Pengertian Wiraswasta dan Perbedaannya dengan Wirausaha

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara etimologi, wiraswasta adalah istilah yang berasal dari kata “wira” dan “swasta”. Wira berarti berani, utama, atau perkasa. Sementara swasta merupakan perpaduan dari dua kata, “swa” yang artinya sendiri dan “ta” yang berarti berdiri.
Pengertian wiraswasta secara luas adalah keberanian, keutamaan, serta keperkasaan dalam memenuhi kebutuhan dan memecahkan permasalahan hidup dengan kekuatan yang ada pada diri sendiri.
Adapun menurut buku Direktorat Pendidikan Menengah Umum, wiraswasta adalah jenis pekerjaan atau orang yang bekerja secara mandiri dan tidak ditentukan oleh atasan, sebab memang tidak ada atasan baginya.
Perbedaan Wiraswasta dengan Wirausaha
Istilah wirausaha muncul sebagai padanan wiraswasta. Meski begitu, anggapan bahwa istilah wirausaha dan wiraswasta memiliki pengertian yang sama sebenarnya kurang tepat.
Pasalnya, kedua istilah tersebut merujuk pada profesi yang berbeda. Berikut perbedaan wiraswasta dengan wirausaha yang perlu kamu pahami.
Wiraswasta
Berdasarkan informasi yang tertuang dalam buku Pemahaman Kewirausahaan oleh Arif Yusuf Hamali dkk., seorang wiraswasta memiliki motivasi yang besar untuk maju berprestasi.
Meski statusnya hanya bekerja sama, seorang wiraswasta tetap memiliki andil dalam menambah nilai dan manfaat dari usaha yang dikembangkannya. Tujuannya agar bisnis tersebut dapat berjalan dengan lebih lancar.
Berbeda dengan wirausaha yang harus fokus sepenuhnya pada bisnisnya, wiraswasta bersifat lebih fleksibel. Dari segi waktu sampai aturan kerja, semua menyesuaikan dengan kebutuhan orang lain.
Wiraswasta biasanya memiliki fokus terhadap berbagai pekerjaan. Itu sebabnya, pekerjaan yang diambil pun cenderung bersifat sementara dan memiliki batas waktu tertentu.
Misalnya, seorang freelancer atau pekerja lepas yang bisa bekerja sebagai fotografer, desainer grafis, maupun ilustrator. Selain freelancer, contoh wiraswasta antara lain:
Content creator
Influencer
Investor
Reseller
Dropshiper
Penulis
Make up artist
Wirausaha
Wirausaha merupakan suatu kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah terhadap produk atau jasa. Agar produk atau jasa tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat luas, seorang wirausahawan harus mampu bertransformasi, berinovasi, memiliki kreativitas tinggi, serta peka terhadap lingkungan sekitar.
Mengutip Buku Ajar Praktek Kewirausahaan oleh Harningsih Fitri Situmorang, secara umum, wirausaha memiliki dua peran, yaitu penemu (inovator) dan perencana (planner). Sebagai penemu, wirausaha menemukan dan menciptakan produk, cara dan teknologi, ide, serta organisasi usaha.
Sedangkan sebagai perencana, wirausaha berperan merancang usaha, merancang usaha, merencanakan strategi perusahaan, serta merencanakan ide dan peluang dalam perusahaan.
Wirausaha menciptakan usaha atau bisnisnya sendiri sehingga tidak bergantung pada orang lain. Karena itu, 100% aset atau penghasilan dari usaha yang dijalankan merupakan miliknya sendiri.
Namun, seorang wirausaha juga bisa memiliki tanggung jawab lebih karena ada karyawan yang bekerja untuknya. Mereka perlu memiliki perencanaan angka panjang agar usahanya bisa lebih menguntungkan. Contoh wirausaha antara lain:
Katering rumahan
Bisnis restoran
Percetakan
Bisnis pulsa
Usaha toko sembako
Usaha potong rambut atau salon
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Wiraswasta itu pekerjaan apa?

Wiraswasta itu pekerjaan apa?
Menurut buku Direktorat Pendidikan Menengah Umum, wiraswasta adalah jenis pekerjaan atau orang yang bekerja secara mandiri dan tidak ditentukan oleh atasan, sebab memang tidak ada atasan baginya.
Apa saja contoh wiraswasta?

Apa saja contoh wiraswasta?
Seorang freelancer atau pekerja lepas yang bisa bekerja sebagai fotografer, desainer grafis, maupun ilustrator.
Apa yang dimaksud dengan wirausaha?

Apa yang dimaksud dengan wirausaha?
Wirausaha merupakan suatu kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah terhadap produk atau jasa.
