Tips agar Pinjaman Di-acc Bank yang Wajib Diketahui Debitur

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tips agar pinjaman di-acc bank menjadi daftar yang dicari debitur apabila ingin mengajukan pinjaman ke bank. Pinjaman ini biasanya digunakan untuk kebutuhan pembangunan rumah, perkawinan, atau acara lainnya.
Lantas, apa saja tip agar pinjaman kamu diterima bank? Simak tips dan informasi selengkapnya berikut ini.
Tips agar Pinjaman Di-acc Bank
Mengutip laman www.cimbniaga.co.id, berikut tip agar pinjaman yang kamu ajukan dapat diterima atau diacc bank:
1. Pastikan Skor Kredit Bagus
Merujuk jurnal Analisis Klasifikasi Credit Scoring menggunakan Weighted Probabilistic Neura Network (WPPN) oleh Hakim, Mukid, Yasi, dkk., Credit Scoring ialah salah satu metode untuk menilai kelayakan dan memprediksi lebih awal terjadinya potensi kredit macet dari calon nasabah yang mengajukan kredit atau pinjaman.
Jika skor kredit kamu bagus, pihak bank akan mempertimbangkan pemberian pinjaman. Sebaliknya jika skor kredit kamu buruk, pihak bank tidak akan mengambil risiko memberikan pinjaman ke kamu.
Merujuk www.okbank.co.id, skor kredit terbagi menjadi beberapa kategori, yakni:
Skor 1: Kredit Lancar. Nasabah pada skor 1 selalu memenuhi kewajibannya untuk membayar cicilan setiap bulan beserta bunganya hingga lunas tanpa pernah menunggak.
Skor 2: Kredit DPK atau Kredit dalam Perhatian Khusus, artinya nasabah tercatat menunggak cicilan kredit 1 hingga 90 hari.
Skor 3: Kredit Tidak Lancar, skor ini didapatkan ketika nasabah menunggak cicilan kredit 91 hingga 120 hari.
Skor 4: Kredit Diragukan, artinya nasabah tercatat menunggak cicilan kredit 121 hingga 180 hari.
Skor 5: Kredit Macet, skor ini menyatakan nasabah tercatat menunggak cicilan kredit lebih 180 hari.
2. Penuhi Persyaratan yang Diajukan Bank
Secara umum, bank yang ada di Indonesia memiliki beberapa persyaratan yang sama dalam mengajukan pinjaman, yakni:
Fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga)
Fotokopi penghasilan atau slip gaji
Fotokopi NPWP
Fotokopi buku tabungan
Dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB
3. Ajukan Pinjaman yang Sesuai dengan Kebutuhan
Ajukan pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kamu. Jika kamu memiliki penghasilan Rp5 juta per bulan dan mengajukan pinjaman Rp500 juta. Pihak bank akan sulit memberikan pengajuan pinjaman karena kemungkinan besar kamu akan kesulitan membayar angsurannya.
Singkatnya, pihak bank memiliki beberapa kriteria dan syarat tertentu dalam hal manajemen risiko. Jadi, sebisa mungkin ajukan pinjaman dan sesuai dengan kemampuan kamu.
4. Tentukan Tenor Pinjaman
Tenor adalah jangka waktu pinjaman yang ditetapkan sesuai kesepakatan antara debitur dan kreditur. Makin lama tenor, makin ringan cicilan setiap bulannya dan bunga yang ditanggung juga akan lebih besar.
Sebaliknya, semakin singkat tenor, beban bunga semakin sedikit. Untuk itu, perhitungkanlah terlebih dahulu jumlah maksimal uang yang dapat kamu sisihkan untuk membayar angsuran tiap bulannya.
Sekian tips agar pinjaman kamu diterima oleh bank. Semoga bermanfaat.
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Apa arti skor 3 dalam pinjaman ke bank?

Apa arti skor 3 dalam pinjaman ke bank?
Skor 3 adalah Kredit Tidak Lancar. Skor ini didapatkan ketika nasabah menunggak cicilan kredit 91 hingga 120 hari.
Apa itu credit scoring?

Apa itu credit scoring?
Credit Scoring ialah metode untuk menilai kelayakan dan memprediksi lebih awal terjadinya potensi kredit macet dari calon nasabah yang mengajukan kredit atau pinjaman.
Bagaimana jika tenor yang dipilih dalam waktu lama?

Bagaimana jika tenor yang dipilih dalam waktu lama?
Semakin lama tenor, semakin ringan cicilan setiap bulannya dan bunga yang ditanggung akan lebih besar.
