Sistem Ekonomi Pasar: Pengertian dan Ciri-Cirinya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sistem ekonomi pasar merupakan salah satu sistem ekonomi yang ada saat ini. Sistem ekonomi merupakan cara suatu negara menata perekonomiannya agar didapat suatu tujuan yang diinginkan agar masyarakat sejahtera secara ekonomi.
Setiap negara mempunyai sistem ekonomi yang berbeda-beda. Sistem ekonomi bisa ditentukan oleh falsafah suatu negara, jati diri suatu bangsa, struktur ekonomi suatu negara, budaya, dan lain sebagainya.
Berikut penulis sadur melalui Jurnal Hukum Islam IAIN Pekalongan Volume 14 Nomor 2 oleh Siti Aminah Caniago mengenai sistem ekonomi pasar dan perbedaannya dengan sistem ekonomi lain.
Apa yang Dimaksud dengan Sistem Ekonomi Pasar?
Sistem ekonomi pasar atau liberal merupakan kebalikan dari sistem ekonomi sosialis, yaitu segala sesuatu diserahkan kepada pasar.
Hukum supply and demand (penawaran dan permintaan) berlaku di sini. Pelaku ekonomi diberi hak seluas-luasnya untuk bersaing dan memiliki strategi untuk memenangkan persaingan dalam produksi suatu produk dan memasarkan produk mereka.
Negara atau pemerintah hanya sebagai pelindung dan fasilitator atau penengah dalam menjaga agar kelangsungan kegiatan ekonomi tersebut berjalan dengan sebaik-baiknya dan semulus-mulusnya.
Pemerintah tidak boleh membuat regulasi dan kebijakan yang menghalangi kegiatan pasar atau perekonomian, baik individu maupun swasta. Individu dan swasta dipersilakan untuk melakukan kegiatan ekonomi sebaik-baiknya agar memperoleh laba yang sebesar-besarnya.
Ciri Sistem Ekonomi Pasar
Tingginya tingkat partisipasi dari sektor swasta karena setiap individu berhak untuk memiliki berbagai alat produksi sesuai dengan minat dan kemampuannya.
Setiap individu juga memiliki kebebasan untuk melakukan kegiatan perekonomian yang dipilihnya. Oleh karena itu, sistem ekonomi liberal selalu ditandai dengan ketatnya persaingan di antara para pelaku kegiatan ekonomi.
Harga barang/jasa yang dijual sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar (permintaan dan penawaran), mengingat peran pemerintah dalam sistem ekonomi liberal adalah sebagai pengawas dan pembuat aturan (regulator) saja, dan tidak turut serta melakukan kegiatan ekonomi.
Perbedaan Sistem Ekonomi Pasar dengan Tradisional dan Terpusat
Sistem Ekonomi Tradisional
Pada sistem ekonomi ini kegiatan ekonomi hanya dilakukan secara tradisional dan belum menyentuh antara pelaku ekonomi yang satu dengan yang lain dan ini hanya terjadi pada masyarakat yang tingkat taraf hidupnya masih rendah dan untuk hanya memenuhi standar hidup minimal dan dilakukan biasanya secara gotong royong.
Sistem Ekonomi Terpusat
Sistem ekonomi terpusat merupakan sistem ekonomi yang segala kegiatan perekonomian diatur oleh negara. Pada sistem ekonomi ini tidak semata-mata kegiatan ekonomi bertujuan untuk mencari keuntungan, tetapi untuk memenuhi kebutuhan orang banyak.
Semua faktor produksi, distribusi, dan konsumsi diatur oleh negara. Kepemilikan individu dan swasta untuk melakukan kegiatan ekonomi tidak diberi kesempatan. Negara di samping sebagai regulator juga sebagai owner (pemilik).
Pada sistem ekonomi ini, tidak akan ada orang yang memiliki kekayaan melimpah. Penghasilan yang didapat akan digunakan untuk kepentingan bersama. Sistem Ekonomi Terpusat ini disebut juga dengan sistem ekonomi sosialis.
(AAG)
