Tax Staff bagi Perusahaan: Peran dan Skill yang Harus Dimiliki

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap perusahaan membutuhkan tax staff untuk membantu mengurus seputar pajak perusahan. Tax staff adalah karyawan yang bertanggung jawab dalam mengelola urusan pajak perusahan mulai dari perhitungan, penyetoran maupun pelaporannya.
Mengingat betapa pentingnya peranan tax staff bagi perusahan, maka profesi ini dibutuhkan perusahaan. Bagi yang tertarik untuk berkarir di bidang ini perlu mengetahui peran dan keterampilan atau skill yang dibutuhkan seorang tax staff.
Pengertian Tax Staff
Tax staff atau staff pajak adalah karyawan yang bertanggung jawab pada segala hal yang berkaitan dengan pajak perusahan.
Pekerjaan tax staff meliputi meliputi menyiapkan pembayaran, mengidentifikasi penghematan pajak, dan menganalisis masalah pajak.
Adapun jenis-jenis administrasi pajak yang termasuk ke dalam ruang lingkup tax officer, antara lain, PPh 21, PPh 22, PPh 24, PPh 23/26, PPN, hingga PPh badan.
Di sebuah perusahaan, umumnya tax officer bekerja di bawah naungan departemen keuangan. Mereka harus memiliki pendidikan dan mendapat pelatihan formal tentang cara menghitung pengeluaran perusahaan dengan benar dan cara yang benar untuk mengajukan formulir pajak tahunan.
Baca Juga: Mengenal Akun Riil dalam Akuntansi dan Jenis-jenisnya
Peran dan Tanggung Jawab Tax Staff
Peranan tax staff penting dalam sebuah perusahan, seperti bertanggung jawab dalam pencatatan, penghitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak perusahaan. Berikut peran dan tanggung jawab tax staff.
1. Menghitung pajak yang harus dibayarkan perusahaan
Mengutip dari laman accounting.com, staf pajak bertugas untuk menghitung pajak yang harus dibayarkan perusahan dan menyiapkan pengembalian pajak.
Mereka memberi tahu perusahan tentang pengembalian uang atau saldo yang terutang dan memastikan perusahaan menghindari penalti atas tenggat waktu yang terlewat.
2. Menyusun laporan pajak perusahaan
Peran tax officer berikutnya adalah menyusun laporan pajak perusahaan. Mengutip buku Strategi Keuangan Perusahaan (2018) oleh Lukmanul Hakim, tax officer harus membuat rekapitulasi pajak keluaran bulan berjalanan, menyajikan laporan monitor perpajakan baik utang dan piutang pajak, hingga melaksanakan rekonsiliasi utang dan piutang pajak antara data akuntansi dengan data bagian keuangan.
Staf pajak meninjau semua laporan keuangan untuk mendapatkan gambaran paling akurat tentang keuangan perusahaan. Mereka harus memastikan semua materi selaras dengan undang-undang dan peraturan perpajakan.
3. Mencatat transaksi keuangan
Selain menyiapkan dokumen pengembalian pajak, tax staff juga membantu perusahaan mengatur catatan keuangan pribadi mereka.
Tax staff menyimpan informasi atau data transaksi keuangan perusahaan sehingga mereka dapat mengaksesnya bila diperlukan.
4. Meninjau sistem perpajakan perusahan
Peran tax staff lainnya adalah meninjau sistem perpajakan mereka untuk memastikan sistem tersebut seefisien dan seefektif mungkin. Hal ini memungkinkan akuntan untuk memperbaiki masalah atau kesalahan apa pun.
Skill yang Dibutuhkan Tax Staff
Menjadi tax staff memerlukan pelatihan khusus dan setidaknya harus memiliki setidaknya gelar sarjana akuntansi. Sertifikasi tambahan, seperti lisensi akuntan publik bersertifikat umumnya diperlukan untuk posisi tingkat yang lebih tinggi.
Beberapa keterampilan lainnya yang dibutuhkan antara lain:
Mempunyai pengetahuan tentang akuntansi keuangan
Memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai perpajakan
Terampil menggunakan komputer dan perangkat lunak akuntansi keuangan
Selain itu, seorang staff pajak atau tax officer harus memiliki integritas pribadi dan perhatian yang cermat terhadap detail.
(SA)
