Konten dari Pengguna

Surat Pengunduran Diri Kerja yang Sopan, Ini Formatnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membuat surat pengunduran diri kerja yang baik dan sopan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membuat surat pengunduran diri kerja yang baik dan sopan. Foto: Pexels

Sebelum memutuskan untuk resign, seorang karyawan perlu membuat surat pengunduran diri kerja yang baik dan sopan. Surat ini tak hanya berfungsi sebagai pemberitahuan resmi, tetapi juga mencerminkan sikap profesionalisme karyawan.

Di Indonesia, ketentuan mengenai karyawan perlu membuat surat pengunduran diri kerja sebelum resign pun tertuang dalam Pasal 81 Angka 42 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja).

Agar surat pengunduran diri kerja profesional, penulisannya pun harus menggunakan bahasa yang formal dan disusun sesuai ketentuannya. Berikut format penulisan surat pengunduran diri yang baik dan sopan beserta contohnya.

Format Penulisan Surat Pengunduran Diri Kerja yang Sopan

Ilustrasi membuat surat pengunduran diri kerja yang baik dan sopan. Foto: Pexels

Surat pengunduran diri yang baik dan sopan memiliki format penulisan tersendiri, sehingga pesan bisa disampaikan dengan jelas dan penuh penghormatan. Secara garis besar, berikut format penulisan surat pengunduran diri:

1. Header (Kepala Surat)

Pada bagian ini, tuliskan nama lengkap pekerja, alamat tempat tinggal atau alamat email/telepon jika perlu, serta tanggal surat dibuat.

2. Alamat Tujuan

Di bagian ini, tulis nama atasan atau HRD yang dituju, jabatan atasan atau pihak yang menerima surat pengunduran diri, nama perusahaan tempat bekerja, serta alamat perusahaan jika perlu.

3. Subjek Surat

Di bagian Subjek Surat cantumkan “Pengunduran Diri dari [Posisi/Jabatan]” untuk memberikan penjelasan langsung mengenai isi surat.

4. Salam Pembuka

Gunakan salam yang sopan, misalnya, “Dengan hormat” atau “Salam sejahtera” untuk memulai surat.

5. Isi Surat

Jelaskan secara langsung bahwa pekerja mengundurkan diri dari posisi atau jabatan yang diemban. Sertakan juga tanggal efektif pengunduran diri yang umumnya memberi waktu dua minggu atau sesuai ketentuan perusahaan.

Dalam isi surat, berikan alasan mengapa resign secara sopan dan profesional untuk menunjukkan rasa hormat terhadap perusahaan dan rekan kerja. Pilih alasan yang tidak mengarah pada kritik negatif, seperti ingin berfokus pada pengembangan karier atau alasan pribadi.

6. Penutup

Ucapan terima kasih pada perusahaan atas kesempatan yang diberikan untuk bekerja. Sebutkan juga harapan pekerja untuk tetap menjaga hubungan baik setelah pengunduran diri, dan semoga perusahaan semakin sukses di masa depan.

7. Tanda Tangan

Jika mengirim surat fisik, sertakan tanda tangan di bawah nama. Kemudian tulis nama lengkap dengan jelas di bawah tanda tangan.

Baca Juga: Surat Keterangan Pengalaman Kerja, Begini Cara Buatnya

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Sopan

Ilustrasi membuat surat pengunduran diri kerja yang baik dan sopan. Foto: Pexels

Agar semakin memahami format penulisan surat pengunduran diri kerja yang sopan, berikut contohnya yang bisa dipelajari.

[Nama Anda]

[Alamat Anda]

[Telepon/Email Anda]

[Tanggal]

Yth.

[Bapak/Ibu Nama Atasan]

[Posisi/Jabatan Atasan]

[Perusahaan]

[Alamat Perusahaan]

Perihal: Pengunduran Diri dari Posisi [Posisi/Jabatan]

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nama : [Nama Anda]

Jabatan : [Posisi Anda]

Divisi : [Divisi Anda]

Dengan ini, saya mengajukan pengunduran diri saya dari [Nama Perusahaan] terhitung mulai tanggal [Tanggal Pengunduran Diri]. Keputusan ini saya buat setelah melalui pertimbangan yang matang.

Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan untuk bekerja dan berkembang di perusahaan ini. Saya sangat menghargai pengalaman yang saya peroleh dan dukungan dari Bapak/Ibu serta rekan-rekan kerja lainnya.

Saya siap membantu dalam proses transisi dan serah terima pekerjaan agar tidak mengganggu kelancaran operasional perusahaan.

Demikian surat pengunduran diri ini saya buat. Saya berharap hubungan baik ini tetap terjaga, dan semoga perusahaan semakin sukses di masa depan.

Hormat saya,

[Nama Anda]

(NDA)