Pengertian dan Contoh Kebutuhan Sewaktu-waktu

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebutuhan manusia berdasarkan waktu pemenuhannya dapat dibedakan menjadi kebutuhan masa kini, kebutuhan masa depan, dan kebutuhan sewaktu-waktu.
Lantas, seperti apa contoh kebutuhan sewaktu-waktu? Untuk mengetahui informasi mengenai kebutuhan sewaktu-waktu hingga contohnya, simak uraian berikut ini.
Pengertian Kebutuhan Sewaktu-waktu
Kebutuhan manusia terbagi menjadi beberapa jenis, salah satunya berdasarkan waktu pemenuhannya. Berdasarkan hal ini kebutuhan manusia pun dapat dikategorikan menjadi beberapa macam, yang mana salah satunya adalah kebutuhan sewaktu-waktu.
Dikutip dari buku Pelajaran Ekonomi SMP Kelas 1 oleh Drs. Bambang Prishardoyo, M.Si., Agus Trimarwanto, S.Pd, Shodiqin, S.Pd, kebutuhan sewaktu-waktu adalah kebutuhan yang datangnya tidak terduga, namun harus dipenuhi.
Kebutuhan yang tidak terduga ini umumnya bersifat insidentil. Artinya, kebutuhan ini harus dipenuhi walaupun kejadiannya terjadi secara mendadak.
Contoh Kebutuhan Sewaktu-waktu
Dirangkum dari buku Pengantar Ilmu Ekonomi oleh Ali Hardana, Desmiwerita, dkk, dan beberapa sumber lainnya, berikut beberapa contoh kebutuhan sewaktu-waktu atau tidak terduga.
Seorang anak tetangga mengalami kecelakaan sepeda, sehingga ia harus segera dilarikan ke rumah sakit.
Ada tamu datang berkunjung ke rumah, sang pemilik rumah pun perlu menjamunya dengan menyiapkan hidangan.
Telah terjadi bencana alam di suatu daerah, sehingga perlu diadakannya penggalangan dana berupa sembako dan pakaian layak pakai untuk para korban.
Baca juga: Macam-Macam Kebutuhan menurut Waktu Penggunaannya
Sekilas tentang Kebutuhan Manusia
Kebutuhan manusia dapat dimaknai sebagai sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia, atau keinginan manusia yang harus dipenuhi, demi tercapainya kepuasan rohani maupun jasmani untuk keberlangsungan hidupnya.
Kebutuhan ini dapat dalam bentuk barang ataupun jasa. Dalam ilmu ekonomi, apabila manusia dapat memenuhi kebutuhannya, maka bisa dibilang bahwa hidupnya telah mencapai kemakmuran.
Kendati demikian, kebutuhan setiap orang tidaklah sama. Kebutuhan manusia ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pendidikan, pendapatan, perkembangan zaman, kondisi alam, adat istiadat, lingkungan, dan agama.
Menurut Abraham Maslow yang dikutip dalam Modul Pembelajaran SMA terbitan Kemendikbud, pada dasarnya terdapat empat prinsip dalam memenuhi kebutuhan manusia, di antaranya:
Manusia adalah binatang yang berkeinginan;
Kebutuhan manusia tampak terorganisir dalam kebutuhan yang bertingkat-tingkat;
Bila salah satu kebutuhan terpenuhi, kebutuhan lain akan muncul;
Kebutuhan yang telah terpenuhi tidak mempunyai pengaruh, dan kebutuhan lain yang lebih tinggi menjadi dominan.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan kebutuhan manusia?

Apa yang dimaksud dengan kebutuhan manusia?
Kebutuhan manusia dapat dimaknai sebagai sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia, atau keinginan manusia yang harus dipenuhi, demi tercapainya kepuasan rohani maupun jasmani untuk keberlangsungan hidupnya.
Apa saja faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia?

Apa saja faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia?
Kebutuhan manusia dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pendidikan, pendapatan, perkembangan zaman, kondisi alam, adat istiadat, lingkungan, dan agama.
Sebutkan jenis-jenis kebutuhan manusia berdasarkan waktu pemenuhannya!

Sebutkan jenis-jenis kebutuhan manusia berdasarkan waktu pemenuhannya!
Berdasarkan waktu pemenuhannya, kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi kebutuhan masa kini, kebutuhan masa depan, dan kebutuhan sewaktu-waktu.
