Tugas Checker dalam Pengecekan dan Pengawasan Produksi

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu profesi dan tugas checker? Biasanya pada suatu perusahaan ada bidang pekerjaan yang bertugas untuk melakukan pengecekan secara detail dan berkala.
Biasanya sebelum barang keluar atau masuk, seorang checker bertugas dan bertanggung jawab terhadap barang tersebut secara detail, sehingga dibutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi dalam melakukan pengawasan.
Profesi Checker
Jika diterjemahkan, checker merupakan pemeriksa, pengontrol, dan pengawas. Dalam suatu perusahaan, peranan checker akan selalu ada di tiap industri.
Seorang checker gudang biasanya melakukan cek fisik barang sesuai dengan surat bukti keluar barang. Tak hanya pergudangan, profesi checker juga kerap kali ditemukan pada bidang pekerjaan produksi dan Quality Control (QC).
Dalam buku Serba-Serbi Profesi yang disusun oleh Anwar dan Tantrina, seorang checker haruslah orang yang memiliki ketelitian tinggi dalam mengatur dan mengelola barang yang keluar dan masuk dari dan ke gudang. Selain itu, apabila ditempatkan menjadi checker gudang, kamu harus tahan bekerja di gudang bersama dengan bahan baku produksi lainnya.
Menurut portal kerja Indeed, rata-rata gaji yang didapatkan seorang checker di Indonesia sebesar Rp3.897.446 per bulan. Akan tetapi, besaran pendapatan yang didapatkan tiap bulannya tentu berbeda-beda tergantung wilayah, jabatan, dan instansi perusahaan.
Tugas Checker
Setelah mengetahui pengertian dari profesi checker, selanjutnya kamu juga perlu mengetahui apa saja tugas dan tanggung jawab pada suatu perusahaan.
Tugas dan tanggung jawab yang diembannya tentu akan berkaitan memeriksa dan melakukan pengawasan terhadap suatu kegiatan tertentu. Untuk memahami lebih jelasnya, kamu dapat menyimak uraian berikut ini:
1. Melakukan pengecekan
Tugas utama seorang checker adalah melakukan pengecekan secara detail dan menyeluruh terhadap barang yang diproduksi agar layak sesuai standar yang digunakan (tidak mengalami cacat atau rusak) dan mengontrol barang yang keluar atau masuk dari gudang.
2. Menjaga kualitas
Selain melakukan pengecekan, seorang checker juga bertugas untuk menjaga kualitas barang. Misalnya dalam penyimpanan gudang, checker biasanya memisahkan antar jenis barang, tanggal kedaluwarsa, dan menyediakan tempat penyimpanan yang layak untuk menjaga kualitas barang seperti makanan ditempatkan pada suhu dingin.
3. Melakukan quality control
Nah, untuk menjaga kualitas suatu barang yang diproduksi, tentunya tak jauh dengan adanya peranan seorang quality control. Untuk pengecekan mutu, biasanya dalam satu kali produksi besar, seorang checker akan mengambil beberapa sampel untuk diuji.
Jika barang tersebut berhasil lolos QC, maka produk umumnya akan diberi tanda berupa stempel atau sticker layak produksi. Selanjutnya, bagian produksi bisa memproduksi produk tersebut dalam jumlah besar.
4. Membuat laporan
Apabila saat dilakukannya quality control menemukan barang yang rusak atau cacat produksi, seorang checker harus membuat laporan terhadap barang rusak atau hilang. Sehingga perlu dibuat catatan mengenai laporan kerusakan barang atau laporan barang yang diterima di komputer.
Nah, itulah dia profesi dan tugas checker. Dari semua tugas tersebut, tugas checker yang paling utama adalah melakukan pengecekan secara berkala dan teliti. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat bagi kamu.
Frequently Asked Question Section
Apa saja tugas checker?

Apa saja tugas checker?
Jika diterjemahkan, checker merupakan pemeriksa, pengontrol, dan pengawas. Dalam suatu perusahaan, peranan checker akan selalu ada di tiap industri.
Apa tugas checker gudang?

Apa tugas checker gudang?
Seorang checker gudang biasanya melakukan cek fisik barang sesuai dengan surat bukti keluar barang. Tak hanya pergudangan, profesi checker juga kerap kali ditemukan pada bidang pekerjaan produksi dan Quality Control (QC).
Berapa gaji checker?

Berapa gaji checker?
Menurut portal kerja Indeed, rata-rata gaji yang didapatkan seorang checker di Indonesia sebesar Rp3.897.446 per bulan. Akan tetapi, besaran pendapatan yang didapatkan tiap bulannya tentu berbeda-beda tergantung wilayah, jabatan, dan instansi perusahaan.
(SRS)
