Konten dari Pengguna

Uang Giral: Pengertian, Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi uang giral. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi uang giral. Foto: Pexels

Uang giral adalah salah satu bentuk alat pembayaran yang digunakan dalam aktivitas ekonomi. Uang giral tercipta karena kebutuhan masyarakat akan transaksi yang mudah, praktis, dan aman.

Jenis uang ini tidak memiliki bentuk fisik seperti uang kertas atau logam, melainkan dalam bentuk surat-surat berharga atau surat-surat penting. Transaksi menggunakan uang giral biasanya digunakan untuk transaksi dengan nilai yang sangat besar.

Penting bagi masyarakat untuk memahami uang giral sebagai alat pembayaran. Hal ini agar masyarakat dapat menggunakannya secara optimal untuk mendukung kebutuhan sehari-hari

Pengertian Uang Giral

Ilustrasi uang giral. Foto: Pexels

Uang giral adalah uang yang dikeluarkan oleh bank-bank komersial berupa cek dan alat pembayaran giro lainnya. Uang giral ini umumnya berbentuk simpanan nasabah di bank yang dapat diambil setiap saat dan dapat dipindahkan ke orang lain untuk membayar.

Berdasarkan pengertian tersebut uang giral tak dapat digunakan secara bebas. Berbeda dengan uang kartal yang dapat digunakan oleh siapa pun yang memilikinya, penggunaan uang giral bersifat terbatas.

Baca Juga: Uang Kartal: Pengertian, Jenis-jenis, dan Manfaatnya

Jenis-jenis Uang Giral

Ilustrasi uang giral. Foto: Pexels

Beberapa contoh uang giral yang disebutkan dalam buku berjudul Mengenal Uang oleh Febby Mutiara Rahayu antara lain:

1. Cek

Cek adalah salah satu alat pembayaran yang sah berupa surat perintah tertulis dari nasabah ke bank untuk membayarkan uang dalam bentuk tunai dalam jumlah tertentu ke orang yang membawanya.

2. Giro

Giro berupa simpanan di bank dapat ditarik setiap saat menggunakan cek, surat berharga, maupun pemindahbukuan. Uang yang diterima melalui proses giro tak dibayarkan dalam bentuk tunai, tetapi hanya memindahkan sejumlah uang antar-rekening.

3. Kartu Kredit

Kartu kredit adalah kartu yang diterbitkan oleh bank digunakan oleh pemegangnya untuk berbelanja tanpa membayarkan secara kontan. Biaya yang dikeluarkan ketika berbelanja akan dipotong secara otomatis pada rekening tabungan si pemegang kartu.

4. Wesel Pos

Wesel pos merupakan cara pengiriman uang melalui surat pos, baik dalam negeri ataupun luar negeri. Hal yang perlu dilakukan untuk mengirim wesel, yaitu dengan mendatangi kantor pos terdekat lalu mengisi formulir pengiriman uang. Petugas kantor pos akan memproses dengan memberikan slip transaksi, PIN, dan Nomor Transaksi Pusat (NTP).

Kelebihan dan Kelemahan Menggunakan Uang Giral

Ilustrasi uang giral. Foto: Pexels

Dalam buku Ekonomi Makro karya Leo Fernando Simatupang disebutkan bahwa terdapat beberapa kelebihan uang giral yang membuatnya diminati. Berikut di antaranya:

  • Uang giral dapat memudahkan pelunasan karena tidak memerlukan uang kontan.

  • Uang giral dapat diterima dalam kuantitas yang tidak terpatok.

  • Uang giral lebih aman karena risiko kehilangan uang lebih kecil. Selain itu, uang giral lebih mudah dibawa-bawa dan aman.

  • Uang giral dapat dipindahtangankan dengan mengeluarkan biaya yang sedikit.

  • Pembagian nilai uang giral dapat diatur sesuai keinginan.

Meskipun memiliki keunggulan, uang giral juga mempunyai kelemahan, seperti:

  • Uang giral tidak efektif digunakan dalam transaksi kecil.

  • Uang giral tidak dapat diterima oleh setiap orang.

(SA)