Pengertian Produk Nasional Neto dan Rumusnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Produk nasional neto (PNN) merupakan salah satu dari beberapa jenis pendapatan nasional. Secara istilah, pengertian produk nasional neto adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat selama satu periode setelah dikurangi penyusutan dari barang modal.
Produk nasional neto dihitung dari produk nasional bruto (GNP) dikurangi depresiasi atau penyusutan (replacement) barang modal. Penyusutan merupakan ukuran dari GNP yang harus disisihkan guna menjaga kapasitas produksi perekonomian.
Penyusutan barang modal dari peralatan produksi yang terpakai dalam proses produksi umumnya bersifat taksiran. Dengan begitu, penyusutan barang modal tersebut bisa saja kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahan, meskipun relatif kecil.
Rumus Produk Nasional Neto
Telah diberitahukan sebelumnya, PNN dapat dihitung dari produk nasional bruto (GNP) dikurangi penyusutan (replacement) barang modal. Mengutip buku Ekonomi 1: SMA Kelas X karya terbitan Yudhistira Ghalia Indonesia, berikut rumus produk nasional neto:
NNP = PNB-Penyusutan (replacement)
Produk nasional neto perlu diperiksa setiap tahun agar dapat mengetahui keberhasilan suatu negara dalam melanjutkan standar produksi minimum.
Metode perhitungan ini juga berguna untuk menyadarkan negara bahwa modal yang dibutuhkan untuk menjaga standar produksi tetap tinggi sangatlah besar.
Baca juga: Rumus GNP untuk Menghitung Pendapatan Nasional
Sekilas Tentang Pendapatan Nasional
Menurut E-Modul Ekonomi terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pendapatan nasional merupakan keseluruhan jumlah pendapatan yang diperoleh seluruh masyarakat di suatu negara dalam kurun waktu tertentu.
Pendapatan nasional dapat dimanfaatkan sebagai tolok ukur yang digunakan untuk menghitung tingkat pencapaian sektor ekonomi di suatu negara.
Eeng Ahman dan Epi Indriani menjelaskan dalam buku Ekonomi dan Akuntansi: Membina Kompetensi Ekonomi, data pendapatan nasional yang diperoleh dalam satu periode nantinya dapat digunakan untuk membuat perkiraan perekonomian di periode selanjutnya.
Besar kecilnya pendapatan nasional biasanya dipengaruhi beberapa faktor, antara lain ketersedian faktor produksi, keterampilan dan keahlian tenaga kerja, kemajuan teknologi produksi, modal yang dialokasikan, serta stabilitas ekonomi nasional.
Selain produk nasional neto, dikutip dari buku Intisari Pengetahuan Sosial Lengkap (IPSL) SMP yang ditulis oleh Eryadi, S.Pd, berikut jenis-jenis pendapatan nasional lainnya:
Produk Domestik Bruto (PDB), yaitu jumlah produk berupa barang dan jasa yang diperoleh dari setiap unit produksi di suatu negara selama satu periode.
Produk Nasional Brutto (Gross National Product/GNP), yaitu total barang dan jasa yang dihasilkan ole masyarakat dalam jangka waktu satu tahun, tapa memperhitungkan penyusutan.
Pendapatan Nasional Bersih (Net National Income/NNI), yaitu jumlah nilai yang diterima oleh pemilik faktor-faktor produksi sebagai jasa.
Pendapatan perseorangan (Personal Income), yaitu pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat.
Pendapatan Bebas (Disposable Income/DI), yaitu pendapatan perseorangan (PI) dikurangi dengan jumlah pajak langsung yang harus dibayar oleh setiap penduduk dalam masyarakat.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan pendapatan nasional?

Apa yang dimaksud dengan pendapatan nasional?
Pendapatan nasional merupakan keseluruhan jumlah pendapatan yang diperoleh seluruh masyarakat di suatu negara dalam kurun waktu tertentu.
Apa fungsi dari pendapatan nasional?

Apa fungsi dari pendapatan nasional?
Pendapatan nasional dapat dimanfaatkan sebagai tolok ukur yang digunakan untuk menghitung tingkat pencapaian sektor ekonomi di suatu negara.
Pendapatan nasional dibagi menjadi berapa?

Pendapatan nasional dibagi menjadi berapa?
Produk Domestik Bruto (PDB), Produk Nasional Brutto (GNP), Produk Nasional Neto (PNN), Pendapatan Nasional Bersih (NNI), Pendapatan perseorangan (PI), dan Pendapatan Bebas (DI).
