Konten dari Pengguna

Pengertian Nota Debit, Penggunaan, Fungsi, dan Komponennya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membuat nota debit. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membuat nota debit. Foto: Pixabay

Nota debit adalah salah satu bukti transaksi yang sering dipakai dalam kegiatan jual beli. Bukti transaksi ini biasanya dipakai apabila terjadinya pengembalian barang akibat adanya kerusakan, pembeli merasa tidak cocok, dan lain sebagainya.

Dalam penerapannya, nota debit dibuat menjadi dua rangkap, satu untuk penjual dan satu lagi untuk pembeli. Sehingga, kedua pihak yang terlibat dalam transaksi memegang bukti tersebut. Agar semakin paham, simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Nota Debit

Menurut Buku Siswa EKONOMI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial Untuk Siswa SMA/MA Kelas XII Kurikulum 2013 oleh Basuki Darsono, nota debit adalah nota yang berisikan bahwa perkiraan langganan didebit karena pengembalian barang yang dibeli.

Sementara menurut buku Pengantar Akuntansi Berdasarkan SAK ETAP dan IFRS (EDISI III) susunan Syaiful Bahri, nota debit adalah dokumen untuk memberitahukan kreditur bahwa akunnya telah didebit sebesar jumlah tertentu.

Adapun menurut buku Akuntansi Biaya karya Hadion Wijoyo, nota debit adalah bukti transaksi bahwa perusahaan telah mendebet akun langganannya sebagai akibat adanya pengembalian barang karena rusak atau tidak sesuai pesanan.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa nota debit adalah dokumen atau bukti yang dikirimkan oleh perusahaan kepada pelanggannya karena barang yang dibeli dikembalikan akibat rusak atau tidak sesuai dengan pesanan, dan penjual setuju barangnya diterima kembali atau harganya dikurangi.

Penggunaan Nota Debit

Ilustrasi membuat nota debit. Foto: Pixabay

Nota debit merupakan pemberitahuan atau perhitungan yang dikirimkan suatu perusahaan atau badan usaha kepada konsumennya, bahwa akunnya telah di debet dengan jumlah nominal tertentu.

Misalnya, barang dikembalikan (retur) kepada penjual dikarenakan barang rusak atau tidak sesuai dengan pesanan. Karena retur barang tersebut, utang atau tagihan pembeli dipotong sebesar harga barang yang diretur.

Sehingga, nota debet juga berguna sebagai tanda bukti bahwa telah terjadi pengurangan utang usaha. Nota debit dibuat oleh pembeli kepada penjual, dengan lembar asli diberikan kepada penjual, dan salinannya disimpan pembeli.

Fungsi Nota Debit

Jika dirincikan, berikut beberapa fungsi nota debit dalam kegiatan jual beli seperti dirangkum dari buku Administrasi Transaksi SMK/MAK Kelas XI karya Binti Mahtumah.

1. Pengurangan Utang

Fungsi paling utama dari nota debit adalah untuk meminta pengurangan jumlah utang kepada penjual terkait barang yang dibeli. Dengan adanya nota debit, tagihan utang pembeli bisa menjadi lebih sedikit dari total kesepakatan sebelumnya.

2. Koreksi Jumlah Barang

Nota debit juga berfungsi untuk melakukan koreksi terhadap jumlah barang yang sebelumnya telah disetujui bersama. Misalnya barang yang dikirimkan ternyata kurang, pembeli bisa menggunakan nota untuk menyatakan hal tersebut ketika penagihan.

Ilustrasi membuat nota debit. Foto: Pixabay

3. Koreksi Harga Barang

Tidak hanya jumlah barang, nota debit juga bisa sekaligus melakukan koreksi terhadap harga barang. Koreksi harga ini bisa dilakukan apabila barang sudah tidak lagi laku, atau adanya masalah lain yang sudah disepakati bersama.

Sehingga, membutuhkan koreksi harga barang yang akan dijual tersebut. Dengan begitu, transaksi antara penjual dan pembeli menjadi lebih transparan dan sama-sama diuntungkan.

4. Bukti Stock Opname

Fungsi lainnya adalah sebagai bukti stock opname, yaitu aktivitas memeriksa atau melakukan perhitungan persediaan stok produk sebelum dijual. Dengan begitu, pemilik usaha dapat mengetahui barang mana saja yang memiliki masalah.

Komponen dalam Nota Debit

Pada dasarnya, komponen pembuatan nota debit disesuaikan berdasarkan ketentuan perusahan terkait. Namun, jika dirincikan secara umum, komponen dalam nota debit adalah sebagai berikut.

  • Nama PKP pelanggan atau pembeli.

  • Nama PKP pemilik usaha atau penjual.

  • Nomor nota kredit.

  • Keterangan terkait jumlah produk yang didebit.

  • Keterangan jenis produk yang didebit.

  • Keterangan harga produk per item.

  • Keterangan total harga produk yang didebit.

  • Tanggal pembuatan nota debit.

  • Nama serta tanda tangan pelanggan atau pembeli.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud nota debit?

chevron-down

Nota debit adalah dokumen pemberitahuan atau bukti perhitungan yang dikirimkan suatu perusahaan atau badan usaha kepada konsumennya, bahwa akunnya telah didebet dengan jumlah nominal tertentu.

Siapa yang menerima nota debit?

chevron-down

Nota debit dibuat oleh pembeli kepada penjual, dengan lembar asli diberikan kepada penjual, dan salinannya disimpan pembeli.

Mengapa pembeli mengirimkan nota debit kepada penjual?

chevron-down

Pembeli mengirimkan nota debit kepada penjual karena ingin melakukan pengembalian barang akibat adanya kerusakan, pembeli merasa tidak cocok, dan lain sebagainya.