Pengertian Kurs Beli dan Faktor-faktor yang Memengaruhinya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nilai tukar mata uang atau kurs adalah harga satu unit mata uang asing dalam mata uang domestik atau dapat juga dikatakan harga mata uang domestik terhadap mata uang asing.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kurs adalah nilai mata uang yang dimiliki sebuah negara yang dinyatakan dengan nilai mata uang negara yang lain.
Kurs dibagi menjadi tiga jenis, yakni kurs beli, kurs jual, dan kurs tengah. Pada kesempatan ini, Berita Bisnis akan membahas pengertian Kurs Beli dan faktor-faktor yang memengaruhinya.
Pengertian Kurs Beli
Merujuk pada jurnal Dampak Makro Ekonomi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Indonesia oleh Rutinaias Haholongan, Buying Rate (Kurs Beli) adalah kurs yang ditentukan suatu bank untuk pembelian valuta asing tertentu pada saat tertentu. Sederhananya, kurs ini digunakan ketika ingin menukarkan mata uang asing dengan Rupiah.
Kurs beli dapat ditentukan dengan:
Kurs Beli = Mata uang asing x Rupiah
Sebagai contoh, Randy setelah berliburan ke Korea Selatan ingin kembali ke Indonesia. Ia masih memiliki 10.000 won dan ingin menukarkan ke bank terdekat. Kurs Beli 1 won = Rp2.500. Berapakah uang yang akan Randy dapat?
Kurs Beli = Rp2.500 x 10.000 won
Kurs Beli = Rp25.000.000
Jadi, Randy akan mendapatkan Rp25.000.000
Pengertian Valuta Asing
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, valuta asing didefinisikan sebagai mata uang asing yang digunakan dalam perdagangan internasional. Jika permintaan terhadap valuta asing terhadap mata uang domestik meningkat, nilai mata uang domestik akan menurun dan sebaliknya.
Menurut Sistem dan Kebijakan Nilai Tukar oleh Iskandar Simorangkir dan Suseno, tiga faktor utama yang memengaruhi permintaan valuta asing di antaranya:
1. Pembayaran impor
Semakin tinggi impor barang dan jasa, semakin besar permintaan terhadap valuta asing sehingga nilai tukar akan cenderung melemah. Pun begitu sebaliknya.
2. Aliran modal keluar (capital outflow)
Semakin besar aliran modal keluar, semakin besar permintaan valuta asing dan pada lanjutannya akan memperlemah nilai tukar. Pembayaran utang ke pihak asing adalah contoh aliran modal keluar.
3. Kegiatan spekulasi
Semakin banyak kegiatan spekulasi valuta asing yang dilakukan spekulan, semakin besar permintaan terhadap valuta asing sehingga memperlemah nilai tukar mata uang lokal terhadap mata uang asing.
Faktor yang Memengaruhi Kurs Suatu Negara
Merujuk buku Kurs Mata Uang dan Nilai Perusahaan oleh Dr. Asep Risman, faktor utama yang dapat memengaruhi kurs suatu negara adalah:
1. Nilai tukar perdagangan dan jumlah perdagangan
Nilai tukar perdagangan dikatakan meningkat bila harga ekspor meningkat relatif terhadap harga impornya.
2. Tingkat inflasi
Kurs mata uang dipengaruhi tingkat inflasi yang berdampak pada daya saing produk suatu negara terhadap produk jenis substitusi dan komplementer dari negara lain.
3. Investasi asing
Investasi asing di suatu negara merupakan salah satu permintaan (demand) terhadap mata uang negara yang bersangkutan saat investasi berlangsung.
Sekian informasi mengenai Kurs Beli, semoga bermanfaat. Apakah Kumparan Reader memiliki pengalaman melakukan kegiatan yang berhubungan dengan kurs beli? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar, ya!
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Apa itu Kurs Beli?

Apa itu Kurs Beli?
Kurs yang ditentukan suatu bank untuk pembelian valuta asing tertentu pada saat tertentu. Sederhananya, kurs ini digunakan ketika ingin menukarkan mata uang asing dengan Rupiah.
Bagaimana rumus untuk menghitung Kurs Beli?

Bagaimana rumus untuk menghitung Kurs Beli?
Kurs Beli = Mata uang asing x Rupiah
Faktor apa saja yang mempengaruhi Nilai Kurs?

Faktor apa saja yang mempengaruhi Nilai Kurs?
Nilai tukar perdagangan dan jumlah perdagangan, tingkat inflasi, dan investasi asing.
