Konten dari Pengguna

Penyebab Harga Tiket Pesawat Naik, Ini Faktor-Faktor yang Memengaruhi

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas penyebab harga tiket pesawat naik. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas penyebab harga tiket pesawat naik. Foto: Pexels

Penyebab harga tiket pesawat naik merupakan salah satu topik yang sering kali dibicarakan. Pasalnya, moda transportasi udara masih menjadi pilihan sebagian masyarakat untuk menjangkau daerah-daerah di Indonesia yang berbentuk kepulauan.

Kenaikan tarif ini kerap menimbulkan dampak langsung terhadap mobilitas warga dan sektor pariwisata daerah. Oleh karena itu, faktor pemicu fluktuasi harga ini bisa sangat dinamis dan berbeda-beda pada setiap situasi atau peristiwa tertentu yang sedang terjadi di industri penerbangan.

Penyebab Harga Tiket Pesawat Naik

Ilustrasi membahas penyebab harga tiket pesawat mahal belakangan ini. Foto: Pexels

Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Musa Rajekshah menyoroti penyebab lonjakan harga tiket pesawat. Kenaikan tarif belakangan ini terjadi akibat melonjaknya harga avtur.

“Harga tiket penerbangan yang melonjak, yang kita tidak tahu apa penyebabnya, kalau sekarang ini memang karena harga avtur yang naik. Tapi sebelum-sebelumnya juga harga tiket naik. Ini juga yang selalu menjadi pertanyaan,” kata Musa dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke kantor AirNav Indonesia di Kompleks Bandara Internasional Soekarno–Hatta, Tangerang, Jumat, 22 Mei 2026, seperti dikutip dari laman resmi DPR.

Dia menyebut Komisi V ingin memastikan bahwa pemerintah mempunyai mekanisme pengawasan yang jelas terkait kenaikan harga tiket pesawat. Tujuannya agar masyarakat tidak terus menerus terbebani oleh kenaikan tarif yang tidak terkendali.

“Kami (Komisi V) berharap bisa mengawasi, dan pemerintah, khususnya pemerintah yang berhubungan bisa melihat berapa sih ambang batas atas kenaikan tiket atau batas bawah kenaikan harga tiket,” ucap Musa.

Pemerintah Izinkan Kenaikan Harga Tiket Pesawat hingga 13 Persen

Adapun sebelumnya, pemerintah membatasi kenaikan tarif tiket pesawat domestik kelas ekonomi berada di kisaran 9-13 persen. Hal ini menyusul melambungnya harga avtur akibat ketegangan geopolitik dunia.

Harga avtur naik yang mencapai 70-80 persen sejak Rabu, 1 April 2026, mendorong pemerintah untuk melakukan penyesuaian. Ini mengingat biaya avtur mengambil sekitar 40 persen dari biaya operasional maskapai penerbangan.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan avtur adalah bahan bakar nonsubsidi yang mengikuti harga pasar global. Untuk itu, pemerintah memutuskan penyesuaian agar menjaga keberlanjutan industri penerbangan di tanah air.

Kendati demikian, menurut dia, pemerintah tetap mengutamakan daya beli masyarakat melalui berbagai intervensi kebijakan. Sejumlah kebijakan yang disiapkan, seperti pemberlakuan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 11 persen dan pembebasan bea masuk suku cadang pesawat.

“Pemerintah mempersiapkan langkah mitigasi strategis agar harga tiket tetap terjangkau di masyarakat. Jadi, yang kita jaga adalah harga tiketnya,” ujar Airlangga dalam Konferensi Pers Kebijakan Transportasi dan BBM di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin, 6 April 2026, seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet (Setkab).

Faktor-Faktor Umum yang Memengaruhi Harga Tiket Pesawat

Pergerakan harga tiket pesawat pada dasarnya dipengaruhi oleh kombinasi berbagai variabel di dalam industri penerbangan.

Faktor-faktor pemicu dinamis tersebut saling berkaitan dan tingkat pengaruhnya bisa berbeda-beda pada setiap situasi atau momen perjalanan tertentu.

Mengacu pada laporan Analisis Kenaikan Harga Tiket Pesawat Udara Tahun 2019 untuk Penerbangan Rute Domestik Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No KM 72 Tahun 2019 oleh Risky Maharani, berikut beberapa faktor yang memengaruhi tarif tiket pesawat:

1. Harga Avtur

Bahan bakar avtur menyumbang sekitar 45 persen dari biaya operasional maskapai penerbangan. Dengan demikian, harga avtur yang tinggi menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat.

2. Nilai Tukar

Sektor usaha penerbangan sangat sensitif terhadap pergerakan kurs atau nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Maskapai setidaknya harus menanggung biaya sewa pesawat dalam mata uang dolar AS sebesar 20 persen dari total biaya penerbangan.

3. Pajak

Penerbangan dalam negeri dikenakan PPN. Hal ini membuat kompetisi tarif pesawat domestik lebih tinggi dibandingkan dengan tarif pesawat internasional.

Tips Hadapi Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Dalam menghadapi kenaikan tarif tiket pesawat, konsumen perlu mengubah strategi pemesanan. Perencanaan yang matang menjadi langkah utama agar tidak memperoleh tarif tinggi yang mencekik.

Berikut beberapa strategi menghadapi meroketnya harga tiket pesawat:

  • Memesan tiket jauh-jauh hari.

  • Memilih penerbangan dengan rute transit apabila terdapat selisih harga yang cukup signifikan.

  • Mempertimbangkan penerbangan pada Selasa atau Rabu, karena tingkat keterisian kursi penumpang yang rendah daripada akhir pekan.

Baca Juga: 16 Tips Beli Tiket Pesawat Murah secara Online

(MDP)