Konten dari Pengguna

Rumus Growth Rate, Pengertian, dan Metode Menghitungnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rumus Growth Rate. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rumus Growth Rate. Foto: Pexels

Dengan mengetahui rumus growth rate dapat memudahkan pebisnis dalam hal menghitung pertumbuhan nilai aset yang dimiliki. Ada berbagai macam metode perhitungannya, akan tetapi umumnya memakai rumus rasio pertumbuhan rata-rata dari periode sebelumnya.

Hal yang mempengaruhi analisis growth rate adalah perkembangan dalam sektor industri, kondisi ekonomi suatu negara, usia perusahaan, modal perusahaan atau capital.

Pengertian Growth Rate

Mengutip laman Investopedia, growth rate adalah persentase perubahan pertumbuhan pada sebuah variabel yang dihitung dalam jangka waktu tertentu.

Dengan kata lain, growth rate merupakan suatu tingkat pertumbuhan mencakup jumlah nilai investasi, aset, portofolio, atau bisnis meningkat selama periode tertentu.

Dikutip dari website support.microsoft.com, growth adalah menghitung prediksi pertumbuhan eksponensial menggunakan data yang ada. Sehingga dapat membantu kamu memprediksi pendapatan masa depan dari aset atau investasi tertentu.

Dalam buku Shopping Saham Modal Sejuta! yang ditulis oleh Jere Jefferson dan Naning Sudjatmoko, perusahaan yang baik tentu saja ialah perusahaan yang memiliki peningkatan dan pertumbuhan, baik dari segi aset, penjualan, dan laba bersih.

Biasanya dalam suatu perusahaan terdapat beberapa jenis perhitungan growth antara lain dapat mengetahui pertumbuhan penjualan, pertumbuhan laba bersih, pertumbuhan pendapatan per saham, dan pertumbuhan dividen per saham secara menyeluruh.

Ilustrasi Rumus Growth Rate. Foto: Pexels

Rumus Growth Rate dan Metode Menghitungnya

Untuk mengetahui pertumbuhan suatu perusahaan, ada berbagai metode dalam menghitung tingkat pertumbuhan tergantung pada situasi yang sedang dialami.

1. Metode persentase garis lurus

Metode ini digunakan untuk menghitung tingkat pertumbuhan dasar yang sederhana dan tidak memiliki perbandingan dengan hasil lainnya.

Cara menghitungnya yakni dengan mengetahui nilai asli dan nilai baru. Selanjutnya jika ingin perhitungan dalam persentase, kamu dapat mengalikannya dengan 100. Adapun rumus growth rate garis lurus yaitu:

Growth Rate = Perubahan mutlak / Nilai asli

Perubahan mutlak = Nilai baru – Nilai asli

Growth Rate Persentase = Growth Rate x 100

2. Metode titik tengah

Untuk mendapatkan hasil yang sama, umumnya menggunakan metode perhitungan pertumbuhan ini. Memperhatikan titik tengah untuk mendapatkan informasi perbandingan.

Untuk rumus titik tengah, kamu perlu mengetahui nilai asli, nilai baru, dan rata-rata dari kedua nilai tersebut. Berikut ini rumus growth rate dengan titik tengah:

Growth Rate = Perubahan mutlak / Nilai rata-rata

Nilai rata-rata = Nilai sekarang – Nilai masa lalu

Growth Rate Persentase = Growth Rate x 100

3. Metode rata-rata dari periode sebelumnya

Jika ingin membandingkan pertumbuhan dalam periode waktu tertentu, metode ini dinilai yang sangat tepat untuk dipakai untuk mengetahui rata-rata per tahunnya.

Rumus Growth Rate = ((nilai sekarang-nilai lalu) / nilai lalu) X 100%

Rumus CAGR (Compound annual growth rate) = (Nilai Akhir/Nilai Awal) (1/jumlah tahun) – 1

Contoh soal: Sebuah perusahaan ABC mempunyai data penjualan tahun pertama sebesar 3,5 miliar rupiah dan tahun kedua yakni 5 miliar rupiah, maka kamu bisa melakukan perhitungannya dengan menggunakan rumus berikut:

Rumus Growth Rate = ((nilai sekarang-nilai lalu) / nilai lalu) X 100%

Growth rate perusahaan ABC = (5–3,5)/3,5 x 100%

Jadi, growth rate yang dihasilkan dari perusahaan tersebut yakni sebesar 42,85%.

(SRS)