Wholesaler: Pengertian, Jenis, dan Keuntungan yang Didapat

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beragam macam istilah yang berkaitan dalam dunia bisnis, salah satunya wholesaler. Secara singkat, wholesaler adalah orang yang menjual produk dalam jumlah besar.
Istilah tersebut kerap digunakan dan dipraktikkan para pelaku bisnis. Bagi yang belum memahaminya secara rinci, berikut Berita Bisnis bagikan ulasan seputar wholesaler.
Pengertian Wholesaler
Secara ahasa wholesaler berarti pedagang grosir, borongan, penjualan secara besar-besaran. Sementara, merujuk pada Oxford Dictionary, wholesaler adalah pihak yang menjual barang dalam jumlah besar untuk kemudian dijual lagi secara ecer oleh orang lain.
Dikutip dari buku Pengantar Bisnis karya Irma Nilasari dan Sri Wilujeng, wholesaler adalah pihak yang bertindak sebagai perantara yang memperdagangkan produk dalam jumlah besar. Namun prosesnya tak sampai ke tahap penjualan akhir atau sampai ke tangan konsumen.
Adapun wholesale sendiri berarti kegiatan bisnis atau penjualan produk secara besar-besaran dari produsen. Nantinya produk tersebut didistribusikan kembali ke pengecer.
Jenis Wholesale
Ada beberapa jenis wholesaler yang ada dalam bisnis. Lantas, apa saja jenis wholesaler? Ketahui jawabannya berikut!
1. Merchant Wholesaler
Merchant wholesaler adalah orang yang membeli suatu produk dalam jumlah besar ke pihak manufaktur, distributor, atau wholesaler lainnya. Jenis wholesaler ini umumnya dilakukan perusahaan mandiri yang mempunyai hak milik atas nama produk yang dijual.
2. Agen
Agen atau broker adalah pihak yang bertugas sebagai perantara transaksi jual beli antara wholesaler dengan distributor atau manufaktur.
Dalam praktiknya, agen akan membantu wholesaler mendapatkan distributor dengan harga wajar dan produk berkualitas.
3. Kantor Pusat dan Kantor Cabang Ritel
Umumnya pelaku wholesale berasal dari luar perusahaan, tetapi pada jenis ini produsenlah yang menjadi pelaku kegiatan wholesale itu sendiri. Dalam hal ini produsen melakukan kegiatan wholesale secara mandiri melalui kantor cabang penjualan, kantor pusat, dan kantor pembelian.
Keuntungan Melakukan Wholesale
Keuntungan yang didapat wholesaler berasal dari selisih harga produk. Jadi, mereka akan menentukan selisih harga dari produsen dengan harga produk yang dijual ke pengecer.
Tidak hanya itu, berikut keuntungan lain dari wholesale, baik dari sisi produsen, wholesaler, dan konsumen.
1. Bagi produsen
Bagi perusahaan produsen, wholesale menguntungkan karena bisa meminimalkan pekerjaan distribusi. Pasalnya barang yang diproduksi akan dibeli dalam jumlah besar oleh wholesaler yang kemudian akan dijual kembali secara grosir.
2. Bagi pedagang wholesale
Keuntungan wholesale bagi wholesaler adalah mendapat keuntungan besar. Ini karena barang dibeli dalam jumlah besar sehingga mereka bisa mematok harga jual lebih rendah daripada harga umum di pasaran.
3. Bagi konsumen
Keuntungan wholesale bagi konsumen adalah mendapat harga lebih murah. Bahkan beberapa gerai wholesale disukai konsumen yang kerap berbelanja dalam jumlah banyak.
Itu dia ulasan singkat mengenai wholesaler. Semoga bermanfaat!
(ZHR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu wholesaler?

Apa itu wholesaler?
Secara singkat, wholesaler merupakan orang yang menjual produk dalam jumlah besar.
Apa keuntungan wholesale bagi wholesaler?

Apa keuntungan wholesale bagi wholesaler?
Wholesaler akan mendapat keuntungan besar karena barang dibeli dalam jumlah besar sehingga mereka bisa mematok harga jual lebih rendah daripada harga umum di pasaran.
Apa itu merchant wholesaler?

Apa itu merchant wholesaler?
Merchant wholesaler adalah orang yang membeli suatu produk dalam jumlah besar ke pihak manufaktur, distributor, atau wholesaler lainnya. Jenis wholesale ini umumnya dilakukan perusahaan mandiri yang mempunyai hak milik atas nama produk yang dijual.
