Window Dressing Saham: Arti, Cara Kerja, Kelebihan, Kekurangan

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu istilah yang harus dipahami saat mulai berinvestasi saham adalah fenomena Window Dressing saham. Fenomena ini mungkin masih terdengar asing di telinga para investor pemula.
Agar tidak salah langkah, simak informasi mengenai window dressing saham yang akan Berita Bisnis uraiakan di bawah ini.
Pengertian Window Dressing Saham
Investasi saham menjadi pilihan untuk mendapatkan keuntungan. Namun, dalam berinvestasi kamu tidak hanya menyiapkan modal, melainkan juga pengetahuan tentang saham itu sendiri. Salah satu pengetahuan yang dimaksud adalah fenomena window dressing.
Dikutip dari Investopedia.com, window dressing saham adalah upaya yang dilakukan manajer investasi, perusahaan atau emiten dalam meningkatkan performa portfolio sebelum disajikan ke klien atau pemegang saham.
Portofolio saham yang bagus atau performa laporan keungan yang baik juga membantu manajer investasi untuk menarik calon investor. Window dressing diharapkan bisa menaikkan performa investasi jangka pendek.
Oleh karena itu, para investor ikut berburu keuntungan dalam jangka pendek. Dengan demikian performa saham bisa membaik di akhir tahun.
Periode Window Dressing Saham
Mengutip buku Manajemen Pasar Modal untuk Pemula karya Dr. Agus Arman, S.E., M.Si., window dressing saham biasanya dilakukan setelah tutup buku atau di akhir tahun seperti Desember. Namun kadang kala efek fenomena ini masih terasa di awal tahun atau di Januari.
Pada bulan-bulan tersebut banyak nilai saham yang meningkat. Tak heran, Desember menjadi bulan yang sangat dinanti investor karena mereka berpotensi meraup keuntungan dari kenaikan saham.
Cara Kerja Window Dressing Saham
Setiap investor akan menerima laporan kinerja portofolio dari manajer investasi. Mereka akan menggunakan laporan tersebut untuk mendapati imbal hasil dari investasi yang dilakukan.
Saat performa portofolio tidak sesuai dengan yang diharapkan, manajer investasi akan melakukan window dressing dengan menjual saham yang mencetak kerugian besar.
Selanjutnya manajer investasi akan menggantinya dengan saham yang diprediksi bisa menghasilkan keuntungan lebih besar dalam jangka pendek. Semua itu dilakukan untuk memperbaiki kinerja keseluruhan portofolio manajer investasi.
Kelebihan dan Kekurangan Window Dressing
Fenomena window dressing memang tidak disarankan lantaran bukan merupakan cara sehat untuk menarik perhatian calon investor. Meski demikian masih banyak perusahaan atau manajer investasi yang melakukannya.
Hal ini karena window dressing tidak hanya menuai kelemahan, melainkan ada juga keuntungan yang akan diterima, berikut di antaranya:
Kelebihan
Untuk menarik investor atau pemegang saham
Membantu mengurangi kewajiban pajak
Sebagai kesempatan agar perusahaan mendapatkan dana dari lembaga keuangan
Citra perusahaan baik dan stabil karena dibuktikan dengan pembukuan laba atau untung
Memengaruhi harga saham di pasaran
Menunjukkan likuiditas perusahaan
Kekurangan
Window dressing saham merupakan keadaan laporan keuangan palsu guna menutupi keadaan keuangan yang sebenarnya
Kehilangan kepercayaan dari bank dan lembaga keuangan sehingga mereka tidak ingin lagi meminjamkan sejumlah dana di kemudian hari
Bisa merugikan pemegang saham
Harga saham di pasaran berisiko menurun
Harga saham yang tinggi tidak bertahan lama hanya selama periode tutup buku atau akhir tahun saja
Itu dia informasi mengenai window dressing saham, mulai dari pengertian, periode, cara kerja, keunggulan, dan kelemahannya. Semoga bermanfaat!
(ZHR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu window dressing saham?

Apa itu window dressing saham?
Window dressing saham adalah upaya yang dilakukan manajer investasi, perusahaan, atau emiten dalam meningkatkan performa portfolio sebelum disajikan ke klien atau pemegang saham.
Apa saja keuntungan dari melakukan window dressing saham?

Apa saja keuntungan dari melakukan window dressing saham?
Untuk menarik investor atau pemegang saham, membantu mengurangi kewajiban pajak, sebagai kesempatan agar perusahaan mendapatkan dana dari lembaga keuangan, citra perusahaan baik dan stabil karena dibuktikan dengan pembukuan laba atau untung dan lainnya.
Kapan window dressing saham dilakukan?

Kapan window dressing saham dilakukan?
Window dressing saham biasanya dilakukan setelah tutup buku, yakni di akhir tahun atau pada Desember. Namun kadang kala efek fenomena ini masih terasa di awal tahun atau di Januari.
