Peran Pajak bagi Pemerintah dan Jenis-jenisnya di Indonesia

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pajak adalah iuran yang dibebankan negara kepada rakyat berdasarkan undang-undang. Manfaatnya banyak, namun tidak bisa dirasakan secara langsung.
Seluruh lapisan masyarakat memiliki peran tersendiri dalam pajak, termasuk pemerintah. Menurut buku Fungsi Strategis Pajak di Masa Pandemi Covid-19 oleh Dr. Harry Budi, SE., S.Sos., S.H., S.IPem., M.M., M.H., M.Si., Ak., Dr. Tina Amelia, S.H., CLA., pajak bagi pemerintah berperan sebagai sumber penerimaan utama APBN.
Dengan adanya pajak, pemerintah bisa melakukan pembangunan negara di berbagai sektor. Adapun peran pajak bagi pemerintah lainnya akan dijelaskan selengkapnya dalam uraian di bawah ini.
Peran Pajak bagi Pemerintah
Pajak sangat berperan penting dalam kehidupan suatu negara. Menurut Pohan dalam buku Kebijakan dan Administrasi Perpajakan Daerah di Indonesia karya Drs. Chairil Anwar Pohan, peran pajak bagi pemerintah atau negara disebut juga sebagai fungsi budgetair.
Fungsi budgetair adalah saat di mana pajak digunakan sebagai alat untuk memasukkan dana secara optimal ke kas negara berdasarkan undang-undang yang berlaku. Berdasarkan fungsi ini, pemerintah memungut dana penduduknya untuk membiayai berbagai kepentingan negara.
Guna menegakkan fungsi budgetair, pemerintah melakukan penyempurnaan regulasi perpajakan dari berbagai jenis pajak, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi dalam pemungutan pajak, hingga pengenaan sanksi perpajakan.
Dijelaskan pula dalam buku Roots of wisdom: inti kebijakan karya Zicheng Hong dan Zhizhong Cai, peran pajak bagi pemerintah dapat dirincikan sebagai berikut:
Sebagai sumber pendapatan negara terbesar (fungsi budgetair), digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan penyelenggaraan negara.
Sebagai alat pengatur kegiatan ekonomi (fungsi regular), dengan pajak pemerintah dapat mengatur kegiatan konsumsi dan produksi melalui PPnBM dan PPN.
Sebagai alat pemerataan pendapatan masyarakat, masyarakat yang berpenghasilan tinggi dikenakan pajak penghasilan yang tinggi pula dan sebaliknya.
Sebagai alat keseimbangan keuangan (fungsi moneter).
Sebagai alat pengalokasian sumber-sumber dana bagi kepentingan umum (fungsi alokasi).
Sebagai alat kebijakan pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja, stabilisasi harga barang, dan menjamin peningkatan pertumbuhan ekonomi yang mantap (fungsi stabilitas).
Jenis-jenis Pajak di Indonesia
Kewajiban membayar pajak diatur dalam Pasal 23A UUD 1945. Dalam UU tersebut, pajak didefinisikan sebagai kontribusi rakyat kepada negara yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara.
Pemerintah Indonesia mewajibkan penduduknya untuk membayar pajak. Pajak yang berlaku di Indonesia sangat beragam. Adapun jenis-jenis pajak yang berlaku di Indonesia, menurut buku Seluk Beluk Perpajakan Indonesia oleh Dra. Mujiyati, Drs. M. Abdul Aris:
Pajak Penghasilan (PPh)
Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM)
Bea Meterai (BM)
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
Pajak Daerah
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu pajak?

Apa itu pajak?
Pajak adalah iuran yang dibebankan negara kepada rakyat berdasarkan undang-undang, di mana manfaatnya tidak bisa dirasakan secara langsung.
Apa yang dimaksud dengan fungsi budgetair?

Apa yang dimaksud dengan fungsi budgetair?
Fungsi budgetair adalah saat di mana pajak digunakan sebagai alat untuk memasukkan dana secara optimal ke kas negara berdasarkan undang-undang yang berlaku.
Apa yang dilakukan pemerintah untuk menegakan fungsi budgetair?

Apa yang dilakukan pemerintah untuk menegakan fungsi budgetair?
Guna menegakkan fungsi budgetair, pemerintah melakukan penyempurnaan regulasi perpajakan dari berbagai jenis pajak, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi dalam pemungutan pajak, hingga pengenaan sanksi perpajakan.
