Konten dari Pengguna

Tugas Operator Produksi dan Kariernya di Dunia Kerja

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pabrik. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pabrik. Foto: Unsplash.

Tugas operator produksi merupakan salah satu pekerjaan yang dapat dijadikan opsi bagi kamu yang memiliki latar belakang maupun lulusan di teknik dan industri. Profesi ini umumnya dekat dengan mesin serta proses produksi sebuah barang.

Mengutip dari campus.quipper.com, profesi operator produksi memiliki peran penting dalam aktivitas produksi di sebuah pabrik. Operator produksi perlu mendesain pabrik serta mengontrol operasi pabrik. Untuk itu jika kamu berminat pada profesi ini, kamu perlu memiliki kemampuan kritis serta problem solving untuk mendesain produksi pabrik yang efisien dan ramah lingkungan.

Mesin dan peralatan yang digunakan oleh pabrik dalam proses produksi menjadi fokus utama seorang operator produksi. Tidak hanya terkait pengoperasiannya, tetapi juga pemeliharaan serta prosedur yang sesuai standar keamanan, keselamatan, dan kesehatan pekerja. Jika kamu tertarik pada profesi operator produksi, berikut tugas dan tanggung jawab operator produksi dalam sebuah pabrik.

Tugas Operator Produksi

Tugas operator produksi dalam sebuah proses produksi pabrik terdapat beragam. Profesi ini memiliki peranan penting dalam kelancaran alur produksi pabrik. Mengutip dari ekrut.com, berikut tugas yang dilakukan oleh seorang operator produksi.

  1. Mengatur jalannya alur produksi dalam sebuah pabrik.

  2. Memberikan laporan terkait produksi yang berjalan, baik itu proses peningkatan maupun adanya kendala dan kerusakan.

  3. Memeriksa, menyiapkan, serta mengoperasikan alat dan mesin produksi sesuai dengan standar K3.

  4. Melakukan pemeliharaan alat dan mesin produksi secara berkala agar target kualitas dan kuantitas produk dapat tercapai.

  5. Melakukan briefing serta evaluasi terhadap karyawan yang bekerja dalam proses produksi.

Tugas-tugas tersebut dilakukan oleh seorang operator produksi untuk memenuhi tanggung jawabnya. Sebagai operator, profesi ini bertanggung jawab untuk memastikan kelancaran proses produksi serta menjaga produktivitas agar target produk tercapai. Oleh karena itu, operator produksi tidak hanya bekerja saat proses produksi di mulai, tetapi juga sebelum dan sesudah proses produksi.

Karier Kerja Operator Produksi

Karier kerja operator produksi memiliki beragam pilihan. Tentunya untuk masuk ke dalam karier operator produksi, kamu perlu memenuhi beberapa kualifikasi agar dapat menempati posisi tersebut. Mengutip dari Ekrut dan Quipper Campus, berikut beberapa kualifikasi yang perlu kamu perhatikan jika ingin memilih operator produksi sebagai pekerjaan kamu.

  1. Minimal pendidikan SMA atau SMK sederajat dengan bidang manufaktur, industri, maupun teknik. Beberapa juga menerapkan minimal D3.

  2. Tidak buta warna dan memiliki ketahanan fisik yang baik.

  3. Memiliki pengetahuan mekanik.

  4. Komunikasi dan analisis yang baik.

  5. Kerja sama tim yang baik.

  6. Dapat berbahasa asing menjadi nilai tambah bagi profesi operator produksi.

Tentunya setiap perusahaan meminta kualifikasi yang berbeda-beda. Namun pada umumnya kamu dapat menyiapkan poin-poin di atas terlebih dahulu sebelum mendaftar. Pilihan kerja serta karier dalam profesi operator produksi pun beragam. Kamu dapat memilihnya sesuai dengan kualifikasi yang kamu miliki.

Mulanya, operator produksi dimulai dari posisi staff. Namun jika kamu memiliki pengalaman di bidang produksi, kamu bisa memilih posisi di atas itu. Terdapat beberapa posisi yang dapat dicapai dalam jenjang karier operator produksi seperti officer, supervisor, assistant manager, hingga manager. Di samping melakukan pekerjaan operator produksi, kamu dapat mengikuti training untuk mendapatkan sertifikat. Hal ini dapat menunjang peningkatan karier kerja kamu.

(NDA)