Pengertian Green Marketing, Peran, Manfaat, dan Praktiknya dalam Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Green marketing adalah praktik mempromosikan produk atau layanan dengan konsep yang ramah lingkungan. Konsep ini dikenal juga dengan sebutan pemasaran ramah lingkungan.
Dalam konsep green marketing, seluruh proses pemasaran mulai dari penciptaan produk atau layanan, pemilihan kemasan, hingga promosi harus dilakukan secara ramah lingkungan.
Perusahaan yang mengusung konsep green marketing berarti memiliki tujuan untuk mengiklankan kelestarian lingkungan dalam praktik bisnisnya. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.
Pengertian Green Marketing
Merujuk Buku Ajar Manajemen Pemasaran karya Zunan Setiawan, dkk., green marketing adalah proses perencanaan, penerapan dan pengendalian pengembangan, penetapan harga, promosi, serta distribusi produk dengan cara yang memenuhi tiga kriteria berikut:
Kebutuhan pelanggan terpenuhi;
Tujuan organisasi tercapai; dan
Prosesnya sesuai dengan ekosistem.
Dikutip dari situs Emeritus, green marketing atau pemasaran ramah lingkungan didefinisikan sebagai praktik mempromosikan produk atau layanan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Perusahaan yang berinvestasi dalam green marketing umumnya mendapatkan manfaat dari peningkatan loyalitas pelanggan dan reputasi merek yang positif, sekaligus membantu melindungi bumi dan berkontribusi terhadap masa depan yang lebih berkelanjutan.
Baca juga: Contoh Marketing 5.0, Pengertian, dan Komponennya
Peran Green Marketing
Green marketing memiliki peran yang sangat penting bagi bisnis. Berdasarkan informasi yang dituliskan dalam laman Shopify, peran tersebut antara lain sebagai berikut:
Pemasaran ramah lingkungan membantu meningkatkan kesadaran tentang isu-isu lingkungan dan mendorong konsumen untuk membuat pilihan yang lebih berkelanjutan.
Dengan mempromosikan produk dan praktik ramah lingkungan, perusahaan dapat membedakan dirinya dari pesaingnya dan menarik konsumen yang semakin mencari produk dan layanan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Hal ini juga dapat membantu perusahaan mengurangi dampak lingkungan mereka dengan mempromosikan produk dan praktik dengan jejak karbon lebih rendah atau bahan daur ulang.
Perusahaan yang dianggap bertanggung jawab terhadap lingkungan dapat memperoleh manfaat dari peningkatan loyalitas pelanggan dan reputasi merek yang positif.
Dengan menerapkan praktik berkelanjutan dan mempromosikannya melalui kampanye pemasaran, perusahaan dapat membantu mendorong perubahan positif dan berkontribusi terhadap masa depan yang lebih berkelanjutan.
Manfaat Green Marketing
Berikut beberapa manfaat yang bisa dirasakan suatu bisnis apabila mengusung konsep green marketing, sebagaimana dihimpun dari laman Investopedia:
Mendorong perusahaan untuk mengadopsi praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.
Meningkatkan kesadaran konsumen akan pentingnya keberlanjutan.
Merangsang pengembangan produk dan teknologi baru yang lebih berkelanjutan.
Membantu mengurangi limbah, polusi, dan dampak negatif lainnya terhadap lingkungan.
Berkontribusi terhadap kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang bagi planet ini dan seluruh penghuninya.
Praktik Green Marketing
Praktik green marketing yang paling umum diterapkan oleh bisnis, antara lain sebagai berikut:
Menggunakan bahan ramah lingkungan dalam produk.
Mempromosikan penggunaan bahan daur ulang atau dapat didaur ulang.
Mendorong pelanggan untuk memperbaiki dan menggunakan kembali produk daripada membeli yang baru.
Menawarkan produk yang hemat energi atau memiliki jejak karbon rendah.
Mempromosikan penggunaan sumber energi terbarukan.
Bermitra dengan organisasi yang mempromosikan keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Mendidik pelanggan tentang manfaat lingkungan dari suatu produk atau layanan.
Menggunakan bahan kemasan yang ramah lingkungan.
Menawarkan produk yang organik, alami, atau bebas dari bahan kimia berbahaya.
(NDA)
