Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai ditunda sampai kapan, menjadi informasi yang dinantikan oleh warga DKI Jakarta. Hal ini mengingat rute baru moda transportasi Lintas Rel Terpadu atau Light Rail Transit (LRT) ini akan menghubungkan wilayah Jakarta Utara hingga Jakarta Selatan.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjadwalkan peresmian LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai pada Rabu, 26 Agustus 2026. Namun, operasional LRT Fase 1B bagian dari rute Kelapa Gading (Pegangsaan Dua) menuju Manggarai ini mundur.
Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda sampai Kapan?
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi menuturkan, jadwal baru peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai akan diumumkan lebih lanjut setelah waktu pelaksanaannya ditetapkan.
Dia menjelaskan bahwa penundaaan ini dilakukan usai Pemprov DKI melaksanakan evaluasi akhir terhadap kesiapan layanan. Dia menyebut pihak-pihak terkait berkomitmen untuk menyempurnakan fasilitas demi kenyamanan pengguna.
“Kami ingin peresmian dilaksanakan setelah penyempurnaan sejumlah detail pada fasilitas,” kata Marulina dalam keterangannya, Rabu, 26 Agustus 2026, seperti dikutip dari kumparanNEWS.
Alasan Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda
Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim mengatakan, penyesuaian jadwal sengaja diambil demi menjamin kesiapan seluruh fasilitas. Langkah ini krusial agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati fasilitas dan aksesibilitas.
Penundaan difokuskan untuk melengkapi berbagai sarana pendukung. Pembenahan mencakup penyediaan akses yang memadai, keterbukaan petunjuk informasi, hingga optimalisasi fasilitas bagi penyandang disabilitas, lansia, anak-anak, dan pengguna yang berpindah moda di Manggarai.
Tarif Gratis untuk 15 Kelompok Masyarakat
Di sisi lain, kebijakan mengenai pembebasan tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai bagi 15 kelompok masyarakat dipastikan bakal tetap berjalan. Ketentuan tarif gratis tersebut mencakup pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Selain itu, tarif gratis LRT Velodrome-Manggarai juga berlaku bagi penerima bantuan sosial (bansos), warga penerima manfaat Kartu Pekerja Jakarta (KPJ), veteran, hingga penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa).
Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa prinsip kesetaraan aksesibilitas bukan sekadar pelengkap dalam pengoperasian moda transportasi publik. Standar kepuasan dan keterjangkauan bagi seluruh warga harus dipenuhi secara mutlak sebelum peresmian.
Progres LRT Kelapa Gading-Manggarai
Mengutip informasi dari akun Instagram @dkijakarta, Rabu, 26 Agustus 2026, LRT Velodrome-Manggarai telah memasuki tahap akhir dengan progres fisik mencapai 100 persen dan akan segera diresmikan.
Rute baru LRT Jakarta ini akan beroperasi penuh setiap hari mulai 05.00 hingga 24.00 WIB. Dengan total panjang lintasan 12,2 kilometer, moda transportasi tersebut akan menempuh waktu sekitar 28 menit dari Kelapa Gading ke Manggarai dengan melalui 11 stasiun.
LRT Kelapa Gading-Manggarai diproyeksikan dapat mengangkut 60.000 hingga 80.000 penumpang per hari di tahap awal pengoperasian. Mengenai tarifnya, ditetapkan flat sebesar Rp5.000, yang berlaku selama masa transisi hingga Oktober 2026.
Baca Juga: Berapa Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai? Ini Penjelasannya
(MDP)
