Konten dari Pengguna

Tujuan Diberlakukan Kuota Ekspor dalam Suatu Negara

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tujuan Diberlakukan Kuota Ekspor. Foto: Pexels.com/Chanaka
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tujuan Diberlakukan Kuota Ekspor. Foto: Pexels.com/Chanaka

Sesuai namanya, tujuan diberlakukan kuota ekspor adalah untuk membatasi perdagangan produk-produk dalam negeri ke luar negeri pada periode tertentu.

Untuk mengetahui tujuan kuota ekspor lebih rinci, simak pengertian, tujuan, dan kekurangannya bagi suatu negara di artikel Berita Bisnis ini.

Pengertian Kuota Ekspor

Ilustrasi Tujuan Diberlakukan Kuota Ekspor. Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Mengutip globalnegotiator.com, kuota ekspor adalah pembatasan spesifik pada volume ekspor produk tertentu yang diberlakukan pemerintah negara pengeskpor.

Merujuk investopedia.com, alasan suatu negara menggunakan kuota dalam perdagangan internasional ialah untuk membantu mengatur volume perdagangan antara mereka dan negara lain.

Program pemerintah dalam menerapkan kuota ekspor dan impor sering juga disebut sebagai kebijakan proteksionisme. Secara teori, itu berarti kuota meningkatkan produksi dalam negeri dengan membatasi persaingan asing.

Tujuan Diberlakukan Kuota Ekspor

Ilustrasi Tujuan Diberlakukan Kuota Ekspor. Foto: Pexels.com/Tiger Lily

Merujuk berbagai sumber, yakni law.uii.ac.id, investopedia.com, dan globalnegotiator.com, tujuan diberlakukannya kuota ekspor adalah sebagai berikut:

  1. Melindungi produsen domestik dari kekurangan bahan tertentu.

  2. Sebagai sarana memoderasi harga dunia untuk komoditas tertentu.

  3. Memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk tertentu, misalnya, minyak.

  4. Membatasi total sumber daya yang diambil.

Kekurangan Adanya Kuota Ekspor

Ilustrasi Tujuan Diberlakukan Kuota Ekspor. Foto: Pexels.com/Tiger Lily

Kendati demikian, banyak kekurangan yang dihadapi pemerintah maupun pelaku bisnis saat diberlakukannya kuota ekspor. Sebagaimana dikutip dari noatumlogistics.com, berikut di antaranya:

1. Meningkatkan Persaingan di Dalam Negeri

Adanya kuota ekspor dapat menimbulkan persaingan yang banyak di dalam negeri. Sebab, semua perusahaan dengan produk yang sama akan memproduksi di dalam negeri dan hanya sedikit yang ke luar negeri.

2. Menurunkan Margin Keuntungan

Biaya produksi yang tinggi akibat pembatasan ekspor membuat margin keuntungan turun. Sebab, mengekspor ialah cara mengurangi biaya dan meningkatkan pendapatan-dua variabel yang mengarah pada pertumbuhan laba.

3. Menambah Biaya Produksi per Unit

Biasanya diperlukan peningkatan produksi untuk memasuki pasar baru. Ini adalah pintu gerbang untuk mencapai skala ekonomi, menghasilkan volume bisnis yang besar, dan mengurangi biaya produksi per unit.

Dengan adanya kuota ekspor, volume bisnis semakin kecil dan biaya produksi per unit semakin besar.

4. Menurunkan Daya Saing

Fakta bahwa bersaing di pasar baru dengan perusahaan baru merupakan ujian bagi eksportir dan produk atau jasanya.

Adaptasi berkelanjutan menjadi penting, menghasilkan evolusi konstan yang mengarah pada peningkatan proses, strategi, peralatan, dan lainnya.

Namun, dengan diberlakukannya kuota ekspor, hal tersebut akan mengakibatkan kurangnya peningkatan pada semua aspek.

Demikian tujuan diberlakukan kuota ekspor dan informasi lainnya yang bisa disimak. Semoga bermanfaat.

(MQ)

Frequently Asked Question Section

Apa itu kuota ekspor?
chevron-down

Kuota ekspor adalah pembatasan sepesifik pada volume ekspor produk tertentu yang diberlakukan pemerintah negara pengeskpor.

Mengapa kuota ekspor menambah biaya produksi per unit?
chevron-down

Karena volume bisnis rendah, sehingga akan menambah biaya produksi per unitnya.

Mengapa ada kuota dalam perdagangan internasional?
chevron-down

Untuk membantu suatu negara mengatur volume perdagangan antara mereka dan negara lain.