Tips Menjawab Expected Salary saat Wawancara Kerja dan Contohnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan seputar expected salary atau gaji yang diharapkan kerap diajukan oleh rekruter ketika wawancara kerja. Tanpa disertai persiapan yang matang, pertanyaan tersebut tentu akan terasa sulit untuk dijawab.
Menjawab pertanyaan expected salary saat wawancara kerja tidak boleh dilakukan secara asal. Pasalnya, apabila kandidat melontarkan jawaban secara sembarang, dikhawatirkan gaji tidak sesuai dengan budget yang telah disiapkan perusahaan.
Agar tidak salah menjawab pertanyaan terkait expected salary, simak uraian di bawah ini untuk mengetahui beberapa tips dan contoh jawabannya yang bisa dijadikan sebagai referensi.
Tips Menjawab Pertanyaan Expected Salary dan Contohnya
Mengemukakan jawaban terbaik saat proses wawancara kerja berlangsung tentu memerlukan persiapan yang matang. Pun demikian ketika menjawab pertanyaan mengenai expected salary. Berikut tips dan contoh jawaban saat menemukan pertanyaan expected salary:
1. Lakukan riset mengenai posisi yang dilamar
Dikutip dari situs Jobhunt, kamu bisa melakukan riset mengenai kisaran gaji untuk posisi yang dilamar. Misalnya dengan mencari informasi besaran UMK/UMP di kota perusahaan tersebut berada, mencari tahu lewat data universitas, mengakses di Internet, atau bertanya langsung ke teman dengan posisi sama di perusahaan lain.
Langkah ini bisa dilakukan sebelum proses wawancara berlangsung. Jika masih bingung dengan cara menjawabnya, berikut contohnya yang bisa kamu terapkan.
“Berdasarkan riset yang saya lakukan, upah minimum untuk posisi ini di wilayah Jakarta sekitar Rp X sampai Rp X. Dari patokan UMP tersebut, saya memperhitungkan pengalaman saya selama dua tahun, sehingga ekspektasi gaji saya berada sekitar Rp(nominal).”
“Saya pernah mencari informasi bahwa gaji untuk posisi berada di angka UMK (nama kabupaten), yaitu sekitar Rp X. Dengan pengalaman, kemampuan, dan sertifikasi yang saya miliki, ekspektasi gaji saya berada di kisaran Rp X.”
2. Jawab dengan memberi kisaran
Setelah mengetahui besaran upah di posisi yang dilamar, ungkapkan kisaran gaji sesuai hasil riset yang telah dilakukan. Menurut Career Coach Joel Crawford dalam kumparanWOMAN, menyebut expected salary bentuk kisaran dapat menimbulkan peluang lebih besar untuk bernegosiasi dibandingkan saat menyebut angka secara pasti.
Untuk menentukan kisaran gaji yang diharapkan, kamu bisa menghitung pengeluaran bulanan bila diterima kerja di sana. Jangan sampai gaji yang diterima lebih rendah daripada jumlah pengeluaran selama kamu bekerja di perusahaan itu. Berikut contoh jawabannya:
“Jika saya diterima di PT ABC, saya harus kos karena lokasi rumah jauh. Saya sendiri sudah survei nominal untuk posisi ini dan nominal biaya kos di daerah sekitar PT ABC. Jadi, saya mengharapkan gaji sekitar Rp X.”
“Saya sudah mencari tahu kisaran gaji untuk posisi ini. Ada beberapa pertimbangan mengenai jarak dari lokasi tinggal ke kantor, sehingga saya mengharapkan gaji Rp X. Namun nominal yang disebutkan tadi masih bisa dibicarakan lebih lanjut.”
3. Sesuaikan dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki
Menjawab ekspektasi gaji tanpa didasari dengan riset dan penilaian akan kemampuan diri, tak ubahnya pisau bermata dua bagi kandidat. Oleh sebab itu, jawablah pertanyaan mengenai gaji yang diharapkan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Kemampuan diri biasanya akan semakin meningkat seiring dengan banyaknya pengalaman yang dimiliki. Apabila kamu merasa punya kemampuan dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, maka boleh memberi nominal yang tinggi. Berikut contoh jawabannya.
“Saya merasa cukup mampu menjalani semua tugas yang sudah dijabarkan tadi, karena saya sendiri berpengalaman dalam bidang tersebut selama lebih dari 5 tahun. Berdasarkan gaji saya sebelumnya, ekspektasi gaji saya berada pada Rp X hingga Rp X. Namun, saya terbuka untuk berdiskusi mengenai kisaran angka ini lebih lanjut.”
“Gaji saya di tempat sebelumnya sebesar Rp X. Dengan mempertimbangkan kemampuan, pengetahuan, sertifikasi, dan gaji terakhir tersebut, ekspektasi gaji saya sekitar Rp X.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu expected salary?

Apa itu expected salary?
Expected salary artinya gaji yang diharapkan, biasanya ini kerap ditanyakan oleh rekruter ketika wawancara kerja.
Apakah boleh jawab expected salary secara sembarangan?

Apakah boleh jawab expected salary secara sembarangan?
Menjawab pertanyaan expected salary saat wawancara kerja tidak boleh dilakukan secara asal. Pasalnya, apabila kandidat melontarkan jawaban secara sembarang, dikhawatirkan gaji tidak sesuai dengan budget yang telah disiapkan perusahaan.
Bagaimana cara menjawab gaji yang diharapkan?

Bagaimana cara menjawab gaji yang diharapkan?
Lakukan riset mengenai kisaran gaji untuk posisi yang dilamar. Misalnya dengan mencari informasi besaran UMK/UMP di kota perusahaan tersebut berada, mencari tahu lewat data universitas, mengakses di Internet, atau bertanya langsung ke teman dengan posisi sama di perusahaan lain.
