Ukuran Spandek, Jenis, dan Harga Jualnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Spandek merupakan salah satu jenis atap yang terbuat dari campuran seng, alumunium, dan silikon. Ukuran spandek beraneka ragam yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan bentuk huniannya. Ingin tahu apa saja jenis-jenis atap spandek dan berapa harga jualnya? Simak artikel berikut ini.
Dalam dunia konstruksi, baja ringan jenis ini menjadi salah satu yang paling banyak dipakai dan diminati karena penggunaan bahan yang lebih praktis dan simpel.
Apa itu Atap Spandek
Spandek adalah jenis baja ringan yang dipakai dalam konstruksi untuk atap modern yang anti karat dan memiliki desain serta warna yang menarik. Atap spandek terbuat dari bahan galvalum atau zincalume yang terdiri atas seng 43%, aluminium 55%, yang dicampurkan dengan silicon sebanyak 1,5% agar bentuknya lebih fleksibel dan kuat.
Permukaan atap spandek sengaja dibuat bergelombang yang bertujuan agar atap mudah untuk di cat. Genteng metal spandek umumnya diaplikasikan sebagai bagian penutup atap di mal, desain-desain ruko minimalis, pabrik, dan gudang.
Jenis Atap Spandek
Spandek memiliki jenis dan ketebalan yang beragam. Jenis Genteng ini terbagi atas dua yaitu dilihat dari bahan dasar pembuatannya dan berdasarkan bentuknya. Simak jenis-jenis atap spandek berdasarkan bahan dan bentuknya berikut ini.
1. Berdasarkan bahan dasar pembuatannya
Atap Spandek Zincalume
Atap Spandek Galvalum
Atap Spandek Pasir
Atap Spandek Lapis Foil
Atap Spandek Peredam Kedap Suara
Atap Spandek Warna
Atap Spandek Laminasi
Atap Spandek Kliplok
Atap Spandek Transparan
2. Berdasarkan bentuknya
Atap Spandek Gelombang Kecil
Atap Spandek Gelombang Besar
Atap Spandek Gelombang Lengkung Atau Bending
Atap Spandek Kliplok ( Cliplock)
Ukuran Spandek
Atap spandek memiliki ukuran dan ketebalan yang sangat bervariasi. Kamu dapat memilih sesuai dengan kebutuhan bangunan dan selera.
Atap Spandek memiliki ketebalan 0,30 mm dengan ukuran 1000 mm dan lebar dapat mencapai 6 meter. Dibanderol dengan harga per meternya mulai dari Rp 63.000 untuk spandek biasa, seharga Rp 95.000 untuk spandek warna dan jenis spandek pasir memiliki harga Rp 80.000
Selain berukuran 0,30 mm, spandek juga memiliki ketebalan lainnya mulai dari 0,35 mm hingga seukuran 0,50 mm. Sedangkan untuk ukuran spandek transparan memiliki ketebalan yang lebih tebal yaitu mencapai 0,8 mm.
Kelebihan Menggunakan Atap Spandek
Dapat bertahan lama dan berumur cukup panjang atau awet bahkan hingga 20 tahun lamanya.
Merupakan jenis atap yang kuat dan kokoh dari hujan maupun sinar matahari.
Tahan terhadap api karena terbuat dari baja ringan.
Memiliki bentuk yang bergelombang dan lebar sehingga dapat dengan mudah dipasangkan. Tidak memerlukan waktu lama untuk menutupi seluruh bagian atap karena memiliki ukuran yang besar.
Memiliki banyak pilihan warna sehingga dapat menarik unsur estetika sebuah bangunan. Spandek menyediakan berbagai warna atap yang bisa menjadi pilihan dan dipastikan tidak mudah pudar.
Demikian jenis, ukuran dan harga dari atap spandek. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menjadi alternatif pilihan untuk kamu untuk membangun rumah impian dan nyaman.
(SRS)
