Konten dari Pengguna

Perbedaan Debit dan Kredit dalam Buku Kas Keuangan

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Debit dan Kredit dalam Buku Kas. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Debit dan Kredit dalam Buku Kas. Foto: Unsplash.com

Pastinya kamu sering mendengar istilah debit dan kredit dalam dunia akuntansi dan keuangan. Akan tetapi, tak sedikit pula yang masih bingung dan belum memahami perbedaan debit dan kredit dalam buku kas.

Istilah debit dan kredit tentunya sudah sering didengar. Biasanya kamu bisa melihat di buku rekening tabungan, laporan keuangan, buku kas, dan sebagainya.

Perbedaan yang paling umum dari kartu debit dan kredit, yaitu debit diartikan sebagai pertambahan uang, sementara kredit diartikan sebagai pengeluaran uang dalam proses transaksi.

Sedangkan dalam istilah perbankan, kredit lebih dikenal dengan penyediaan uang atas kesepakatan pinjam antara pihak bank dan nasabahnya. Pihak bank akan memberikan jangka waktu pada nasabah untuk melunasi atau mencicil pinjaman mereka.

Secara keseluruhan, perbedaan debit dan kredit tidak dapat diartikan sebagai pertambahan atau berkurangnya tabungan. Untuk kepentingan laporan keuangan, perbedaan debit dan kredit tidak sesederhana itu.

Jika ingin mengetahui lebih lengkap mengenai perbedaan debit dan kredit dalam buku kas, berikut penulis rangkum uraiannya.

Pengertian Buku Kas

Melansir dari Otoritas Jasa Keuangan dalam Kamus Keuangan Tokopedia, buku kas adalah buku yang digunakan untuk mencatat setiap penerimaan, pengeluaran, baik secara tunai maupun melalui akun perusahaan pada bank (cash book).

Di dalam buku kas terdapat pencatatan pemasukan dan pengeluaran kas yang nantinya akan dicatat ke sebuah jurnal. Mengutip buku Ekonomi Jilid III Untuk SMA dan MA Kelas XII tulisan Alam S (2007), jurnal penerimaan kas adalah jurnal khusus untuk mencatat transaksi penerimaan uang dari sumber manapun. Dengan kata lain, jurnal penerimaan kas berisi catatan semua uang yang masuk ke dalam bisnis.

Sementara itu, arus kas keluar akan dicatat dalam jurnal pengeluaran kas. Dua jurnal ini penting karena analisa sumber dan penggunaan kas dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mengambil keputusan. Tujuannya tentu saja agar tidak terjadi pemborosan atau ketidakefisienan.

Ilustrasi Perbedaan Debit dan Kredit dalam Buku Kas. Foto: Shutterstock

Pengertian Debit

Kata debit berasal dari bahasa latin yakni “debere“ yang berarti pencatatan akuntansi di mana aset serta biaya mengalami peningkatan. Debit biasanya akan berada pada sisi sebelah kiri dan penambahan aset bisa berupa penambahan uang, peralatan, perlengkapan, hingga aset tidak berwujud seperti sewa dan piutang.

Pengertian Kredit

Istilah kredit adalah pencatatan akuntansi untuk akun utang dan ekuitas yang mengalami peningkatan. Kredit biasanya terletak pada sisi kanan dengan nama latin “credere”. Jika aset atau beban ada pada posisi kredit, artinya ada pengurangan dalam akun tersebut. Sebaliknya jika akun utang, akumulasi dan ekuitas ada dalam posisi debit artinya akun ini mengalami peningkatan nilai akun tersebut.

Perbedaan Debit dan Kredit dalam Buku Kas

Dalam setiap pembuatan transaksi akuntansi, setidaknya kedua akun ini akan selalu terpengaruh. Akun yang dimaksud adalah kolom debit dan kolom kredit. Transaksi tersebut akan dicatat dalam satu akun debit dan satu akun kredit. Tidak ada batasan banyaknya akun yang dicatat dalam setiap transaksi, namun minimal tidak kurang dari dua akun.

Total transaksi yang dicatat dalam debit dan kredit untuk setiap transaksi haruslah sama antara satu dan lainnya, sehingga transaksi dapat dikatakan balance atau seimbang. Jika sebuah transaksi tidak seimbang, maka akan berpengaruh pada laporan keuangan.

Menyadur laman resmi Cimb Niaga, adapun perbedaan debit dan kredit dapat dirinci menjadi beberapa hal, yakni.

1. Posisi Debit dan Kredit dalam Buku Besar

Debit mengacu pada sisi kiri akun buku besar, sementara kredit berada pada sisi kanan akun buku besar. Dalam rekening penerima akan tercatat dalam akun debit sementara pemberi dalam akun kredit.

2. Dalam Transaksi Keuangan

Seluruh transaksi keuangan yang masuk maka artinya masuk dalam akun debit pada neraca. Sementara transaksi apa pun yang keluar maka dicatat dalam akun kredit.

3. Dalam Laporan Laba Rugi

Dalam laporan laba rugi seluruh pengeluaran dan kerugian dicatat dalam debit, sementara untuk pendapatan ditulis dalam kredit.

4. Penyebab peningkatan Debit dan Kredit

Peningkatan debit disebabkan oleh kenaikan cash, inventaris, mesin, perlengkapan, tanah, bangunan, asuransi. Peningkatan kredit disebabkan oleh kenaikan dana pemegang saham, biaya, laba ditahan, utang dan lain-lain.

Bagaimana, apakah sudah jelas letak perbedaan debit dan kredit dalam buku kas? Semoga ulasan ini bermanfaat!

(SRS)