Konten dari Pengguna

10 Adab Berdzikir dan Berdoa yang Perlu Diperhatikan Umat Muslim

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi berdzikir dan berdoa. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berdzikir dan berdoa. Foto: Pixabay

Dzikir dan doa adalah bentuk permohonan manusia untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT. Artinya, dzikir dan doa bisa jadi wujud kepasrahan diri seorang hamba di hadapan Allah SWT.

Dalam surat Al Baqarah ayat 186, Allah SWT berfirman: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.

Meski Allah SWT dipastikan akan mengabulkan setiap doa hamba-Nya, umat Muslim tetap harus memperhatikan adab dalam berdzikir dan berdoa. Apa saja?

Adab Berdzikir dan Berdoa

Ilustrasi berdzikir dan berdoa. Foto: Pixabay

Islam selalu mengajarkan adab untuk setiap tindakan yang dilakukan umatnya, termasuk dalam berdzikir dan berdoa. Menurut Syaikh Majdi Abdul Wahab Al-Ahmad dalam buku Syarah Hisnul Muslim, umat Muslim yang mengamalkan dzikir dan doa beserta adabnya akan berpeluang besar mendapatkan apa yang diminta.

Sebaliknya, orang yang mengabaikan adab-adab tersebut akan mengalami tiga perkara, yaitu kemurkaan Allah SWT, jauh dari rahmat-Nya, dan terhalang seluruh doa-Nya. Imam al Ghazali menerangkan dalam kitab Ihya Ulumiddin, adab berdzikir dan berdoa yang perlu dilakukan umat Muslim adalah:

Ilustrasi berdzikir dan berdoa. Foto: Pixabay
  1. Dilakukan pada waktu yang mulia, seperti pada hari Jumat, hari Arafah, bulan Ramadhan, sepertiga malam, dan waktu istimewa lainnya.

  2. Dilakukan dalam keadaan yang khidmat, seperti pada waktu sujud atau sebelum dan setelah shalat wajib.

  3. Menghadap kiblat.

  4. Ketika berdoa, hendaklah dimulai dengan memuji Allah SWT, kemudian diiringi dengan sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, dan diakhiri dengan keduanya.

  5. Hendaklah membaca syahadat serta memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa yang dilakukan baik sengaja maupun tidak.

  6. Berdzikir dan berdoa dengan rendah diri, menggunakan bahasa yang sederhana, dan suara yang lemah lembut. “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut.” (QS. Al A’raf: 55)

  7. Bersabar dalam berdoa, tidak bosan, dan tidak putus asa. Sebagaimana firman Allah SWT yang artinya: “Hai orang-orang yang percaya, mohon pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqarah: 153)

  8. Jika ingin mendoakan orang lain, hendaknya doakan diri sendiri terlebih dahulu baru kemudian berdoa untuk orang lain.

  9. Berdoa dengan ber-tawassul menggunakan nama-nama Allah SWT yang mulia dan sifat-Nya yang Mahatinggi disertai dengan mengerjakan amal shaleh.

  10. Hendaklah ketika berdoa dalam keadaan suci, memakai pakaian bersih, serta mengonsumsi makanan dan minuman yang halal. Rasulullah: “Tidak akan masuk surga setiap daging yang tumbuh dari makanan yang haram.” (HR. Ahmad dan Darimi dari Jabir bin Abdullah)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana seharusnya sikap umat Muslim saat berdzikir dan berdoa?

chevron-down

Umat Muslim harus berdzikir dan berdoa dengan suara yang lemah lembut.

Mengapa setiap Muslim harus berdzikir dan berdoa setelah shalat?

chevron-down

Karena salah satu waktu mulia untuk berdzikir dan berdoa adalah setelah selesai shalat.

(NDA)