Syarat Menjadi Anggota G20 dan Daftar Negara yang Termasuk di Dalamnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Group of Twenty atau G20 merupakan forum kerja sama yang terdiri dari negara-negara dengan perekonomian besar di dunia. Forum ini terdiri dari 19 negara dan satu lembaga Uni Eropa.
Melansir situs resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia, negara-negara yang merupakan bagian dari G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brazil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Prancis, Rusia, Turki, dan Tiongkok.
Lalu, apa saja syarat menjadi anggota G20? Untuk mengetahuinya, simak paparan mengenai forum G20 di bawah ini mulai dari sejarah hingga jenis forumnya.
Sejarah Terbentuknya G20
G20 dibentuk pada 1999 atas keinginan negara-negara anggota G7 (Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Perancis, Jerman, Italia, dan Jepang) yang dianggap gagal dalam mencari solusi atas terjadinya krisis keuangan global pada 1998-1999.
Pada saat itu beberapa pihak mengajak negara-negara berkembang dan negara maju untuk membahas dan mencari solusi atas krisis keuangan global.
Kemudian diselenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Washington, Amerika Serikat (AS) untuk pertama kali. Setelah pertemuan pertama, pemimpin negara G20 setuju melakukan pertemuan lanjutan.
Adapun G20 merangkul negara maju dan berkembang untuk bersama-sama mengatasi krisis yang berdampak global, seperti:
Mexican Peso Crisis 1994
Asian Financial Crisis 1997/1998
Russian Financial Crisis 1998
Financial Crisis 2007-2008
Forum G20
Forum G20 membahas dua masalah yang berbeda, yakni Finance Track dan Sherpa Track. Melansir situs G20.org, Finance Track adalah forum yang membahas isu keuangan.
Isu tersebut meliputi kebijakan fiskal, kebijakan moneter dan riil, investasi infrastruktur, regulasi keuangan, inklusi keuangan, dan perpajakan internasional. Finance Track dihadiri oleh Menteri Keuangan hingga Gubernur Bank Sentral dari tiap negara anggota.
Sementara itu, Sherpa Track merupakan forum yang membahas isu lebih luas dan rinci seperti gerakan anti-korupsi, ekonomi digital, lapangan pekerjaan, pertanian, pendidikan, kesehatan, budaya, pembangunan, lingkungan, pariwisata, energi berkelanjutan, pemberdayaan perempuan, hingga urusan luar negeri.
Forum Sherpa Track dihadiri oleh delegasi dari tiap-tiap negara anggota dan dibagi dalam tiga jenis pertemuan, yakni pertemuan working group, engagement group, dan pertemuan tingkat menteri.
Syarat Menjadi Anggota G20
Lalu, apa saja syarat menjadi anggota G20? Pada dasarnya tidak ada syarat dan kriteria tertentu untuk menjadi anggota G20. Namun hal yang perlu dipahami adalah negara yang menjadi bagian dalam forum G20 harus bisa berkontribusi terhadap perekonomian. Tak hanya itu negara-negara yang ingin menjadi anggota G20 juga dapat menjaga stabilitas keuangan dunia.
Hal ini karena negara yang tergabung di dalam forum G20 merupakan negara yang masuk dalam 20 besar ekonomi dunia. Adapun tiga jenis pertemuan negara G20 terdiri dari KTT, pertemuan tingkat menteri dan deputi, maupun pertemuan kelompok kerja.
KTT (Summit), merupakan pertemuan yang menghadirkan kepala negara dan kepala pemerintahan negara G20.
Pertemuan Tingkat Menteri dan Deputi (Ministerial & Deputies Meetings), yaitu pertemuan yang diadakan berdasarkan tiap-tiap keperluan utama suatu forum. Misalnya, pada forum Finance Track, pertemuan pada tingkat menteri akan dihadiri menteri keuangan dan gubernur bank sentral tiap negara anggota G20.
Kelompok Kerja (Working Groups), merupakan pertemuan yang membahas isu spesifik mengenai agenda G20 yang lebih luas dengan menghadirkan para ahli dari negara G20.
(ZHR)
