Konten dari Pengguna

Rumus Persamaan Komponen Agregat Demand

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menghitung persamaan komponen agregat. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menghitung persamaan komponen agregat. Foto: Pexels

Agregat demand merupakan salah satu cara yang kerap dipakai oleh para ahli ekonomi dalam menghitung pendapatan nasional. Untuk menghitung pendapatan nasional, permintaan agregat terdiri atas empat komponen utama.

Empat komponen agregat demand tersebut meliputi pengeluaran rumah tangga atau konsumsi, investasi yang dilakukan pihak swasta, pengeluaran bersih, dan ekspor bersih. Semua variabel ini dianggap sama selama dilakukan pada nilai pasar yang sama.

Merujuk buku Pengantar Ilmu Ekonomi Makro oleh Asnah dan Dyanasari, persamaan komponen agregat demand adalah menambahkan jumlah belanja konsumen, investasi swasta, belanja pemerintah, dan nilai bersih ekspor dan impor. Agar semakin paham, simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Agregat Demand

Ilustrasi menghitung persamaan komponen agregat. Foto: Unsplash

Agreggate demand atau biasa disebut dengan permintaan agregat adalah pengukuran ekonomi yang berasal dari jumlah total permintaan, baik itu barang ataupun jasa dalam sebuah perekonomian.

Menurut Investopedia, agregat demand dapat mewakili total permintaan barang dan jasa dalam tingkat harga ataupun periode tertentu. Inilah yang membuat agregat demand dapat digunakan untuk menganalisa keadaan ekonomi.

Agregat demand dalam jangka panjang sama dengan produk domestik bruto (PDB). PDB mewakili jumlah total barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu perekonomian, sementara permintaan agregat adalah permintaan atau keinginan akan barang-barang tersebut.

Secara teknis, agregat demand dan PDB dalam jangka panjang umumnya akan meningkat atau menurun secara bersamaan setelah disesuaikan dengan tingkat harga.

Hal ini dikarenakan agregat demand jangka pendek harus mengukur output total untuk mengetahui tingkat harga nominal tunggal, di mana nominal tidak bisa disesuaikan dengan inflasi.

Oleh karena itu, agregat demand dinyatakan sebagai jumlah total uang yang dibelanjakan untuk barang dan jasa tersebut pada tingkat harga dan titik waktu tertentu.

Rumus Persamaan Komponen Agregat Demand

Ilustrasi rumus persamaan komponen agregat. Foto: Pixabay

Telah disebutkan sebelumnya, untuk mengukur persamaan komponen agregat caranya dengan menjumlahkan seluruh komponen di dalamnya. Jika ditulis secara sistematis, maka rumus persamaan komponen agregat demand adalah sebagai berikut:

AD = C + I + G + (E – M)

Keterangan:

  • AD = Permintaan agregat (Aggregat demand)

  • C = Consumption atau konsumsi barang dan jasa oleh konsumen

  • I = Investasi dan pengeluaran perusahaan terhadap modal, peralatan, dan lain sebagainya.

  • G = Government atau pengeluaran pemerintah terhadap kebutuhan produk, pelayanan kesehatan, termasuk infrastruktur (disebut juga layanan sosial).

  • E = Ekspor.

  • M = Impor.

  • Umumnya, E – M disebut sebagai Nx (Net Expor).

Rumus permintaan agregat di atas telah digunakan secara luas di berbagai negara. Amerika Serikat (AS) pun turut menggunakan rumus ini untuk menghitung produk domestik brutonya, yang diukur oleh Bureau of Economic Analysis of USA.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan permintaan agregat?

chevron-down

Aggreggate demand atau biasa disebut dengan permintaan agregat adalah pengukuran ekonomi yang berasal dari jumlah total permintaan, baik itu barang ataupun jasa dalam sebuah perekonomian.

Apa saja komponen permintaan agregat?

chevron-down

Permintaan agregat terdiri atas empat komponen utama, yaitu pengeluaran rumah tangga atau konsumsi, investasi yang dilakukan pihak swasta, pengeluaran bersih, dan ekspor bersih.

Bagaimana cara mengukur permintaan agregat?

chevron-down

Untuk mengukur permintaan agregat adalah dengan menjumlahkan seluruh komponen di dalamnya.