Konten dari Pengguna

Peran Pemerintah dalam Mengendalikan Inflasi

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Peran Pemerintah dalam Mengendalikan Inflasi. Foto: Pexels.com/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Peran Pemerintah dalam Mengendalikan Inflasi. Foto: Pexels.com/Pixabay

Peran pemerintah dalam mengendalikan inflasi diperlukan untuk menghindari keadaan yang semakin buruk. Saat inflasi terakhir pada September 2022, misalnya, tercatat 5,95% year-over-year (yoy) dan turun pada Oktober 2022 menjadi 5,71% yoy.

Lantas, apa saja peran pemerintah dalam mengendalikan inflasi? Simak jawaban lengkapnya beserta pengertian, pengukuran, dan informasi lainnya di artikel berikut.

Pengertian Inflasi

Ilustrasi Peran Pemerintah dalam Mengendalikan Inflasi. Foto: Pexels.com/Julia M Cameron

Mengutip laman mckinsey.com, inflasi mengacu pada kenaikan harga barang dan jasa secara luas dan mengikis daya beli konsumen dan bisnis. Sederhananya, uang yang dimiliki masyarakat tak akan memiliki nilai yang sama seperti kemarin.

Hilangnya daya beli ini dapat berdampak pada biaya hidup masyarakat umum yang pada akhirnya akan menyebabkan melambatnya pertumbuhan ekonomi.

Untuk mengatasi hal ini, merujuk investopedia.com, otoritas moneter mengambil langkah-langkah untuk mengelola jumlah uang beredar dan kredit. Tujuannya, menjaga inflasi dalam batas yang diizinkan dan menjaga perekonomian tetap berjalan baik.

Pengukuran Inflasi

Ilustrasi Peran Pemerintah dalam Mengendalikan Inflasi. Foto: Pexels.com/Gustavo Fring

Inflasi dapat diukur melalui berbagai cara, tergantung pada jenis barang dan jasa. Berikut tiga indikator untuk mengukur inflasi yang dikutip dari laman wallstreetmojo.com:

1. Indeks Harga Konsumen (IHK)

Indeks harga konsumen (IHK) adalah indikator untuk mengukur harga rata-rata dari barang-barang keranjang (barang tetap) yang cenderung dibeli konsumen. Contohnya adalah transportasi, obat-obatan, bahan bakar, dan lainnya.

2. Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB)

IHPB mengukur harga barang sebelum didistribusikan. Dengan kata lain, barang-barang yang diperlukan perusahaan untuk memproduksi barang jadi. Contohnya adalah bahan bakar dan listrik.

3. Indeks Harga Produsen (IHP)

Indeks harga produsen mengukur harga barang yang terutama digunakan dalam produksi, seperti gandum, beras, kapas, dan benang.

Satu-satunya perbedaan antara IHK dan IHP adalah bahwa IHK berkonsentrasi pada barang-barang konsumen. Sedangkan, IHP berfokus pada barang-barang produsen.

Peran Pemerintah dalam Mengendalikan Inflasi

Ilustrasi Peran Pemerintah dalam Mengendalikan Inflasi. Foto: Pexels.com/RDNE Stock project

Inflasi terbagi atas empat jenis, yakni inflasi ringan, inflasi sedang, inflasi berat, dan hiperinflasi. Tingkat paling parah dari inflasi adalah hiperinflasi.

Untuk itu, peran pemerintah dalam mengendalikan inflasi sangat diperlukan agar tingkat inflasi tak semakin memburuk. Berikut peran pemerintah dalam mengendalikan inflasi yang dikutip dari laman ekon.go.id:

1. Menerapkan Kebijakan Penggunaan Belanja Tak Terduga

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 500/4825/SJ tentang Penggunaan Belanja Tidak Terduga dalam rangka pengendalian inflasi di daerah.

Dalam surat edaran tersebut, daerah diarahkan untuk menjaga keterjangkauan harga, daya beli masyarakat, kelancaran distribusi dan transportasi, kestabilan harga pangan, serta memberikan bantuan sosial yang rentan terkena dampak inflasi.

2. Mengeluarkan Kebijakan Belanja Wajib Perlindungan Sosial

Selanjutnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan belanja wajib perlindungan sosial yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022.

Belanja wajib perlindungan sosial digunakan untuk:

  • Pemberian bantuan sosial ke UMKM, nelayan, dan ojek.

  • Penciptaan lapangan kerja

  • Pemberian subsidi sektor transportasi angkutan umum daerah

Pemberian subsidi sektor transportasi angkutan umum daerah adalah peran pemeritah daerah untuk mengendalikan inflasi di daerahnya.

3. Mengalokasikan Dana Insentif Daerah (DID)

Dana insentif daerah (DID) adalah dana yang dikeluarkan pemerintah sebagai bentuk apresiasi bagi pemda yang berhasil mengendalikan inflasi.

DID ini digunakan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi di daerah, di antaranya program perlindungan sosial dan dukungan dunia UMKM.

Melalui dana insentif daerah, diharapkan pemerintah daerah dapat terus memacu kinerjanya dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional, termasuk pengendalian inflasi.

Sekian peran pemerintah dalam mengendalikan inflasi dan informasi lainnya yang bisa disimak. Semoga bermanfaat.

(MQ)

Frequently Asked Question Section

Apa itu inflasi?
chevron-down

Inflasi mengacu pada kenaikan harga barang dan jasa secara luas dan mengikis daya beli konsumen dan bisnis.

Apa saja contoh barang indeks harga konsumen?
chevron-down

Transportasi, obat-obatan, bahan bakar, dan lainnya.

Apa perbedaan antara indeks harga produsen dan indeks harga konsumen?
chevron-down

IHK berkonsentrasi pada barang-barang konsumen, sedangkan IHP berfokus pada barang-barang produsen.