Pengertian SIMPI BRI dan Program Kartu Tani untuk Memberdayakan Pertanian

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
4 Oktober 2022 9:57
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Kartu Tani. Foto: Kementan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kartu Tani. Foto: Kementan
ADVERTISEMENT
Kiprah Bank BRI dalam memberdayakan sektor mikro, khususnya di bidang pertanian sudah tidak diragukan lagi. Salah satu wujud pemberdayaan tersebut adalah dengan mengadakan program Kartu Tani dengan SIMPI BRI.
ADVERTISEMENT
Mengutip laman Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Setda Provinsi Jawa Tengah, Kartu Tani sendiri adalah kartu debit BRI co-branding yang digunakan secara khusus untuk membaca alokasi Pupuk Bersubsidi dan transaksi pembayaran Pupuk Bersubsidi di mesin Electronic Data Capture (EDC) BRI yang ditempatkan di pengecer.
Tak hanya itu, kartu ini juga dapat berfungsi untuk melakukan seluruh transaksi perbankan pada umumnya. Bank BRI telah meluncurkan program ini sejak 2019. Untuk bisa mendapatkan Kartu Tani, petani harus terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Pangan Indonesia (SIMPI) BRI.
Di dalam aplikasi SIMPI BRI terdapat data petani sesuai RDKK, identitas pribadi, dan jumlah alokasi pupuk bersubsidi dan monitoring transaksi pembayaran pupuk bersubsidi untuk petani di pengecer. Untuk informasi lebih lanjut, simak penjelasannya di bawah ini.
ADVERTISEMENT

Pengertian dan Manfaat SIMPI BRI

Ilustrasi Kartu Tani dengan SIMPI BRI. Foto: Kementan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kartu Tani dengan SIMPI BRI. Foto: Kementan
SIMPI BRI adalah aplikasi yang berisi informasi terkait identitas petani, musim tanam, lahan, harga saprotan, komoditas, BUMN off taker, kebutuhan pupuk, dan stok pupuk di bermacam wilayah yang ada di Indonesia.
Aplikasi ini tak hanya bermanfaat bagi para petani, tapi juga pemerintah untuk memberikan bantuan sosial, pupuk bersubsidi, dan edukasi kepada petani secara termonitor yang tepat sasaran dan efisien.
Dengan SIMPI BRI, pemerintah juga dapat menjalankan manajemen produksi dan distribusi pupuk skala nasional. Hal ini pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan warga petani di Indonesia.

Syarat dan Cara Mendapatkan Kartu Tani dengan SIMPI BRI

Sejak 2020, pemerintah sudah mewajibkan para petani untuk mengantongi Kartu Tani. Hal ini berguna agar pemerintah dapat memenuhi seluruh kebutuhan petani, sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian tiap wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian menyampaikan, terdapat sejumlah rangkaian yang perlu diperhatikan para petani untuk mendapatkan Kartu Tani. Selain itu, Petani juga harus terdaftar di e-RDKK yang terhubung ke SIMPI BRI.
Ilustrasi Kartu Tani. Foto: Kementan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kartu Tani. Foto: Kementan
Mengutip laman resmi Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Setda Provinsi Jawa Tengah, adapun syarat untuk mendapatkan Kartu Tani dengan SIMPI BRI adalah sebagai berikut:
  • Petani harus tergabung dalam kelompok tani.
  • Petani mengumpulkan Fotokopi e-KTP dan Tanda Kepemilikan Tanah bukti setoran pajak tanah, bukti sewa, anggota LMDH (tanah hutan).
  • Petugas Penyuluh (PPL) melakukan pendataan dan Verifikasi data ke lapangan (NIK, Luas lahan, Komoditas dan jenis pupuk).
  • PPL meng-upload data petani ke dalam SINPI.
Sementara cara untuk mendapatkan mendapatkan Kartu Tani dengan SIMPI BRI adalah sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
  1. Data yang dibutuhkan: E-KTP dan KK;
  2. Petani datang ke BRI Unit Desa atau tempat yang telah ditentukan;
  3. Menunjukkan KTP asli dan menyebutkan nama Ibu Kandung;
  4. Petugas melakukan pengecekan ke Server BRI;
  5. Proses pembuatan Buku Tabungan;
  6. Penyerahan Kartu Tani dan Buku Tabungan BRI oleh petugas BRI.
(NDA)
Apa itu Kartu Tani?
chevron-down
Apa yang dimaksud dengan SIMPI BRI?
chevron-down
Apa syarat untuk mendapatkan Kartu Tani?
chevron-down