnis. Sumber: Sharon McCutcheon-Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengelolaan keuangan bisnis. Sumber: Sharon McCutcheon-Unsplash.

Pengelolaan keuangan merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah bisnis. Karena dengan begitu, maka segala sesuatu mengenai keuangan, seperti pemasukan dan pengeluaran kas dapat terkontrol dengan baik.

Suatu bisnis dengan pengelolaan yang buruk berpotensi untuk mengalami kerugian bahkan gulung tikar. Karena itulah penting bagi pelaku usaha atau pemiliki bisnis untuk memahami bagaimana tips pengelolaan keuangan yang baik.

Berikut adalah beberapa tips pengelolaan keuangan bisnis yang kami rangkum dari beberapa sumber.

Tips Pengelolaan Keuangan Bisnis

1. Pahami Seputar Pembukuan Keuangan

Cara ini adalah yang terpenting dalam pengelolaan keuangan bisnis. Setidaknya kamu perlu memahami cara membuat buku keuangan seperti buku arus kas berisi catatan pengeluaran dan pemasukan, buku persediaan barang, buku pembelian dan penjualan, buku utang piutang, dan buku biaya serta pendapatan lain, selain penjualan barang atau jasa.

2. Pisahkan Keuangan Bisnis dengan Keuangan Pribadi

Sederhananya cara ini adalah upaya untuk memperjelas mana uang yang digunakan untuk bisnis dan mana uang yang digunakan untuk keperluan pribadi. Sehingga, nantinya akan lebih mudah saat melakukan pencatatan keuangan bisnis dan pengalokasian untuk kebutuhan lain.

3. Perhatikan Aset, Modal, dan Utang Piutang

Tips ini tidak kalah penting dalam pengelolaan keuangan. Jumlah saldo kas tidak selalu menjadi patokan berapa modal yang dimiliki. Di dalamnya bisa saja terdapat dana pinjaman yang tentu perlu dikembalikan. Begitu pun dengan modal yang bisa saja lebih banyak aset tidak lancarnya, termasuk kekayaan tapi tidak cair sehingga tidak masuk kas.

4. Pastikan Perhitungan Keuntungan

Menghitung keuntungan sama pentingnya dengan menghasilkan keuntungan. Sebagian besar biaya memang dapat diketahui jumlahnya karena melibatkan pembayaran uang tunai. Namun, sebagian lainnya penyusutan, amortisasi, pajak, serta bunga pinjaman tidak, dan semuanya perlu diperhatikan juga dalam menghitung keuntungan.

5. Persiapkan Dana Darurat

Hal yang kadang terlupa bagi pelaku bisnis adalah menyiapkan dana darurat. Dana darurat bisa sangat berguna ketika kinerja bisnis yang dilakukan sedang mengalami penurunan. Dengan dana darurat, keuangan tidak akan terguncang terlalu hebat dan mungkin bisa tetap stabil.

Dana darurat juga bisa sebagai antisipasi saat menghadapi hal-hal tak terduga di kemudian hari. Misalnya bencana atau krisis keuangan yang sedang melanda. Untuk menyiapkan dana darurat tidak selalu dengan uang tunai, tapi bisa juga dengan nontunai asalkan mudah dalam pencairannya.

(AMP)