Tes Pengetahuan Teknis PCPM BI, Ini Kisi-kisi dan Contoh Soalnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 9 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu tahapan penting dalam seleksi penerimaan Pendidikan Calon Asisten Manajer (PCPM) BI dalah Tes Pengetahuan Teknis. Tahapan ini diikuti peserta yang telah dinyatakan lolos Seleksi Potensi Dasar.
Agar dapat memperoleh hasil maksimal, peserta tentu perlu mempersiapkan diri dengan mempelajari kisi-kisi beserta contoh soal yang sering muncul dalam ujian.
Tes Pengetahuan Teknis PCPM BI mencakup tiga materi utama, yaitu pengetahuan umum, kebanksentralan, dan bahasa Inggris. Adapun pelaksanaannya berlangsung secara daring pada minggu ketiga September 2026. Sementara itu, pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada minggu keempat bulan September 2026.
Kisi-kisi Tes Pengetahuan Teknis PCPM BI
Setelah melewati Seleksi Potensi Dasar, peserta akan mengikuti Seleksi Pengetahuan Teknis sebagai tahapan berikutnya. Tes ini dilaksanakan dengan materi yang terbagi ke dalam tiga bagian, yaitu:
1. Pengetahuan umum
Materi ini menguji kemampuan peserta dalam memahami berbagai isu strategis. Topik yang dapat dipelajari meliputi ekonomi makro dan mikro, kebijakan publik, lembaga keuangan dan perbankan, serta undang-undang yang berkaitan dengan sektor keuangan dan perbankan.
2. Kebanksentralan
Bagian ini menguji pemahaman peserta mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan Bank Indonesia. Materinya mencakup kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, sejarah Bank Indonesia, peraturan Bank Indonesia, serta informasi terkini mengenai BI.
3. Bahasa Inggris
Materi Bahasa Inggris mencakup beberapa kemampuan utama, seperti reading comprehension, grammar structure, dan written expression. Peserta dapat berlatih memahami bacaan, struktur tata bahasa, serta penggunaan bahasa Inggris secara tertulis.
Contoh Soal Tes Pengetahuan Teknis PCPM BI
Berikut beberapa contoh soal yang dapat digunakan sebagai bahan latihan mandiri menjelang pelaksanaan tes.
Soal Pengetahuan umum
Salah satu sumber penerimaan negara yang menjadi bagian dari ruang lingkup Kementerian Keuangan adalah ....
A. Pajak
B. Iuran RT
C. Uang saku masyarakat
D. Tabungan pribadi
E. Pendapatan perusahaan swasta
Jawaban: A
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK merupakan lembaga negara yang memiliki fungsi utama berupa ....
A. Mencetak uang rupiah
B. Mengelola seluruh pajak daerah
C. Menetapkan APBN
D. Menjamin seluruh simpanan masyarakat
E. Mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan
Jawaban: E
Manakah sektor berikut yang termasuk dalam ruang lingkup pengaturan dan pengawasan OJK?
A. Perbankan
B. Pertahanan negara
C. Pendidikan dasar
D. Kepolisian
E. Diplomasi luar negeri
Jawaban: A
Lembaga yang memiliki fungsi utama dalam menjamin simpanan nasabah bank di Indonesia adalah....
A. Bank Indonesia
B. Otorit Keuangan
C. Kementerian Keuangan
d. Lembaga Penjamin Simpanan
E. Badan Pemeriksa Keuangan
Jawaban: D
Berdasarkan informasi LPS, nilai maksimum simpanan yang dijamin adalah ....
A. Rp500 juta per nasabah per bank
B. Rp1 miliar per nasabah per bank
C. Rp2 miliar per nasabah per bank
D. Rp5 miliar per nasabah per bank
E. Rp10 miliar per nasabah per bank
Jawaban: C
Manakah yang bukan merupakan salah satu bidang tugas utama Bank Indonesia?
A. Moneter
B. Sistem pembavaran
C. Stabilitas sistem keuangan
D. Perpajakan nasional
E. Kebijakan makroprudensial
Jawaban: D
Lembaga yang memiliki tugas utama melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan adalah....
A. LPS
B. OJK
C. Bank Indonesia
D. Kementerian
E. BPK
Jawaban: B
Jika seseorang ingin memperoleh informasi mengenai legalitas suatu perusahaan atau produk jasa keuangan sebelum menggunakannya, lembaga yang relevan untuk dijadikan rujukan adalah ....
A. OJK
B. LPS
C. Bank Indonesia
D. Kementerian Luar Negeri
E. Badan Pusat Statistik
Jawaban: A
Salah satu tujuan adanya penjaminan simpanan oleh LPS adalah ....
A. Menentukan nilai tukar seluruh mata uang asing
B. Menghapus seluruh risiko investasi
C. Menentukan harga barang di pasar
D. Menetapkan APBN
E. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan
Jawaban: E
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia diangkat untuk masa jabatan ....
A. 3 tahun dan tidak dapat diperpanjang
B. 4 tahun dan dapat diperpanjang dua kali
C. 5 tahun dan dapat diangkat kembali paling banyak satu kali masa jabatan berikutnya
D. 6 tahun dan dapat diangkat kembali tanpa batas
E. 10 tahun dan tidak dapat diangkat kembali
Jawaban: C
Soal Kebanksentralan
Dalam sejarah kelembagaan Indonesia, terjadi perubahan penting pada tahun 2011 terkait fungsi pengaturan dan pengawasan perbankan. Perubahan tersebut adalah...
A. Fungsi pengawasan perbankan dialihkan dari OJK kepada Bank Indonesia.
B. Fungsi pengaturan dan pengawasan perbankan dialihkan dari Bank Indonesia kepada OJK.
C. Fungsi moneter dialihkan dari Bank Indonesia kepada OJK
D. Fungsi makroprudensial dialihkan dari Bank Indonesia kepada Pemerintah
E. Fungsi sistem pembayaran dialihkan dari Bank Indonesia kepada OJK
Jawaban: B
Bank Indonesia menggunakan Inflation Targeting Framework (ITF) sebagai kerangka kebijakan moneternya. Pernyataan yang paling tepat mengenai ITF berdasarkan informasi Bank Indonesia adalah...
A. ITF merupakan kerangka yang menggunakan target inflasi yang diumumkan kepada publik sebagai bentuk komitmen dan akuntabilitas bank sentral.
B. ITF menjadikan pertumbuhan kredit sebagai sebagai satu-satunya sasaran utama kebijakan moneter
C. ITF hanya digunakan untuk menentukan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS
D. ITF merupakan mekanisme untuk menentukan besaran APBN setiap tahun
E. ITF digunakan untuk menetapkan harga seluruh barang dan jasa di Indonesia
Jawaban: A
Manakah definisi yang paling sesuai dengan pengertian Stabilitas Sistem Keuangan menurut Bank Indonesia?
A. Kondisi ketika seluruh bank memiliki tingkat keuntungan yang sama.
B. Kondisi ketika pemerintah tidak memiliki utang luar negeri.
C. Kondisi sistem keuangan yang berfungsi secara efektif dan efisien untuk aktivitas digital saja serta mampu bertahan dari gejolak yang bersumber dari luar negeri.
D. Kondisi sistem keuangan yang berfungsi secara efektif dan efisien serta mampu bertahan dari gejolak yang bersumber dari dalam maupun luar negeri.
E. Kondisi ketika nilai tukar rupiah selalu mengalami apresiasi.
Jawaban: D
Salah satu tugas Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas sistem keuangan adalah menetapkan dan melaksanakan kebijakan makroprudensial. Manakah yang BUKAN termasuk tujuan atau arah kebijakan makroprudensial BI?
A. Mendorong intermediasi yang seimbang, berkualitas, dan berkelanjutan.
B. Memitigasi dan mengelola risiko sistemik.
C. Meningkatkan inklusi ekonomi dan keuangan.
D. Mendorong keuangan berkelanjutan.
E. Menentukan kebijakan pajak penghasilan bagi masyarakat.
Jawaban: E
Menurut Bank Indonesia, sistem pembayaran pada prinsipnya memiliki tiga tahap pemrosesan utama. Urutan yang tepat adalah...
A. Kliring → Otorisasi → Settlement
B. Settlement → Kliring → Otorisasi
C. Otorisasi→ Kliring Settlement
D. Otorisasi→ Settlement → Kliring
E. Kliring→ Settlement→ Otorisasi
Jawaban: C
Menurut profil Bank Indonesia, stabilitas nilai rupiah dalam tujuan BI dapat dilihat melalui dua aspek utama. Manakah pasangan yang tepat?
A. APBN dan neraca perdagangan negara lain
B. Pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran
C. Suku bunga kredit dan jumlah uang beredar
D. Cadangan devisa dan pertumbuhan ekspor
E. Inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain
Jawaban: E
Sistem pembayaran terus mengalami perubahan mengikuti perkembangan ekonomi dan teknologi. Menurut Bank Indonesia, terdapat tiga unsur yang menjadi penggerak evolusi sistem pembayaran. Manakah jawaban yang tepat?
A. Inflasi, suku bunga, dan nilai tukan
B. Ekspor, impor, dan investasi
C. Inovasi teknologi dan model bisnis, tradisi masyarakat, serta kebijakan otoritas
D. Perbankan, pasar modal, dan perusahaan asuransi
E. Pemerintah, DPR, dan lembaga peradilan
Jawaban: C
Manakah instrumen yang termasuk dalam sistem pembayaran tunai menurut klasifikasi Bank Indonesia?
A. Kartu kredit dan kartu debit
B. Uang elektronik server based
C. Cek dan bilyet giro
D. Uang kartal berupa uang kertas dan uang logam
E. Transfer dana elektronik
Jawaban: D
Bank Indonesia memberikan perhatian terhadap virtual currency. Salah satu alasan utama mengapa virtual currency dinilai memiliki risiko adalah...
A. Seluruh virtual currency diterbitkan langsung oleh Bank Indonesia
B. Nilainya selalu stabil karena dijamin pemerintah
C. Memiliki administrator resmi yang mengendalikan seluruh transaksi
D. Tidak terdapat administrator resmi, tidak memiliki underlying asset yang mendasari harga, dan nilainya sangat fluktuatif
E. Hanya dapat digunakan untuk transaksi dengan pemerintah
Jawaban: D
Menurut halaman Sistem Pembayaran Nilai Besar Bank Indonesia, karakteristik utama BI-RTGS adalah...
A. Setelmen dilakukan secara netting pada akhir hari
B. Hanya tersedia untuk transaksi pembayaran ritel
C. Hanya digunakan untuk transaksi kartu debit
D. Hanya digunakan untuk transaksi di bawah Rp100 juta
E. Setelmen dilakukan secara seketika per transaksi secara individual
Jawaban: E
Soal Bahasa Inggris
Bonds and other debt instruments play a pivotal role in modern financial systems by serving as vital mechanisms for raising capital. A bond is essentially a formal contract in which an issuer borrows funds from investors for a predetermined period at a fixed or variable interest rate. Governments often issue sovereign bonds to finance budget deficits, infrastructure development, or public welfare programs without immediately increasing taxes. These government bonds are generally perceived as low-risk investments because they are backed by the state's fiscal authority and taxation power.
In contrast, corporations issue corporate bonds to obtain long-term funding for business expansion, technological innovation, or debt refinancing. Such bonds offer higher yields than government securities but carry greater credit risk, depending on the issuing company's financial stability. Investors evaluate these risks through credit ratings provided by agencies such as Moody's, Standard & Poor's, or Fitch Ratings. The coupon payments from bonds provide a predictable stream of income, making them attractive to institutional investors like pension funds and insurance companies.
Debt instruments, including bonds, also contribute to financial market liquidity and price discovery, as they are traded actively in secondary markets. Furthermore, they allow investors to diversify their portfolios and hedge against equity market volatility. From a macroeconomic perspective, the issuance of bonds helps channel idle savings into productive investments, thereby stimulating economic growth. However, excessive reliance on debt financing can lead to fiscal imbalances and potential default risks.
In recent years, the emergence of green bonds and sustainable debt instruments has further diversified the market, aligning financial objectives with environmental and social goals. Overall, bonds and debt instruments remain indispensable tools in both public and private financial management, bridging the gap between capital demand and investor supply in a structured and transparent manner.
What is the main idea of the passage?
A. Bonds are short-term investments used for quick profits.
B. Bonds and debt instruments are essential tools for raising capital in both government and corporate sectors
C. Government bonds are more profitable than corporate bonds
D. Investors always prefer corporate bonds due to their higher yield.
E. Debt instruments are obsolete in modern financial systems.
Jawaban: B
What does the word "sovereign" in paragraph 1 most likely mean?
A. Private
B. Corporate
C. Governmental
D. Independent
E. Financial
Jawaban: C
The word "yield" in paragraph 2 has the meaning with:
A. Debt
B. Payment
C. Pri
D. Los
E. Return
Jawaban: E
Which of the following best describes the function of government bonds?
A. They are mainly issued to increase tax collections.
B. They help finance public spending without immediately raising taxes.
C. They are designed to replace foreign investments.
D. They exist to control inflation.
E. They are paying off old
Jawaban: B
Which of the following is the best title for the passage?
A. Bonds and Debt Instruments as Vital Financial Tools
B. How to Trade in Corporate Securities
C. Bonds and Debt Instruments as Non-Vital Financial Tools
D. The Risks of Investing in the Stock Market
E. Why Investors Avoid Government Bonds
Jawaban: A
Baca Juga: Timeline PCPM BI 41 Terbaru yang Perlu Diketahui Para Pelamar
(SA)
