Reseller: Pengertian, Cara Buka Usaha, dan Keuntungannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Reseller adalah salah satu model bisnis yang cukup diminati oleh masyarakat. Dengan sistem yang mudah dijalankan, usaha ini bisa dilakukan dari rumah saja.
Meski begitu, bisnis reseller tetap bisa meraup keuntungan yang fantastis. Tak ayal banyak orang yang menjadikan bisnis ini sebagai pekerjaan utamanya.
Tertarik untuk memulai usaha reseller? Simak uraian artikel Berita Bisnis di bawah ini untuk mengetahui informasi lengkap seputar model bisnis reseller.
Pengertian Reseller
Reseller merupakan gabungan dari dua kata dalam bahasa Inggris, ‘re’ yang berarti kembali dan ‘seller’ yang artinya penjual. Dengan kata lain, reseller adalah orang yang menjual kembali suatu produk.
Mengutip buku Step By Step Bisnis Dropshipping & Reseller oleh Ahmad Syafii, reseller diartikan sebagai sebuah model bisnis yang dilakukan oleh seseorang dengan membeli produk dari pemasok untuk kembali dijual.
Dengan begitu, reseller tidak memproduksi barangnya sendiri, tapi membeli barang dari toko lain, distributor, atau supplier. Para reseller biasanya akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah, lalu dijual lagi dengan mematok harga lebih tinggi dari harga belinya.
Bisa dibilang, keuntungan yang dihasilkan oleh reseller berasal dari selisih harga jual produk dan harga mark up yang telah diatur oleh pebisnis.
Baca juga: 5 Cara Mendapatkan Uang dari Shopee
Cara Menjadi Reseller
Cara menjadi reseller sangat mudah. Apabila tertarik menjadi reseller, simak langkah-langkah menjadi reseller berikut yang dikutip dari buku Toko Online Professional Dengan Blogger dan WordPress karya Imam Suryono.
1. Riset produk yang akan dijual
Untuk menjadi reseller, kamu perlu melakukan riset produk terlebih dahulu. Hal ini berguna untuk menentukan seberapa butuhnya konsumen akan produk yang dijual. Selain itu, riset produk juga dapat mengetahui kualitas dan harga produk.
Beberapa jenis produk yang dapat dijadikan pilihan oleh reseller, di antaranya mulai dari pakaian, aksesoris, elektronik, hingga produk-produk kecantikan.
2. Riset kompetitor dan pasar
Setelah menentukan produk dan riset kualitasnya, selanjutnya adalah mengetahui kompetitor dan keadaan pasar. Penting untuk riset harga produk yang dijual kompetitor dan pasaran.
Langkah ini untuk menimbang seberapa besar bisnis yang dijalankan oleh reseller. Selain itu, juga berdampak pada perbedaan harga, sehingga tak merugikan supplier.
3. Mencari supplier
Langkah selanjutnya untuk menjadi reseller adalah mencari supplier atau pemasok. Pilihlah supplier yang sesuai dengan kebutuhan. Penting juga mencermati aspek kelayakan dan kualitas produk dari beberapa supplier.
Baca juga: Supplier Baju Tangan Pertama, Ini 5 Cara Mencarinya
4. Buat strategi penjualan
Terakhir, membuat strategi penjualan. Langkah ini sangat penting dalam kelangsungan bisnis yang dibuat agar terus maju dan berkembang. Maka dari itu, cukup terapkan beberapa strategi yang dapat dengan mudah dipelajari dari berbagai sumber.
Keuntungan Menjadi Reseller
Reseller saat ini kian diminati oleh masyarakat luas karena tersedianya fitur khusus di berbagai marketplace. Keuntungan lain menjadi reseller adalah sebagai berikut.
Jam kerja fleksibel.
Mendapatkan harga beli yang lebih murah dari supplier.
Bisa mengelola dan menentukan stok barang.
Mematok keuntungan secara maksimal karena dapat mengatur harga jual produk.
Dapat mengendalikan branding dan strategi pemasaran
Risiko kegagalannya cukup kecil.
Target pasar bisa menjangkau ke berbagai wilayah Indonesia bahkan ke mancanegara
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa arti reseller?

Apa arti reseller?
Reseller merupakan gabungan dari dua kata dalam bahasa Inggris, ‘re’ yang berarti kembali dan ‘seller’ yang artinya penjual. Dengan kata lain, reseller adalah orang yang menjual kembali suatu produk.
Bagaimana cara kerja reseller?

Bagaimana cara kerja reseller?
Reseller tidak memproduksi barangnya sendiri, tapi membeli barang dari toko lain, distributor, atau supplier yang kemudian dijual lagi dengan mematok harga lebih tinggi dari harga belinya.
Dari mana keuntungan reseller berasal?

Dari mana keuntungan reseller berasal?
Keuntungan yang dihasilkan oleh reseller berasal dari selisih harga jual produk dan harga mark up yang telah diatur oleh pebisnis.
