Simulasi KPR BTN: Pengertian dan Cara Menghitungnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi kalian yang hendak memiliki rumah melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR), perlu tahu cara perhitungan terkait besaran cicilan melalui simulasi KPR BTN. Dengan melakukan simulasi, kalian bisa dengan mudah mengetahui jumlah cicilan, bunga, dan biaya-biaya lainnya.
Simulasi KPR BTN sendiri ialah cara untuk memperkirakan pengeluaran yang akan dikeluarkan nasabah, mulai dari pembayaran uang muka, angsuran per bulan, sampai biaya-biaya lainya yang ditentukan dalam mengajukan KPR.
Caranya cukup mudah, hanya dengan masuk ke situs simulasi KPR BTN di btnproperti.co.id, kalian akan mengisi beberapa kolom seperti besaran uang muka, masa tenor cicilan, besaran pinjaman, dan jenis suku bunga yang akan dipilih.
Melalui situs resmi tersebut, calon yang hendak mengajukan KPR BTN dapat menghitung rincian bunga untuk KPR Konvensional dan KPR Syariah. Sebelum mengetahui cara menghitungnya. Mari kita mengenal terlebih dahulu mengenai KPR itu sendiri.
Mengenal KPR
Semula, KPR merupakan produk kredit perumahan yang pertama kali digagas oleh Bank Tabungan Negara (BTN) pada 10 Desember 1976. Namun saat ini penyalur KPR semakin berkembang, seperti bank BUMN, bank swasta nasional, serta bank asing.
Berdasarkan laman sikapiuangmu.ojk.go.id, KPR merupakan fasilitas kredit yang disediakan oleh perbankan kepada nasabah yang hendak membeli atau memperbaiki rumah. Adapun di Indonesia KPR terdiri atas dua jenis, yakni KPR subsidi dan KPR non subsidi.
Secara sederhana, KPR dapat diartikan sebagai salah satu cara agar seseorang bisa memiliki rumah melalui metode mencicil dengan durasi waktu dan bunga sesuai perjanjian yang ditetapkan. Program ini tentunya berguna untuk membantu masyarakat dalam memiliki rumah.
Masih mengutip situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bagi para nasabah yang hendak mengambil KPR perlu memenuhi beberapa persyaratan. Adapun persyaratan ini relatif sama, yakni sebagai berikut:
KTP suami dan atau istri (jika sudah menikah)
Kartu Keluarga
Keterangan penghasilan atau slip gaji
Laporan keuangan (untuk wiraswasta)
NPWP Pribadi (untuk kredit di atas Rp100 juta)
SPT PPh Pribadi (untuk kredit di atas Rp50 juta)
Salinan sertifikat induk dan atau pecahan (bila membelinya dari pengembang)
Salinan sertifikat (bila jual beli perorangan)
Salinan IMB
Cara Menghitung Simulasi KPR Konvensional
Bagi kalian yang hendak mengambil KPR, dan ingin menghitung sejumlah biaya yang akan dikeluarkan melalui situs simulasi KPR BTN, berikut langkah-langkahnya:
Langkah pertama yang perlu dilakukan ialah mengunjungi situs www.btnproperti.co.id/tools/simulasi_kpr
Setelah masuk, langkah selanjutnya ialah memilih jenis KPR Konvensional
Kemudian pilih jenis suku bunga, anuitas atau flat
Jika sudah, lanjutkan dengan memilih jenis subsidi atau non subsidi
Lanjutkan dengan mengisi kolom Harga Beli Properti
Isi juga kolom Uang Muka
Setelah selesai, isi suku bunga per tahun KPR
Klik kolom Lama Pinjaman. Kalian bisa memilih mulai dari 1 sampai 30 tahun
Teruskan dengan memilih Masa Kredit Fix
Lanjutkan dengan mengisi Suku Bunga Floating
Jika semua sudah terisi, klik tombol Hitung. Dengan begitu akan muncul rinciannya
(NNR)
