Konten dari Pengguna

Rumus DPR Atau Dividend Payout Ratio dan Cara Menghitungnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rumus DPR. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumus DPR. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Rumus DPR atau Dividend Payout Ratio digunakan untuk mengetahui dan menetapkan tingkat persentase laba perusahaan. Umumnya, setiap investor menginginkan keuntungan berupa dividen.

Karena itu, perusahaan harus bisa membuat kebijakan mengenai dividen guna memenuhi kepentingan para pemegang saham. Dalam hal ini perusahaan bisa menghitung dengan rumus DPR. Untuk mengetahui rumus DPR dan cara menghitungnya simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Dividend Payout Ratio (DPR)

Disadur dari Wallstreetprep, Dividend Payout ratio atau rasio pembayaran dividen adalah perbandingan antara Dividend Per Share (DPS) dan Earning Per Share (EPS) pada periode tertentu.

Semakin banyak DPR yang ditetapkan perusahaan, semakin menguntungkan para investor. Namun, sumber pendanaan internal perusahaan akan semakin sedikit.

Keadaan ini pastinya akan menghambat perkembangan perusahaan. Meski begitu, para investor makin sejahtera sehingga mereka tertarik untuk terus berinvestasi di perusahaan tersebut.

Sementara jika angka DPR rendah akan memunculkan pandangan negatif di mata publik. Mereka bisa menilai bahwa laba perusahaan sedang menurun dan kekurangan dana.

Rumus DPR

Ilustrasi rumus DPR. Foto: ANTARA FOTO

Untuk menetapkan nilai Dividend Payout Ratio atau DPR, ada rumus yang bisa digunakan dalam memperhitungkan kebijakan dividen. Lebih lanjut, berikut rumus DPR yang dikutip dari buku Dasar-dasar Pengelolaan Keuangan karya Reni Febrina dkk.

DPR = DPS/EPS x 100%

DPS: dividen per share

EPS: earning per share.

Simak contoh soal di bawah untuk lebih memahami seputar DPR:

Contoh

PT Nusa mempunyai lembaran saham sebanyak 35.457.700 lembar. Dividen yang dibagikan pada 2021 adalah Rp400 juta. Sedangkan net profit atau laba bersih yang didapat adalah Rp700 juta. Lantas, berapa nilai Dividend Payout Ratio dari PT Nusa?

Jawaban

DPS = Rp400 juta : 24.345.600 = 11,28

EPS = Rp700 juta : 24.345.600 = 28,75

Sehingga, nilai Dividend Payout Ratio dari PT Nusa adalah = 11,28 : 28,75 = 0.3 atau 30%.

Manfaat Dividend Payout Ratio (DPR)

Perusahaan perlu memperhitungkan kebijakan dividen agar manfaatnya dirasakan kedua belah pihak, yakni perusahaan dan investor.

Lebih lanjut, berikut beberapa manfaat jika menetapkan nilai dividend payout ratio:

1. Manfaat untuk perusahaan

Informasi Dividend Payout Ratio bermanfaat sebagai bahan pertimbangan perusahaan dalam menetapkan nilai laba ditahan atau sumber pendanaan.

Hal ini tentu sangat berguna karena bisa mendukung kegiatan operasional perusahaan sekaligus mengembangkan usaha.

2. Manfaat untuk pemilik saham

DPR bisa menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan mengenai investasi. Jadi, di sini para investor akan mempertimbangan apakah mereka akan menambah dana investasi atau tidak.

Pasalnya hal ini berhubungan dengan harapan para investor dalam mencapai keuntungan nilai investasi yang maksimal.

Itu dia informasi singkat mengenai rumus DPR, pengertian, manfaat, dan contoh soalnya. Semoga ulasan di atas bermanfaat!

(ZHR)

Frequently Asked Question Section

Apa manfaat Dividend Payout Ratio untuk perusahaan?
chevron-down

Sebagai bahan pertimbangan perusahaan dalam menetapkan nilai laba ditahan atau sumber pendanaan.

Apa itu Dividend Payout Ratio?
chevron-down

Dividend Payout Ratio atau rasio pembayaran dividen adalah perbandingan antara Dividend Per Share (DPS) dan Earning Per Share (EPS) pada periode tertentu.

Apa manfaat Dividend Payout Ratio untuk investor?
chevron-down

Sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan tentang investasi. Jadi, di sini para investor akan mempertimbangan apakah mereka akan menambah dana investasi atau tidak.