Working Permit: Pengertian, Fungsi, Jenis-jenis, dan Informasi di Dalamnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Working permit adalah salah satu dokumen izin kerja dalam bentuk tertulis yang berguna untuk mengontrol jenis pekerjaan yang memiliki potensi akan membahayakan pekerja.
Dokumen ini berisi pernyataan bahwa kondisi yang ada di tempat kerja sudah aman dan efisien sesuai dengan prosedur keselamatan yang sudah ditetapkan.
Working permit tidak hanya mampu membantu pencegahan terjadinya kecelakaan ketika bekerja, tetapi juga melindungi peralatan kerja apabila mengalami kerusakan.
Selain itu, working permit biasanya juga dilengkapi dengan beberapa dokumen pendukung seperti job safety analysis dan tool box checklist. Simak info lengkapnya di bawah ini.
Jenis-jenis Working Permit
Merujuk buku 70 Materi Safety Talks karya Noviaji Joko Priono, S.K.M., M.K.K.K. dan Agung Supriyadi, S.K.M., M.K.K.K., working permit terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya:
Hot Work Permit (Surat Izin Kerja Panas)
Surat izin kerja panas diperlukan untuk setiap jenis pekerjaan yang berkaitan dengan penggunaan sumber penyalaan yang dapat menyalakan bahan yang mudah terbakar. Surat izin ini diberikan untuk pekerjaan yang memerlukan api terbuka atau bunga api.
Cold Work Permit (Surat Izin Kerja Dingin)
Surat izin kerja dingin diperlukan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan konstruksi, perawatan, perbaikan yang sifatnya tidak rutin dengan ketentuan bahwa dalam pekerjaan tersebut tidak memakai peralatan yang dapat menimbulkan api tau sumber nyala
Entry Permit (Surat Izin Kerja Memasuki Ruang Terbatas)
Surat izin kerja memasuki ruang terbatas ini diperlukan apabila seseorang baik seluruh atau sebagian tubuhnya harus mask ke dalam ruangan terbatas.
Pekerjaan ini, di antaranya meliputi memasuki tangki, vessel, separator dan memasuki sewer, bak (pit), lubang galian dengan kedalaman lebih dari 1,3 meter.
Baca juga: Cara Buat Surat Izin Tidak Masuk Kerja beserta Contohnya
Excavation Permit (Surat Izin Kerja Penggalian)
Surat izin kerja penggalian diperlukan untuk melakukan setiap pekerjaan penggalian, pembuatan saluran atau pekerjaan penggalian yang membahayakan. Misalnya seperti perbaikan/pemasangan pipa, perbaikan kabel listrik/telepon, pemancangan
Electric Work Permit (Surat Izin Pekerjaan Listrik atau Instrumen)
Surat izin pekerjaan listrik atau instrumen diperlukan untuk melakukan setiap pekerjaan yang berkaitan dengan sistem kelistrikan/instrumen yang diperkirakan mempunyai risiko bahaya sengatan listrik. Misalnya, perbaikan/pemasangan kontaktor, peralatan kontrol, relay panel, power supply, electric heater.
Radiography Permit (Surat Izin Pekerjaan Radiografi)
Surat izin pekerjaan radiografi diperlukan untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan penggunaan peralatan x-ray atau sumber zat radio aktif seperti pada pekerjaan non-destructive testing.
Informasi dalam Working Permit
Berdasarkan yang dituliskan dalam buku Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Rumah Sakit karya Suhariono, working permit biasanya berisi informasi berikut ini.
Pekerjaan yang harus dilakukan, peralatan yang akan digunakan, dan personel yang terlibat.
Tindakan pencegahan yang harus diambil saat melakukan tugas.
Kelompok kerja lain untuk diberi tahu tentang pekerjaan yang dilakukan di daerah mereka.
Otorisasi untuk pekerjaan dimulai.
Durasi izin itu berlaku.
Metode untuk memperpanjang izin untuk periode tambahan.
Menyaksikan mekanisme bahwa semua pekerjaan telah selesai dan tempat kerja dipulihkan ke kondisi yang bersih dan aman.
Tindakan yang harus diambil dalam keadaan darurat.
(NDA)
