Tempat untuk Menukarkan Uang Asing, Waspada agar Tak Salah!

Berita Bisnis
Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
21 Juni 2023 12:27 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Tempat untuk Menukarkan Uang Asing. Foto: Pexels.com/Yurii Hlei
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tempat untuk Menukarkan Uang Asing. Foto: Pexels.com/Yurii Hlei
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Bank adalah salah satu tempat untuk menukarkan uang asing. Penukaran uang asing biasanya dilakukan masyarakat yang ingin berlibur ke luar negeri ataupun pulang ke negeri sendiri.
ADVERTISEMENT
Lantas, apa saja tempat untuk menukarkan uang asing? Simak jawaban dan informasi lainnya di artikel Berita Bisnis berikut ini.

Tempat untuk Menukarkan Uang Asing

Ilustrasi Tempat untuk Menukarkan Uang Asing. Foto: Pexels.com/Pixabay
Mengutip investopedia.com, tempat untuk menukarkan mata uang asing adalah bank, credit union atau koperasi kredit, dan biro penukaran mata uang asing. Tempat-tempat tersebut cenderung memiliki layanan yang nyaman dan biaya yang murah.
Merujuk forbes.com, tempat terbaik untuk menukarkan mata uang asing sebelum melakukan perjalanan ke negara yang dituju, yakni bank lokal atau koperasi kredit lainnya. Bank lokal di Indonesia termasuk BCA, CIMB Niaga, dan lainnya.
Di Indonesia, masyarakat juga dapat menukarkan uangnya ke lembaga penukar uang (money changer), seperti VIP Money Changer and Remittance, Peniti Money Changer, dan Dolarindo Money Changer and Remittance.
ADVERTISEMENT

Tempat Terburuk untuk Menukarkan Uang Asing

Ilustrasi Tempat untuk Menukarkan Uang Asing. Foto: Pexels.com/Adrien Olichon
Beberapa tempat yang harus masyarakat hindari untuk menukarkan mata uang asing, yakni kios dan toko di bandara saat ingin menuju ke suatu negara.
Tempat-tempat tersebut biasanya mengenakan biaya tertinggi dan memiliki nilai tukar buruk. Namun, ini menjadi satu-satunya pilihan jika ingin menukarkan mata uang asing di negeri sendiri.
Selain itu, cek perjalanan dan kartu debit prabayar juga tak efektif sebagai money changer karena sering kali memiliki biaya transaksi yang banyak serta keamanan yang rendah.

Faktor yang Memengaruhi Nilai Tukar Uang Asing

Ilustrasi Tempat untuk Menukarkan Uang Asing. Foto: Pexels.com/Brett Sayles
Selain untuk membiayai liburan, penukaran mata uang asing juga dilakukan investor untuk mendapatkan pengembalian investasi yang cepat, terlebih lagi jika suku bunga mata uang tersebut meningkat.
ADVERTISEMENT
Berikut faktor-faktor yang memengaruhi nilai tukar uang asing yang dikutip dari laman internationalpayments.fexco.com:

1. Inflasi

Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dalam suatu perekonomian yang biasanya dinyatakan dalam persentase.
Misalnya, dunia mengalami inflasi global, tetapi inflasi di Inggris lebih rendah dari negara lainnya. Untuk itu, daya beli Poundsterling akan meningkat relatif terhadap mata uang lainnya.
Sederhananya, dengan inflasi yang rendah, permintaan barang atau jasa dari Inggris akan meningkat karena tak ada kenaikan harga.

2. Suku Bunga

Semakin tinggi suku bunga, semakin menarik tawaran mata uang tersebut bagi investor asing.
Hal ini melibatkan investor dengan cepat memindahkan uang dari mata uang dengan suku bunga lebih rendah ke negara dengan suku bunga lebih tinggi. Hal itu akan memberikan pengembalian investasi yang cepat.
ADVERTISEMENT

3. Utang Pemerintah atau Publik

Proyek-proyek sektor publik terkadang membutuhkan pembiayaan defisit berskala besar untuk mendorong perekonomian domestik.
Namun, investor asing cenderung tak berinvestasi di negara-negara dengan defisit publik dan utang pemerintah yang besar. Hal ini akan mengakibatkan jatuhnya nilai tukar mata uang.
(MQ)