Susunan Dokumen Lamaran Kerja yang Benar

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
13 Juli 2022 15:36
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi dokumen lamaran kerja. Foto: Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dokumen lamaran kerja. Foto: Shutterstock.
ADVERTISEMENT
Dalam melamar pekerjaan, setiap orang harus mengerti susunan dokumen lamaran kerja yang benar. Dokumen lamaran yang diletakkan secara acak membuat kemungkinan diterima semakin kecil.
ADVERTISEMENT
Selain surat lamaran kerja, ada beberapa dokumen penting lainnya yang menjadi persyaratan administrasi. Di antaranya seperti dari CV, ijazah, portofolio, bahkan sampai dokumen pelengkap seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), dan surat keterangan sehat.
Setiap perusahaan memiliki persyaratan yang berbeda satu dengan yang lain. Namun, jika diperhatikan lebih detail pada iklan lowongan pekerjaan, ada beberapa syarat dokumen administrasi yang memiliki kesamaan.
Pada penjelasan berikut akan dijabarkan susunan dokumen lamaran kerja yang digunakan secara umum oleh sebagian besar perusahaan. Apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini, ya!

Susunan Dokumen Lamaran Kerja

Ilustrasi susunan dokumen lamaran kerja. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi susunan dokumen lamaran kerja. Foto: Unsplash.
Mengutip dari buku Job Test & Interview Undercover tulisan Aria Mulyapradana, berikut contoh susunan dokumen lamaran kerja yang bisa kamu siapkan:
ADVERTISEMENT
1. Surat lamaran kerja
Surat lamaran kerja adalah surat yang dibuat oleh pencari kerja untuk melamar posisi pekerjaan tertentu. Biasanya, surat lamaran ini berdampingan dengan resume atau daftar riwayat hidup.
Lewat surat lamaran kerja kamu bisa menuliskan dari mana mengetahui lowongan kerja tersebut dan menginformasikan tentang minat untuk melamar di posisi yang dibutuhkan.
2. CV
CV atau Curriculum Vitae disebut juga dengan riwayat hidup ringkas. Dikutip dari buku Panduan Praktis Membuat Surat Lamaran Kerja & Curriculum Vitae (CV) oleh Paramitha Selviana Oktara, dokumen lamaran kerja ini merupakan daftar yang memuat informasi seperti riwayat pendidikan, pengalaman, kemampuan yang dimiliki, dan beberapa prestasi yang diterangkan secara ringkas.
Dokumen ini menjadi salah satu pertimbangan penting dan efektif yang bisa memengaruhi para HRD maupun user. Sebab, informasi di dalam CV bisa mempresentasikan diri seorang pelamar.
ADVERTISEMENT
3. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai terakhir
Susunan dokumen lamaran kerja selanjutnya adalah fotokopi ijazah dan transkrip nilai terakhir. Dokumen menjadi salah satu penunjang dokumen lamaran kerja yang wajib dilampirkan oleh pelamar.
Ijazah dan transkrip nilai berguna untuk meyakinkan para HRD bahwa kamu pernah menempuh pendidikan sesuai dengan apa yang ditulis di CV. Pastikan bahwa fotokopi ijazah dan transkrip nilai tersebut sudah dilegalisasi oleh pihak kampus atau sekolah sebagai bukti yang sah dan diakui.
Ilustrasi susunan dokumen lamaran kerja. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi susunan dokumen lamaran kerja. Foto: Unsplash.
4. Fotokopi KTP
Susunan dokumen lamaran kerja berikutnya adalah fotokopi KTP. Dokumen tersebut merupakan bukti identitas yang sah jika pelamar adalah orang baik. Sebab, beberapa orang memiliki reputasi buruk sehingga memalsukan identitas mereka.
5. Pasfoto Terbaru
ADVERTISEMENT
Setelah identitas diri, susunan dokumen selanjutnya, yaitu pas foto terbaru. Beberapa bidang pekerjaan memperhatikan penampilan fisik para pekerjanya.
Biasanya pasfoto yang dibutuhkan adalah ukuran 3x4 atau 4x6. Namun, pada lamaran online, pelamar hanya perlu menyiapkan berkas digital foto tanpa harus mencetaknya.
6. Sertifikat penunjang
Susunan dokumen selanjutnya adalah sertifikat penunjang atau piagam pengharagaan. Sertifikat ini bisa berupa sertifikat pelatihan, TOEFL atau IETS, dan penghargaan lain atas prestasi tertentu di bidang akademik maupun non-akademik.
7. Portofolio
Susunan dokumen lamaran kerja selanjutnya adalah portofolio. Dokumen ini memuat proyek atau karya yang pernah dibuat sebelumnya dan berkaitan dengan bidang pekerjaan yang akan dilamar.
Beberapa pekerjaan seperti pekerjaan kreatif, akan mensyaratkan dokumen ini. Contohnya desain grafis, content writer, dan lain-lain.
ADVERTISEMENT
8. Surat Referensi Kerja atau Bukti Pengalaman Kerja
Susunan dokumen lamaran kerja selanjutnya adalah surat referensi kerja yang dikeluarkan oleh perusahaan tempat kerja sebelumnya. Bagi para lulusan baru, bisa menyertakan surat pengalaman praktik kerja lapangan yang diberikan instansi terkait.
9. Dokumen Pelengkap
Susunan dokumen lamaran kerja yang terakhir adalah dokumen pelengkap, seperti surat keterangan sehat, SKCK, dan lain-lain.
Itulah susunan dokumen lamaran kerja yang perlu kamu siapkan. Pastikan kamu menyusunnya berurutan dan rapi, ya!
(IPT)