Konten dari Pengguna

Teknik Lingkungan bisa Kerja Apa? Ini Pilihan Kariernya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teknik lingkungan kerja apa. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teknik lingkungan kerja apa. Foto: Pexels

Tidak sedikit yang bertanya-tanya, lulusan kuliah Teknik Lingkungan kerja apa? Jurusan ini merupakan bidang keilmuan yang mempelajari berbagai permasalahan lingkungan dengan pendekatan rekayasa teknik.

Ruang lingkup Teknik Lingkungan terbilang luas, termasuk pengolahan air bersih, pengelolaan air limbah, manajemen keselamatan kerja, hingga pengelolaan kualitas lingkungan.

Lulusan jurusan ini dapat bekerja pada perusahaan di berbagai bidang. Untuk mengetahui lebih lengkapnya, berikut ini adalah beberapa prospek pekerjaan yang bisa menjadi peluang untuk lulusan kuliah jurusan Teknik Lingkungan.

Teknik Lingkungan Kerja Apa?

Ilustrasi teknik lingkungan kerja apa. Foto: Pexels

Pada uraian di bawah ini, Berita Bisnis telah merangkum apa saja pekerjaan yang dapat diambil untuk lulusan Teknik Lingkungan.

1. Konsultan

​Lulusan teknik lingkungan juga dapat berkarier sebagai konsultan lingkungan. Keahlian mereka dibutuhkan oleh perusahaan yang ingin melebarkan proyek tanpa berdampak pada lingkungan sekitarnya.

Untuk menjadi seorang konsultan biasanya membutuhkan gelar yang lebih tinggi maupun sertifikasi. Oleh karena itu, banyak dari mereka yang mengambil gelar master untuk mengambil spesialisasi dalam aspek tertentu dari bidang yang mereka minati.

Baca Juga: Jurusan Teknik Sipil Kerja Apa? Ini Prospek Kariernya

2. Pengukur Tanah (Land Surveyor)

Mengutip dari laman Johns Hopkin Whiting School & Engineering, seorang pengukur tanah bertugas diperlukan dalam konstruksi, penjualan real estate, dan terkadang membantu menegaskan tuntutan hukum di pengadilan.

Mereka sering kali bekerja untuk di lembaga pemerintah atau perusahaan arsitektur, teknik, pertambangan, hingga konstruksi. Pekerjaan ini bertujuan untuk membuat peta atau menetapkan batas-batas properti yang mungkin disengketakan.

3. Ahli Konservasi Air

Seorang ahli konservasi air banyak menghabiskan waktunya di kantor maupun lapangan. Mereka melakukan pekerjaannya dengan memantau air tanah, bekerja sama dengan pemerintah dalam masalah sumber daya air, menemukan solusi terhadap permasalahan yang terjadi.

Mereka juga seringkali terlibat dalam proyek konstruksi adalah beberapa tugas yang dapat dilakukan oleh insinyur hidrolik.

4. Tenaga Pendidik/Dosen

Prospek karier yang bisa menjadi peluang bagi lulusan Teknik Lingkungan adalah menjadi tenaga pendidik atau dosen. Mereka mendidik mahasiswa tentang berbagai topik, termasuk kualitas udara, pengelolaan limbah dan energi terbarukan.

5. Petugas Pengelolaan Limbah

Mengutip dari laman Indeed, ahli pengelolaan limbah mengembangkan instalasi pengolahan air dan saluran air, seperti waduk, kanal, dan bendungan. Mereka juga menyelesaikan pemeliharaan dan perbaikan rutin instalasi pengolahan air dan saluran pembuangan limbah.

6. Health Safety Environment (HSE) Officer

Banyak perusahaan yang membutuhkan profesi ini untuk menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja. Profesi ini bertanggung jawab kepada keselamatan dan kesehatan kerja dan pengelolaan lingkungan di sebuah perusahaan.

7. Petugas Konservasi Lingkungan

Lulusan Teknik Lingkungan juga dapat bekerja sebagai petugas konservasi lingkungan. Profesi ini banyak dibutuhkan di perusahan properti, pengelola taman nasional, hingga instansi pemerintah.

Tugasnya petugas konservasi lingkungan adalah memantau dan mengelola lingkungan, mengembangkan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan tersebut.

(SA)