Konten dari Pengguna

Salah Satu Hambatan dalam Perdagangan Internasional adalah Perbedaan Mata Uang

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perdagangan Internasional. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perdagangan Internasional. Foto: Pixabay.

Perdagangan internasional adalah aktivitas dagang yang dilakukan oleh satu negara dengan negara lainnya meliputi kegiatan proses ekspor dan impor. Aktivitas ini juga sering disebut sebagai perdagangan internasional dan memiliki pengaruh besar bagi pendapatan suatu negara.

Adanya perdagangan internasional disebabkan karena setiap negara tidak dapat menghasilkan semua barang yang dibutuhkan. Selain itu, adanya perbedaan hasil produksi, harga barang, selera masyarakat, dan perbedaan sosial budaya menjadi faktor penting terjadinya perdagangan antar negara.

Dalam perdagangan antar negara, biasanya terdapat suatu negara yang kebutuhan bahan bakunya bergantung dari negara lain. Misalnya, negara Jepang bergantung pada bahan baku alam seperti migas yang diimpor dari Indonesia. Maka sebagai gantinya, Jepang menjual keunggulan yang dimilikinya, seperti produk teknologi untuk memenuhi kebutuhan di negara tersebut.

Perdagangan antar negara memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Untuk mengetahui manfaat perdagangan antar negara, simak penjabaran berikut!

Manfaat Perdagangan Internasional

Dikutip dari buku Membuka Cakrawala Ekonomi oleh PT Grafindo Media Pratama, secara umum manfaat yang diperoleh dari perdagangan antar negara bagi perekonomian suatu negara adalah sebagai berikut:

1. Menambah devisa negara

Perdagangan antar negara merupakan hasil penerimaan ekspor sebagai sumber devisa negara yang terpenting.

2. Meningkatkan produksi di dalam negeri

Perdagangan ini memiliki efek langsung terhadap pertumbuhan produksi di dalam negeri terutama bagi negara yang produksinya berorientasi langsung ke pasar eksternal, seperti Asia Tenggara dan Asia Timur.

3. Memperluas kesempatan kerja

Perdagangan antar negara dapat meningkatkan kesempatan kerja bagi para penduduknya. Hal tersebut disebabkan adanya pertumbuhan produksi di dalam negeri yang meningkat, sehingga mengharuskan perusahaan industri untuk menambah tenaga kerja.

4. Realokasi sumber daya produksi

Dengan adanya kesempatan ekspor bagi suatu negara, membuat faktor produksi dari perusahaan dapat digunakan secara optimal dengan merelokasikan ke industri-industri lain yang melakukan ekspor.

5. Adanya diversifikasi produk

Biasanya sebelum berorientasi ke pasar ekspor, sektor industri dalam negeri hanya memproduksi jenis barang konsumsi sederhana saja. Akan tetapi, setelah adanya kerja sama bilateral antar negara, produk yang dihasilkan akan lebih banyak dikarenakan untuk memenuhi selera konsumen dari negara lain.

Ilustrasi Perdagangan Internasional. Foto: Pixabay.

Dalam setiap perdagangan, pasti ada hambatan dalam setiap prosesnya. Misalnya, dalam proses produksi atau dalam proses pengiriman. Apa saja hambatan perdagangan antar negara?

Hambatan Perdagangan Internasional

Eryadi dalam bukunya Intisari Pengetahuan Sosial Lengkap (IPSL) SMP menyebutkan, hambatan perdagangan antar negara dapat dibedakan menjadi dua, yakni hambatan alamiah dan hambatan buatan.

Hambatan Alamiah

Hambatan perdagangan antar negara secara alamiah disebabkan oleh hal-hal berikut:

  • Perbedaan mata uang sebagai alat pembayaran.

  • Kesamaan komoditas ekspor antara beberapa negara, sehingga menimbulkan persaingan.

  • Sistem pembayaran antar negara yang cukup sulit dan mengandung risiko yang tinggi.

  • Adanya perang dan resesi ekonomi.

  • waktu yang dibutuhkan terlalu lama.

  • Transportasi yang jauh dan terlalu lama sehingga menyebabkan barang rusak dalam perjalanan.

Hambatan Buatan

Sedangkan hambatan buatan sengaja diciptakan dengan tujuan untuk melindungi industri dalam negeri atau menaikkan pendapatan negara pembeli. Hal-hal yang termasuk hambatan buatan adalah sebagai berikut:

  • Hambatan tarif, pengenaan tarif masuk yang tinggi terhadap barang impor dapat menyebabkan barang menjadi mahal.

  • Pelarangan impor, biasanya kebijakan ini dilakukan karena dapat menyaingi produk dalam negeri.

  • Impor kuota atau pembatasan impor.

  • Subsidi, yakni bantuan yang diberikan pemerintah kepada produsen dalam negeri untuk bersaing dengan barang-barang impor.

(AAG)