Politik Dumping: Definisi, Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Politik dumping adalah praktik dalam perdagangan internasional yang dianggap sebagai bentuk diskriminasi harga. Praktik ini dinilai sengaja dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar impor.
Untuk mengetahui informasi seputar politik dumping lebih rinci, simak pengertian, jenis, serta kelebihan dan kekurangannya di artikel Berita Bisnis berikut ini.
Definisi Politik Dumping
Mengutip investopedia.com, politik dumping merupakan kebijakan yang diambil sebuah negara atau perusahaan dalam mengekspor produknya. Harga yang ditetapkan biasanya lebih rendah dibanding harga di pasar domestik eksportir.
Merujuk jurnal Dumping dalam Perspektif Hukum Dagang Internasional dan Hukum Islam oleh Anggraeni, tujuan utama dari politik dumping adalah menguasai pasar luar negeri.
Kendati demikian, politik dumping dapat membahayakan kelangsungan hidup keuangan produsen atau produsen produk di negara pengimpor. Sebab, hal tersebut acap kali melibatkan volume ekspor yang besar dari suatu produk.
Namun, di mata World Trade Organization (WTO), praktik ini dianggap legal kecuali negara asing dapat menunjukkan dampak negatif yang ditimbulkan perusahaan pengekspor terhadap produsen dalam negerinya.
Jenis-jenis Politik Dumping
Di bawah ini adalah empat jenis dumping dalam perdagangan internasional yang dikutip dari corporatefinanceinstitute.com:
1. Dumping Sporadis
Dumping ini hanya terjadi sesekali saat perusahaan melakukan dumping sporadis jika terdapat kelebihan persediaan yang tak terjual. Hal tersebut untuk menghindari perang harga di pasar dalam negeri dan mempertahankan posisi kompetitif mereka.
2. Dumping Predator
Tak seperti dumping sporadis yang hanya terjadi sesekali, dumping predatoris bersifat permanen. Dumping predator dilakukan untuk mendapatkan akses ke pasar luar negeri dan menghilangkan persaingan. Hal tersebut selanjutnya menciptakan monopoli di pasar.
3. Persistent Persisten
Ketika sebuah negara secara konsisten menjual produk dengan harga yang lebih rendah di pasar luar negeri dibanding harga lokal, maka hal ini disebut persistent dumping. Hal ini terjadi ketika ada permintaan konstan untuk produk di pasar luar negeri.
4. Dumping Terbalik
Dumping terbalik terjadi ketika permintaan produk di pasar luar negeri kurang elastis. Itu berarti perubahan harga tak memengaruhi permintaan.
Oleh karena itu, perusahaan dapat mengenakan harga yang lebih tinggi di pasar luar negeri dan harga yang lebih rendah di pasar lokal.
Kelebihan dan Kekurangan Politik Dumping
Merujuk wallstreetmojo.com, berikut kelebihan dan kekurangan dari politik dumping bagi eksportir dan importir:
Kelebihan Politik Dumping
Adapun kelebihan dari politik dumping adalah sebagai berikut:
Metode ini membantu perusahaan yang ingin mengembangkan jejak keuangan mereka secara global dengan memasuki negara asing, menguasai pasar yang ada, dan menyingkirkan kompetitor.
Importir mendapatkan keuntungan dari harga produk yang lebih rendah.
Eksportir dapat memperoleh subsidi dari pemerintah.
Peningkatan produksi dan pasar berkontribusi pada peningkatan lapangan kerja di negara eksportir.
Kekurangan Politk Dumping
Adapun kekurangan dari praktik politk dumping, yakni:
Terkadang pendapatan dari ekspor lebih kecil daripada biaya produksi. Ini mengindikasikan bahwa bisnis merugi karena ekspor.
Biaya subsidi memengaruhi pemerintah.
Entitas pengekspor dapat membentuk monopoli dan menentukan harga. Selain itu, mereka dapat memengaruhi pemerintah di negara pengimpor dan kebijakannya yang dapat menimbulkan kerugian di negara tersebut.
Dumping di bawah biaya produksi memengaruhi pasar lokal.
Sekian pengertian politik dumping, jenis, beserta kelebihan dan kekurangannya yang bisa disimak. Semoga bermanfaat.
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Apakah politik dumping legal?

Apakah politik dumping legal?
Praktik ini dianggap legal di bawah peraturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Bagaimana jika permintaan pasar kurang elastis?

Bagaimana jika permintaan pasar kurang elastis?
Maka perubahan harga yang ada tak memengaruhi permintaan.
Apa tujuan dari politik dumping?

Apa tujuan dari politik dumping?
Tujuan utama dari politik dumping adalah menguasai pasar luar negeri.
